• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, October 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Telur Anjlok, Harga Jagung Naik, Peternak Makin Tertekan

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 7, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Telur Anjlok, Harga Jagung Naik, Peternak Makin Tertekan

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga telur ayam di tingkat peternak terus berada di bawah harga acuan pembelian. Kondisi ini membuat peternak tertekan karena harga jual turun ketika biaya produksi, terutama pakan, justru meningkat.

Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto berjanji membawa keluhan peternak ayam petelur kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia juga akan mendorong pemerintah menyerap produksi telur melalui berbagai program pemerintah.

“Ini sudah kami tampung, nanti kami akan perjuangkan di kementerian, dan insya Allah sampaikan ke Pak Presiden (Prabowo) ini,” ujar Titiek dalam Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Pinsar Petelur Nasional, Rabu (7/10).

Menurut Titiek, swasembada telur tidak cukup hanya dilihat dari kemampuan memenuhi kebutuhan konsumsi. Kondisi harga juga harus memungkinkan peternak tetap menjalankan usaha dan memperoleh keuntungan.

“Kita harus buat peternaknya juga sejahtera. Ini akan kami sampaikan terutama harganya yang anjlok ini supaya bisa diserap oleh program-program pemerintah, ya. Jadi tidak terus mubazir,” ujarnya.

Pengurus Pinsar Petelur Nasional Suwardi mengatakan harga telur di tingkat peternak sejak April berada jauh di bawah harga acuan pembelian yang ditetapkan Bapanas sebesar Rp26.500 per kg. Harga rata rata di lapangan hanya sekitar Rp19.000 hingga Rp20.000 per kg.

Bahkan pada Juni lalu, harga telur sempat menyentuh titik terendah Rp17.100 per kg. Dalam enam bulan terakhir, harga rata rata disebut hanya berada di kisaran Rp20.000 hingga Rp21.000 per kg.

Kondisi tersebut membuat peternak diperkirakan mengalami kerugian Rp5.000 hingga Rp7.000 per kg setiap hari. Tekanan semakin besar karena harga jagung sebagai bahan utama pakan juga mengalami kenaikan.

Suwardi menyebut harga jagung di Lampung telah mencapai Rp8.400 per kg, sedangkan di Nusa Tenggara Barat sekitar Rp7.700 per kg. Ia meminta pemerintah membantu menyediakan jagung dengan harga yang lebih terjangkau bagi peternak.

“Hari ini kami butuh jagung. Ayam kami sudah tidak bisa makan, karena ketersediaan berkurang, harganya terus melambung,” ujar Suwardi.

Titiek mengatakan persoalan harga jagung juga akan dikoordinasikan dengan pemerintah. Ia berencana meminta Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berkoordinasi dengan Bulog untuk membantu menstabilkan harga jagung bagi peternak.

“Kami akan berusaha sekeras mungkin. Nanti habis ini saya telepon Pak Menteri (Pertanian Andi Amran Sulaiman) dan minta juga dikoordinasikan Bulog supaya harga jagungnya ini bisa distabilkan,” kata Titiek.

Suwardi mengatakan sebagian peternak bahkan sudah tidak mampu mempertahankan usahanya karena kesulitan membeli pakan. Sejumlah kandang disebut sudah kosong karena peternak tidak sanggup menanggung biaya produksi.

Ia memperkirakan peternak ayam petelur membutuhkan sekitar 223 ribu ton jagung dalam lima bulan ke depan hingga Februari. Kebutuhan tersebut diperkirakan meningkat di tengah kemarau panjang dan fenomena El Nino.

Pemerintah sebelumnya disebut menyetujui alokasi 150 ribu ton jagung hingga Desember untuk 7.612 peternak. Namun, Suwardi mengatakan pasokan tersebut belum mencukupi kebutuhan peternak.

Dari penugasan awal 500 ribu ton untuk program SPHP, izin yang diberikan disebut hanya 250 ribu ton. Setelah digunakan untuk SPHP tahap I dan II sebanyak 213 ribu ton, Suwardi memperkirakan stok yang tersisa sekitar 30 ribu ton.

Persoalan harga telur dan ketersediaan jagung tersebut kini akan dibawa ke tingkat pemerintah pusat. Titiek berharap koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait dapat membantu menjaga keberlangsungan usaha peternak sekaligus mendukung target swasembada pangan.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy course
download huawei firmware
Download WordPress Themes Free
udemy free download
Tags: Harga TelurHeadlineJagung PakanPeternak Ayamswasembada panganTitiek Soeharto

Related Posts

BYD Racco

BYD Racco Mulai Ekspansi ke Sri Lanka

by Desti Dwi Natasya
October 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - BYD memperluas pasar mobil listrik mungil Racco setelah sebelumnya meluncur di Jepang dengan membidik Sri Lanka dan...

Biaya Haji 2027 Naik, Total Biaya Disepakati Rp98,4 Juta

Biaya Haji 2027 Naik, Total Biaya Disepakati Rp98,4 Juta

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah dan DPR RI menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji atau BPIH 2027 sebesar Rp98.466.351 per jemaah. Kesepakatan...

Karcis Parkir Bus Rp65 Ribu di Bandung Viral, Ini Respons Pemda

Karcis Parkir Bus Rp65 Ribu di Bandung Viral, Ini Respons Pemda

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Karcis parkir bus pariwisata seharga Rp65.000 di kawasan Jalan Diponegoro, Bandung, viral di media sosial. Pemerintah Provinsi...

Harga Emas Antam Hari Ini Tembus Rp2,58 Juta per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Tembus Rp2,58 Juta per Gram

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam naik pada perdagangan Rabu, 7 Oktober 2026....

Rupiah Hari Ini Menguat, Dibuka di Level Rp17.866 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini Menguat, Dibuka di Level Rp17.866 per Dolar AS

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.866 per dolar AS pada perdagangan Rabu, 7 Oktober 2026 pagi....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
IFG Life dan Bank Sulselbar menjalin kerja sama bancassurance untuk memperluas akses perlindungan asuransi jiwa bagi nasabah.

IFG Life Gandeng Bank Sulselbar Perluas Proteksi

October 7, 2026
UNESCO

UNESCO Ungkap Dunia Kekurangan 50 Juta Guru

October 6, 2026
Tumpukan Uang Rp13,2 Triliun Satgas PKH Diserahkan ke Negara

Tumpukan Uang Rp13,2 Triliun Satgas PKH Diserahkan ke Negara

October 6, 2026
Dana BOS-PIP Dibuat Makin Terbuka, Begini Penjelasan Mendikdasmen

Dana BOS-PIP Dibuat Makin Terbuka, Begini Penjelasan Mendikdasmen

October 6, 2026
BYD Racco

BYD Racco Mulai Ekspansi ke Sri Lanka

October 7, 2026
Anak yatim

Kisah Inspiratif, 23 Tahun Rawat Harapan Anak Yatim hingga Berobat ke Singapura

October 7, 2026
Risiko penyakit kritis dapat datang tanpa peringatan. Simak langkah menjaga kesehatan, menyiapkan biaya, dan memahami perlindungan asuransi.

Cara Siapkan Finansial Hadapi Penyakit Kritis

October 7, 2026
Biaya Haji 2027 Naik, Total Biaya Disepakati Rp98,4 Juta

Biaya Haji 2027 Naik, Total Biaya Disepakati Rp98,4 Juta

October 7, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved