• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, January 11, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Tenun Kebanggaan Indonesia, Wastra Tradisional yang Harus Diselamatkan

M Andhanu by M Andhanu
September 13, 2021
in Uncategorized
0
Tenun Kebanggaan Indonesia, Wastra Tradisional yang Harus Diselamatkan

Perkumpulan Pecinta Pariwisata Indonesia (P3I), Komunitas Tekstil Tradisional Indonesia (KTTI ), Yayasan Cinta Budaya Kain Nusantara (CBKN), Asosiasi Tenun Songket Indonesia (ATSI), LaSalle College Indonesia , Dewan Keraton Nasional menggelar diskusi webinar, Selasa, 7 September 2021 lalu. Diskusi ini dalam rangka Memperingati Hari Tenun Nasional (HTN) pada 7 September dengan tema ‘Tenun Kebanggaan Indonesia’.

Diskusi dihadiri oleh Pelopor Tenun Indonesia, Prof. Dr. Anna Mariana SH., MH., MBA., sekaligus pembina P3I. Kemudian, ada para raja dan sultan se-Nusantara dan Direktur Kemenparekraf Bidang Kriya, Kuliner, Design dan Fashion Yuke Sri Rahayu. Lalu, Ketua Umum KADIN Arsjad Rasjid, Ketua Umum IWAPI Nita Yudi, hingga Ketua Umum P3I Jeffry Yunus. Serta Awilutan, mantan Duta besar Meksiko dan pencinta budaya hingga para moderaton Lana Kuncoro, dr. Caty dan sebagainya.

Diketahui, Anna dikenal sebagai sosok perempuan Indonesia pelopor HTN. Ia juga pendiri KTTI bersama Yayasan CBKN, serta Asosiasi Perajin Tenun Songket Indonesia. Ia mendedikasikan diri dan berjuang untuk menaungi para perajin tenun songket binaannya yang ada di 34 provinsi di Indonesia.

“Misi gerakan ini adalah mendukung program pemerintah dalam mengurangi pengangguran melalui peningkatan produksi industri ekonomi kreatif. Serta pemberdayaan dan pembinaan perajin tenun tradisional Indonesia,” kata Anna, di Jakarta, baru-baru ini.

Usaha dalam menggagas peringatan Hari Tenun Nasional terus dilakukan sejak 24 Februari 2019, dengan deklarasi bahwa HTN ditetapkan pada 7 September.

Ini berkaitan dengan kajian secara akademi, serta hasil perumusan bersama dengan seluruh jajaran kementerian terkait. Mulai dari DPR, Setneg, Kemenko PMK, Kemendikbud-Ristek, Kemenkumham. Serta para ahli hukum dan budayawan bahwa sekolah tenun pertama didirikan di Indonesia pada 7 September 1929 oleh dr. Soetomo di Surabaya, Jawa Timur. Kemudian sekolah tenun dikembangkan ke daerah-daerah lain.

“Ini bentuk upaya perjuangan pelopor budaya Wastra Tradisional Tenun-Songket Indonesia dalam memperjuangkan dan menyelamatkan, serta melindungi aspek legalitasnya dan tercatat resmi dalam administrasi negara dengan baik. Ini diakui sebagai aset warisan budaya leluhur tak benda asli milik bangsa Indonesia,” kata Anna.

Anna juga mengimbau agar masyarakat bisa meningkatkan rasa kecintaan pada produk dalam negeri melalui tradisional tenun-tenun Indonesia.

“Ini karya anak bangsa yang menjadi karakter dan jati diri bangsa. Kebanggaan Indonesia di mata dunia,” imbuhnya.

Selain didukung P3I, komunitas budaya wastra tradisional tenun songket Indonesia, KTTI, CBKN, Asosiasi Tenun Songket Indonesia, LaSalle College, desainer, duta-duta besar luar negeri, gerakan ini turut didukung beberapa komunitas di luar negeri. Mulai dari Amerika Serikat dan Eropa, Jerman, Belanda, Paris, Milan Italia, Jepang, China, London, sampai Dubai, Arab Saudi.

“Mereka antusias dan sangat mendukung peringatan HTN. Harapannya, produk tenun dan songket Indonesia produknya bisa terus berkembang lebih baik dan di minati , di gunakan masyarakat Indonesia dan hingga manca negara , secara lebih luas,” ujar Anna.

Anna menambahkan, gerakan cinta tenun ini tidak menyurutkan semangat perajin selama pandemi Covid-19.

“Kita sama-sama memberi semangat kepada seluruh perajin untuk tetap dapat berkarya di masa pandemi dengan tetap menjaga prokes. Warisan budaya ini harus kita jaga. Kami juga mendorong pemerintah hingga Presiden, tak hanya memberi contoh namun secara implementasi sehari-hari terus semangat dan jadi kewajiban bersama menggunakan busana tenun-tenun tradisional karya anak-anak bangsa sendiri,” tukas Anna.

Anna menambahkan, pentingnya HTN layak diperingati dan terus diperjuangkan kelestarian budayanya. Ini tak lain wujud kepedulian dalam melestarikan budaya milik bangsa Indonesia. Harapan lain, jika HTN telah diresmikan pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat Indonesia, kedepan seluruh masyarakatnya dan generasi muda bangsa, wajib menggunakan busana tenun dalam setiap hari kerja.

“Mulai dari instansi pemerintah, swasta, siswa sekolah dan universitas negeri maupun swasta. Tenun layak diperlakukan seperti kita mengenakan busana batik. Kita terus semangat mendukung para perajin Indonesia agar perkembangan ekonomi dan industri kreatif UKM/UMKM tenun dan songket tradisional di Indonesia bisa terus berkembang lebih baik, maju, luas dan sekaligus meningkatkan produksi,” tambahnya.

Anna berharap, semoga tindakan ini bisa membantu gerakan industri kreatif di Indonesia. “Sesuai hasil riset, yang booming saat ini dan ke depan adalah industri ekonomi kreatif (ekraf), seperti sektor pariwisata hingga kuliner. Selama pandemi, tak ada event-event dan kegiatan pameran yang bisa berjalan baik. Obyek wisata, sentra-sentra tenun di daerah tidak bisa dikunjungi secara normal,” jelasnya.

Selain itu, Anna juga berterima kasih kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno. Menurutnya, Sandiaga telah banyak memberi dukungan di sektor ekraf sebelum menjadi menteri.

“Mulai saat sebagai Wakil Gubernur DKI, beliau sudah mendukung budaya tenun, khususnya kemajuan budaya tenun Betawi yang saya pelopori dan ciptakan untuk Jakarta. Tujuannya agar industri tradisional di Jakarta kampung Betawi ini bisa terus melahirkan karya-karya berinovasi sehingga dunia fashion , mode dan seni kerajinan tradisional di Jakarta dapat berkembang lebih luas. Semoga beliau selalu bisa mendukung perajin lebih baik agar mereka bisa terus bangkit dan tak patah arang di masa pandemi ini,” ungkapnya.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download redmi firmware
Download WordPress Themes
free download udemy course
Tags: Hari Tenun NasionalTenun IndonesiaWastra tradisional

Related Posts

Festival “Aku dan Kain”, Oscar Lawalata Ingin Wastra Nusantara Jadi Identitas Fashion

Festival “Aku dan Kain”, Oscar Lawalata Ingin Wastra Nusantara Jadi Identitas Fashion

by M Andhanu
August 11, 2022
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Perancang busana kenamaan, Oscar Lawalata menggelar pameran wastra atau kain, khususnya tenun Nusantara lewat festival "Aku dan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
FAO Ungkap 43,5% Warga Indonesia Sulit Akses Pangan Bergizi, Program MBG Jadi Tumpuan Negara

FAO Ungkap 43,5% Warga Indonesia Sulit Akses Pangan Bergizi, Program MBG Jadi Tumpuan Negara

January 10, 2026
OJK Gas Pol! 31.382 Rekening Terkait Judi Online Diblokir

OJK Gas Pol! 31.382 Rekening Terkait Judi Online Diblokir

January 9, 2026
Big Match Indonesia Super League: Persib vs Persija Akhir Pekan Ini

Big Match Indonesia Super League: Persib vs Persija Akhir Pekan Ini

January 10, 2026
Mengenal Pemilik Mukhtara Air, Maskapai Baru yang Mulai Terbang di Indonesia

Biodata dan Agama Pandji Pragiwaksono, Komika yang Dilaporkan ke Polisi Imbas Konten Mens Rea

January 9, 2026
Kesal Utang Rp 300 Ribu Tak Dibayar Pria di Depok Tewas Ditusuk Rekan

Kesal Utang Rp 300 Ribu Tak Dibayar Pria di Depok Tewas Ditusuk Rekan

January 10, 2026
Megawati Soekarnoputri Hadiri Perayaan HUT Ke-53 dan Rakernas PDIP

Megawati Soekarnoputri Hadiri Perayaan HUT Ke-53 dan Rakernas PDIP

January 10, 2026
Bulog Jamin Stok Beras Aman hingga Ramadhan dan Idul Fitri 2026

Bulog Jamin Stok Beras Aman hingga Ramadhan dan Idul Fitri 2026

January 10, 2026
Hubungan Mulai Menghangat, Venezuela dan AS Jajaki Normalisasi Diplomatik

Hubungan Mulai Menghangat, Venezuela dan AS Jajaki Normalisasi Diplomatik

January 10, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved