• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, March 11, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Tak Ada Alasan Berhenti Hidup, Warga Ukraina Bertahan Di Tengah Pemadaman Listrik Akibat Serangan Rusia

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 2, 2026
in News
0
Tak Ada Alasan Berhenti Hidup, Warga Ukraina Bertahan Di Tengah Pemadaman Listrik Akibat Serangan Rusia

JAKARTA, Cobisnis.com – Warga Ukraina terus mencari cara untuk bertahan dan melanjutkan hidup meski pemadaman listrik berkepanjangan kembali melanda, seiring Rusia menggempur sistem energi negara itu dengan serangan drone dan rudal. Pemadaman yang bisa berlangsung hingga 16 jam sehari kini menjadi bagian dari rutinitas, terutama saat musim dingin dengan suhu beku.

Liudmyla Shramko, warga Kyiv berusia 40 tahun, meninggalkan ibu kota Ukraina pada 2024 bersama dua anak kembarnya demi menghindari serangan dan pemadaman. Namun setahun kemudian, kondisi serupa justru ia alami di wilayah barat Ukraina. Ia mengenang pengalaman sulit saat pemadaman listrik tak terjadwal selama dua hari di Kyiv pada musim panas 2024, ketika suhu mencapai 40 derajat Celsius dan ia tak bisa menyalakan pendingin ruangan, memasak, atau menggunakan lift.

Saat pindah kota, Shramko memilih apartemen dengan fasilitas yang lebih tahan pemadaman, seperti kompor gas. Namun kini, pemadaman kembali terjadi di musim dingin, saat listrik padam berarti pemanas rumah juga berhenti bekerja. Serangan Rusia dalam beberapa pekan terakhir telah membuat puluhan ribu warga kehilangan listrik dan pemanas. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut serangan ini bertujuan menciptakan kekacauan dan tekanan psikologis bagi masyarakat.

Di Kyiv, serangan besar pada 27 Desember menyebabkan lebih dari 40% bangunan tempat tinggal kehilangan pemanas. Sepanjang Desember, warga ibu kota rata-rata mengalami pemadaman listrik selama 9,5 jam per hari. Dengan sistem energi yang tertekan, pemadaman bergilir kini mengatur ritme kehidupan sehari-hari.

Para ibu berlomba mencuci pakaian anak saat listrik menyala. Warga lanjut usia menunggu listrik kembali agar bisa menggunakan lift. Kafe dan restoran menyesuaikan menu serta harga, tergantung apakah mereka memakai listrik dari jaringan atau generator diesel.

Di Kamianets-Podilskyi, kota tempat Shramko kini tinggal, penerangan jalan hampir tak ada di malam hari. Ia dan suaminya membawa anak-anak keluar rumah di pagi hari sebelum gelap. Anak-anak kembarnya bahkan sudah terbiasa dengan suara generator dan bisa tidur nyenyak meski bising.

Bagi banyak warga, ketidakpastian adalah beban terberat. Serangan Rusia yang terus berlanjut memperparah dampak pemadaman terjadwal. Kekhawatiran utama adalah jika listrik padam berhari-hari dan baterai tak bisa diisi ulang untuk lampu, ponsel, atau laptop.

Di Odesa, serangan Rusia pada pertengahan Desember juga memutus pasokan air. Seorang warga bernama Valeriya menggambarkan malam itu sebagai “apokaliptik,” dengan rudal balistik, drone Shahed, dan tembakan pertahanan udara. Listrik, air, dan pemanas langsung terputus. Keesokan harinya, ia pergi ke kafe untuk mengisi daya ponsel dan menghangatkan diri, meski kafe itu pun kehabisan air.

Di tengah keterbatasan, kreativitas muncul. Seorang penari Opera Odesa memamerkan “mandi tak terkalahkan” menggunakan dispenser air dan power bank. Di Kyiv, pelatihan olahraga dan sekolah musik tetap berjalan meski peralatan harus dioperasikan secara manual.

“Kurangnya cahaya bukan alasan untuk berhenti hidup,” kata Oksana Daniluk, ibu tiga anak di Kyiv. Senada dengan itu, Shramko menegaskan dunia tak perlu mengasihani Ukraina, melainkan mendukungnya. Menurutnya, meski empat tahun perang telah mengubah kehidupan, rakyat Ukraina semakin kuat dan layak mendapat solidaritas global.

Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
lynda course free download
download huawei firmware
Premium WordPress Themes Download
free download udemy course
Tags: cobisnis.comKrisisEnergiPemadamanListrikPerangRusiaUkrainaUkraina

Related Posts

Program Mandiri Peduli Sekolah Dimulai, Bank Mandiri Salurkan Puluhan Ribu Tas untuk Siswa

Program Mandiri Peduli Sekolah Dimulai, Bank Mandiri Salurkan Puluhan Ribu Tas untuk Siswa

by Dwi Natasya
March 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan nasional melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan...

Persib Bandung Taklukkan Persik Kediri 3-0 di GBLA

Persib Bandung Taklukkan Persik Kediri 3-0 di GBLA

by Desti Dwi Natasya
March 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Persib Bandung berhasil meraih kemenangan meyakinkan setelah mengalahkan Persik Kediri dengan skor 3-0 pada lanjutan pekan ke-25 Super...

Hakim Jackson Sebut Penanganan Kasus Darurat Mahkamah Agung Jadi ‘Menyimpang’

Hakim Jackson Sebut Penanganan Kasus Darurat Mahkamah Agung Jadi ‘Menyimpang’

by Zahra Zahwa
March 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Hakim Mahkamah Agung Amerika Serikat Ketanji Brown Jackson mengkritik cara lembaga tersebut menangani kasus darurat karena menurutnya...

Mahakarya Atau Tiruan Murah? Sejarawan Seni dan AI Bisa Berbeda Pendapat

Mahakarya Atau Tiruan Murah? Sejarawan Seni dan AI Bisa Berbeda Pendapat

by Zahra Zahwa
March 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perdebatan baru muncul di dunia seni setelah kecerdasan buatan atau AI memberikan penilaian berbeda dengan para sejarawan...

Perang Iran Picu Lonjakan Harga BBM di Amerika Serikat

Perang Iran Picu Lonjakan Harga BBM di Amerika Serikat

by Zahra Zahwa
March 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Konflik yang melibatkan Iran di Timur Tengah mendorong lonjakan harga minyak dunia yang kemudian berdampak langsung pada...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Usai Bongkar Dugaan Korupsi Pelindo Rp4,08 Triliun, Pensiunan JICT Ermanto Usman Ditemukan Tewas di Rumahnya

Usai Bongkar Dugaan Korupsi Pelindo Rp4,08 Triliun, Pensiunan JICT Ermanto Usman Ditemukan Tewas di Rumahnya

March 7, 2026
Lima Tahun di Indonesia, AIA Vitality Catat Perubahan Nyata Perilaku Hidup Sehat

Lima Tahun di Indonesia, AIA Vitality Catat Perubahan Nyata Perilaku Hidup Sehat

March 9, 2026
Program Mandiri Peduli Sekolah Dimulai, Bank Mandiri Salurkan Puluhan Ribu Tas untuk Siswa

Program Mandiri Peduli Sekolah Dimulai, Bank Mandiri Salurkan Puluhan Ribu Tas untuk Siswa

March 11, 2026
Yaqut Cholil Qoumas Tak Bisa Berkutik Lagi, KPK Pegang Bukti Kuat

Yaqut Cholil Qoumas Tak Bisa Berkutik Lagi, KPK Pegang Bukti Kuat

March 11, 2026
CIMB Niaga Lambat di Kasus Pembobolan Rekening Batam

CIMB Niaga Lambat di Kasus Pembobolan Rekening Batam

March 11, 2026
Dana Rp 4,3 Miliar Hilang, Tim IT CIMB Niaga Jadi Sorotan

Dana Rp 4,3 Miliar Hilang, Tim IT CIMB Niaga Jadi Sorotan

March 11, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved