• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, May 14, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Survei Herbalife Nutrition: Go Green adalah Faktor Penting Untuk Keberlanjutan Bisnis dan Lingkungan

Rizki Meirino by Rizki Meirino
December 21, 2022
in Lifestyle
0
Survei Herbalife Nutrition: Go Green adalah Faktor Penting Untuk Keberlanjutan Bisnis dan Lingkungan

JAKARTA, Cobisnis.com – Tanggung jawab sosial dan sustainability telah menjadi tema utama pada industri makanan dan nutrisi dalam beberapa tahun terakhir. Dengan meningkatnya kesadaran konsumen dan pemahaman akan meluasnya dampak perubahan iklim, tidak adanya keraguan bahwa isu tanggung jawab sosial dan sustainability telah menjadi faktor penting dalam menjalankan bisnis. Saat ini, perusahaan perlu memasukkan inisiatif industri hijau (Go Green) ke dalam bisnis mereka, baik untuk kepentingan perusahaan itu sendiri maupun komunitas yang mereka layani.

Hal ini sesuai hasil survei Asia Pacific Nutrition Sustainability Survey 2022 yang dilakukan oleh Herbalife Nutrition terhadap 5.500 konsumen berusia 18 hingga 75 tahun di 11 negara Asia Pasifik (APAC). Berdasarkan hasil survei diperoleh data bahwa sebagian besar atau empat dari lima konsumen mengakui pentingnya kelestarian lingkungan dalam membuat keputusan terkait nutrisi, dengan hampir 80% bersedia membayar lebih untuk membeli produk nutrisi yang mendukung kelestarian lingkungan, dan 90% berniat untuk membuat pilihan nutrisi yang lebih ramah lingkungan dalam 12 bulan ke depan.

Vice President of North Asia and Member of Global Responsibility Committee Herbalife Nutrition, Stella Tsai mengatakan, setiap perusahaan mungkin memiliki pendekatan yang berbeda untuk untuk menerapkan tanggung jawab sosial dan sustainability ke dalam strategi bisnis mereka. Dari survei yang sudah kami lakukan, ada sejumlah temuan menarik mengenai pandangan masyarakat terkait tanggung jawab sosial dan sustainability yang bisa dijadikan pertimbangan bagi suatu perusahaan dalam menentukan penerapan tanggung jawab sosial dan sustainability mereka.

Beberapa temuan tersebut, antara lain mengadopsi sistem pangan nabati, penggunaan kemasan yang ramah lingkungan, serta meningkatkan dan mendukung daur ulang

Mengadopsi Sistem Pangan Nabati

Manfaat mengadopsi sistem pangan nabati yang lebih banyak mencakup dua manfaat. Penelitian mengungkapkan bahwa mengadopsi sistem pangan nabati membawa manfaat yang jelas bagi kesehatan, dan dampak positif bagi lingkungan.

Sebagaimana diketahui, produksi pangan menyumbang sekitar 37% dari emisi gas rumah kaca global. Sementara itu, produksi pangan berbasis hewani berkontribusi dua kali lipat jumlah emisi dibandingkan dengan produk nabati. Selain menghasilkan emisi gas rumah kaca yang lebih rendah, produksi pangan nabati juga manfaat lingkungan lainnya antara lain penggunaan air yang lebih sedikit dan penggunaan lahan yang lebih efisien dibandingkan dengan pertanian berbasis hewan.

Alasan lain untuk melakukan diversifikasi ke sistem yang lebih nabati adalah permintaan dari konsumen global semakin condong memilih nutrisi berbahan nabati. Di wilayah Asia Pasifik, survei kami mengungkapkan bahwa dua dari lima konsumen terbuka untuk makanan nabati dan tanpa daging, dengan hampir 80% menyebut kesehatan sebagai alasan nomor satu. Transisi ke lebih banyak produksi makanan nabati akan menciptakan lebih banyak pilihan bagi konsumen dan mendorong mereka untuk makan makanan berbahan nabati.

Kemasan yang Ramah Lingkungan

Kesadaran dan permintaan konsumen juga meluas ke pemanfaatan kemasan yang ramah lingkungan. Berdasarkan hasil Survei, enam dari 10 konsumen APAC akan memilih produk nutrisi dengan kemasan ramah lingkungan, bahkan 67% berencana atau siap untuk mengalihkan pilihan mereka ke merk-merk yang mengadopsi kemasan yang ramah lingkungan. Dengan meningkatnya kesadaran konsumen akan dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh kemasan produk, perusahaan dapat mempertimbangkan untuk meningkatkan kualitas kemasan dengan menggunakan bahan yang lebih ramah lingkungan.

Tren menunjukkan bahwa industri manufaktur dan ritel telah bergerak menuju kemasan berbahan plastik ramah lingkungan, bahkan beberapa perusahaan juga telah menerapkan prinsip ekonomi sirkular berbasis penggunaan plastik daur ulang untuk membantu industri daur ulang memenuhi kebutuhan kemasan yang lebih luas di masa depan. Saat ini, pemanfaatan bahan berbasis bio seperti kertas dan kertas karton berbasis kayu, dan bioplastik yang ramah lingkungan semakin dipertimbangkan.

Post-Consumer Resin (PCR) adalah alternatif lain yang menjadi perhatian saat ini. Berasal dari plastik hasil proses daur ulang, PCR menawarkan bahan baku plastik yang lebih berkelanjutan untuk kemasan, wadah, atau lembaran dari yang seharusnya menggunakan resin plastik murni.

“Herbalife Nutrition tengah berupaya untuk mencapai target global termasuk menggunakan lebih banyak bahan plastik berbasis daur ulang dengan memasukan 25% PCR dalam tabung kemasan Formula 1, dan akan memulai menerapkan rencana ini di beberapa pasar kami di kawasan Asia Pasifik,” terang Stella.

Meningkatkan dan Mendukung Daur Ulang

Menurut Global Recycling Foundation, barang daur ulang, juga dikenal sebagai ‘Seventh Resource’, mengurangi lebih dari 700 juta ton emisi CO2 setiap tahun, dan ini diperkirakan akan meningkat menjadi satu miliar ton pada tahun 2030.

Alasan lain untuk mendukung daur ulang adalah kesenjangan antara permintaan dan penawaran. Sementara permintaan untuk kemasan yang terbuat dari bahan daur ulang cukup tinggi, volume bahan daur ulang tetap lebih rendah dari jumlah yang dibutuhkan untuk mempertahankan manufaktur global.

Mendukung daur ulang harus menjadi bagian dari agenda ESG perusahaan. Selain menerapkan program di dalam perusahaan, perusahaan dapat menginspirasi konsumen untuk mendaur ulang. Program Asia Pacific Simply Recycle Challenge yang kami luncurkan di 14 negara di Asia Pasifik pada awal tahun ini menegaskan gagasan bahwa perusahaan dapat berperan aktif dalam mendorong konsumen untuk mendaur ulang. Hasil dari Recycle Challenge kami selama tiga bulan sangat menggembirakan, dengan lebih dari 712.000 tabung kemasan produk kami dikirim untuk didaur ulang kembali di akhir program.

“Meskipun bagi sebagian orang membuat perubahan dan melakukan kebaikan yang lebih besar di bidang lingkungan bukanlah prestasi yang mengagumkan, namun bagi kami, sangat penting bagi kita semua untuk mulai menata masa depan yang berkelanjutan demi kebaikan manusia dan bumi ini,” tutup Stella.

Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
free download udemy course
download karbonn firmware
Download Nulled WordPress Themes
online free course
Tags: cobisnis.comherbalife nutrition

Related Posts

Operasional Parkir Blok M Square Kembali Berjalan, Pemprov DKI Lanjutkan Pengawasan

Operasional Parkir Blok M Square Kembali Berjalan, Pemprov DKI Lanjutkan Pengawasan

by Hidayat Taufik
May 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Area parkir Blok M Square, Jakarta Selatan, kembali beroperasi normal setelah sebelumnya disegel oleh Pansus Perparkiran DPRD...

Real Madrid Hadapi Krisis Usai Musim Tanpa Gelar dan Konflik di Dalam Klub

Real Madrid Hadapi Krisis Usai Musim Tanpa Gelar dan Konflik di Dalam Klub

by Zahra Zahwa
May 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Real Madrid menjalani pekan penuh drama setelah musim 2026 berakhir tanpa gelar besar. Bagi klub sebesar Madrid,...

Kinerja Solid, BSI Perkuat Fundamental ESG dan Pembiayaan Berkelanjutan

Kinerja Solid, BSI Perkuat Fundamental ESG dan Pembiayaan Berkelanjutan

by Dwi Natasya
May 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI mencatat pertumbuhan kinerja positif hingga Maret 2026. Jumlah nasabah...

Victor Schwartz Terima Refund US$110.000 Setelah Mahkamah Agung Batalkan Tarif Trump

Victor Schwartz Terima Refund US$110.000 Setelah Mahkamah Agung Batalkan Tarif Trump

by Zahra Zahwa
May 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Impor Presiden Donald Trump di Mahkamah Agung AS. Namun, jumlah itu baru sekitar 95 persen dari total...

PCOS Resmi Berganti Nama Menjadi PMOS, Gangguan yang Menyerang 1 dari 10 Perempuan

PCOS Resmi Berganti Nama Menjadi PMOS, Gangguan yang Menyerang 1 dari 10 Perempuan

by Zahra Zahwa
May 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Polycystic Ovary Syndrome kini resmi berganti nama menjadi Polyendocrine Metabolic Ovarian Syndrome. Perubahan nama ini bertujuan menggambarkan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pembahasan Revisi UU Pemilu 2026 Bergulir, Komisi II DPR Buka Ruang Partisipasi Masyarakat

Deretan Mobil Toyota Terbaru 2026: dari Veloz Hybrid hingga SUV Listrik bZ4X

January 20, 2026
Pramono: Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota hingga Ada Keppres

Pramono: Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota hingga Ada Keppres

May 13, 2026
Mendapat Perhatian dan Kepercayaan Publik, INDGold Hadir di Program Ask Me Anything

Mendapat Perhatian dan Kepercayaan Publik, INDGold Hadir di Program Ask Me Anything

March 28, 2026
Trump dan Xi Bertemu di Beijing, Iran dan Taiwan Jadi Agenda Utama 2026

Trump dan Xi Bertemu di Beijing, Iran dan Taiwan Jadi Agenda Utama 2026

May 13, 2026
Operasional Parkir Blok M Square Kembali Berjalan, Pemprov DKI Lanjutkan Pengawasan

Operasional Parkir Blok M Square Kembali Berjalan, Pemprov DKI Lanjutkan Pengawasan

May 14, 2026
Real Madrid Hadapi Krisis Usai Musim Tanpa Gelar dan Konflik di Dalam Klub

Real Madrid Hadapi Krisis Usai Musim Tanpa Gelar dan Konflik di Dalam Klub

May 14, 2026
Kolaborasi BTN dan Kemensetneg Bikin Transaksi ASN Makin Seamless

Kolaborasi BTN dan Kemensetneg Bikin Transaksi ASN Makin Seamless

May 14, 2026
Kinerja Solid, BSI Perkuat Fundamental ESG dan Pembiayaan Berkelanjutan

Kinerja Solid, BSI Perkuat Fundamental ESG dan Pembiayaan Berkelanjutan

May 14, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved