• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, April 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Suport Ketahanan Pangan, PTPN XI Kembangkan Potensi Beras Pisang

Fathi by Fathi
July 23, 2021
in Ekonomi Bisnis
0
Suport Ketahanan Pangan, PTPN XI Kembangkan Potensi Beras Pisang

SURABAYA, Cobisnis.com – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI fokus suport ketahanan pangan baik melalui upaya peningkatan produktivitas tebu sebagai core Business. Perusahaan juga fokus pada pengembangan potensi yang dimiliki perusahaan perkebunan yang memiliki pabrik gula terbanyak di Jawa Timur.

“Kami fokus dukung program ketahanan pangan melalui core business yakni gula dan pengembangan potensi yang ada di PTPN XI, termasuk beras pisang yang di kembangkan Puslit Sukosari. Kami yakin ini menjadi salah satu komoditas yang menjadi solusi bagi masalah pangan di negeri ini, terlebih bagi kabupaten Lumajang daerah penghasil pisang Jawa Timur,” terang R. Tulus Panduwidjaja Direktur PTPN XI di Surabaya, (21/7).

Pihaknya menyebut pisang yang merupakan komoditas unggulan Lumajang dapat ditingkatkan nilai ekonomis menjadi beras pisang yang tidak hanya dapat dikonsumsi tetapi juga memiliki kandungan gizi yang dibutuhkan.

Manajer Penelitian Puslit Sukosari Lumajang Nanik Tri Ismadi menjelaskan, “Dari hasil analisa salah satu laboratorium milik Universitas Negeri di Jember, beras pisang memiliki kandungan serat empat kali lebih banyak bila dibanding beras padi, juga memiliki kandungan protein dan lemak. Serat kandungan yang baik untuk pencernaan.

“Pisang di sini banyak dan turun harganya bila sudah lama dan tidak sedikit yang terbuang karena rusak tidak laku, untuk itu kami tawarkan konsep untuk diolah menjadi beras pisang sehingga nilai ekonomis bisa terangkat juga bisa untuk pengganti beras padi dan angkat potensi Lumajang,” jelasnya.

Menurut hasil analisa perbandingan kandungan beras padi dengan beras pisang masing-masing adalah: prosentase serat 0,48 dan 2,05, prosentase lemak 2,68 dan 2,44 dan prosentase protein 7,39 dan 3,27.

Beras pisang merupakan produk olahan dari buah pisang segar yang sudah tua tetapi belum matang diolah dengan sistem pemanasan, penghancuran dan pengeringan sehingga menghasilkan bahan makanan pokok yang masih mempunyai nilai keunggulan buah pisang yakni buah dengan kadar serat pangan tinggi.

Selain itu, dapat menjadi salah satu alternatif makanan pokok pengganti nasi, sekaligus dapat disimpan dalam waktu tertentu sehingga dapat meningkatkan daya simpan buah pisang karena pisang mempunyai faktor pembatas yaitu daya simpannya pendek.

“Cara membuatnya juga sangat mudah sehingga bisa dilakukan siapa saja, terutama di masa saat ini dan bisa diproduksi masal. Caranya pilih pisang yang sudah tua dan dibersihkan, dimasukkan dalam pemanas, autoklaf atau pengukus, dengan suhu 90 derajat sampe 100 derajat celsius selama kurang lebih 25 menit trus angkat dan dinginkan. Kupas kulit pisang kemudian perkecil partikel pisang, diparut misalnya kemudian keringkan,” urai Nanik.

“Nah bila mau dimasak tinggal kukus seperti menanak nasi, rasanya tidak kalah enak sama nasi padi. Yang kami tau beras pisang ini merupakan temuan pertama kali, masih kami pertimbangkan untuk pengurusan patennya,” tambahnya.

Nanik menyebut jenis pisang yang paling cocok digunakan untuk membuat beras pisang adalah pisang Berlin, Emas, Moseng, Triolin dan kapok Bali. Ke depan pihaknya akan bekerjasama dengan berbagai pihak untuk pengembangan beras pisang dan olahan pisang lainnya.

Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
online free course
download intex firmware
Download Nulled WordPress Themes
online free course
Tags: beras pisangCobisnisptpn XI

Related Posts

Pesawat Singapore Airlines Alami Turbulensi Parah hingga Satu Orang Penumpang Tewas

Avtur Naik Hingga 70%, Tiket Pesawat Ikut Melambung dan Bebani Penumpang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga tiket pesawat domestik di Indonesia mengalami kenaikan signifikan pada April 2026. Lonjakan ini dipicu oleh naiknya...

Harga Plastik Melonjak hingga 70%, Pedagang Surabaya Kelimpungan Stok Menipis

Harga Plastik Melonjak hingga 70%, Pedagang Surabaya Kelimpungan Stok Menipis

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga plastik di Surabaya melonjak tajam sejak pertengahan Maret 2026. Kenaikan berlangsung cepat hingga membuat pelaku usaha...

Harga Emas Mendekati US$ 5.000, Perdamaian Timur Tengah Bisa Ubah Arah Pasar

Harga Emas Mendekati US$ 5.000, Perdamaian Timur Tengah Bisa Ubah Arah Pasar

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga emas melanjutkan penguatan selama empat hari berturut-turut, didorong pelemahan dolar AS dan meredanya ketegangan di Timur...

Fakta Mengejutkan, Sarjana Kini Kesulitan Cari Kerja untuk Pertama Kalinya dalam 45 Tahun

Fakta Mengejutkan, Sarjana Kini Kesulitan Cari Kerja untuk Pertama Kalinya dalam 45 Tahun

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Tingkat pengangguran lulusan sarjana di Amerika Serikat kini melampaui rata-rata nasional, sebuah kondisi yang baru terjadi dalam...

Sidang PBB Memanas, Israel Lempar Tanggung Jawab Kematian TNI ke Hizbullah

Sidang PBB Memanas, Israel Lempar Tanggung Jawab Kematian TNI ke Hizbullah

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Israel membantah keterlibatan dalam insiden yang menewaskan tiga prajurit TNI di Lebanon Selatan dan menyalahkan Hizbullah sebagai...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Campak Meningkat di Indonesia, Peringkat Kedua Dunia: Gejala, Bahaya, dan Solusinya

Campak Meningkat di Indonesia, Peringkat Kedua Dunia: Gejala, Bahaya, dan Solusinya

April 2, 2026
Harga LPG Tak Jadi Naik! Cek Harga 5,5 Kg dan 12 Kg per April 2026

Harga LPG Tak Jadi Naik! Cek Harga 5,5 Kg dan 12 Kg per April 2026

April 2, 2026
Harga Emas Mendekati US$ 5.000, Perdamaian Timur Tengah Bisa Ubah Arah Pasar

Harga Emas Mendekati US$ 5.000, Perdamaian Timur Tengah Bisa Ubah Arah Pasar

April 2, 2026
KLHK Luncurkan Instrumen Nasional Ukur Kepedulian Lingkungan di Sekolah

KLHK Luncurkan Instrumen Nasional Ukur Kepedulian Lingkungan di Sekolah

September 24, 2025
Cepat Tanggap, Bank Mandiri Salurkan Bantuan ke Masyarakat Terdampak Gempa di Sulawesi Utara dan Maluku Utara

Cepat Tanggap, Bank Mandiri Salurkan Bantuan ke Masyarakat Terdampak Gempa di Sulawesi Utara dan Maluku Utara

April 2, 2026
Trump Ancam Iran Kembali ke “Zaman Batu”, Teheran Siap Serangan Balasan 2026

Trump Ancam Iran Kembali ke “Zaman Batu”, Teheran Siap Serangan Balasan 2026

April 2, 2026
MBG Kini 5 Hari di 2026, Pemerintah Pastikan Gaji Pegawai Tetap

MBG Kini 5 Hari di 2026, Pemerintah Pastikan Gaji Pegawai Tetap

April 2, 2026
Koleksi Jam Vintage Jadi Tren Baru Gen Z di Tengah Era Digital

Koleksi Jam Vintage Jadi Tren Baru Gen Z di Tengah Era Digital

April 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved