• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, February 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Sungguh Malang Nasib Petani: Menggugat Hak yang ‘Terampas’

Fathi by Fathi
June 14, 2021
in Nasional
0
Harga Rumah Naik karena Permintaan Meningkat di Masa Pandemi

Petani mencangkul di lahan persawahan.

JAKARTA, Cobisnis.com – Rencana menaikkan tarif PPN dan memperluas barang kena Pajak Pertambahan Nilai (PPN) di tengah kondisi ekonomi yang sulit adalah sebuah konsep kebijakan perpajakan yang salah arah dan salah kaprah. Khususnya rencana pengenaan PPN pada bahan pokok yang kita kenal dengan sembako serta produk pertanian.

Arah kebijakan perpajakan ini akan membuat harga kebutuhan bahan pokok naik, pendapatan riil masyarakat turun, kemiskinan meningkat dan kesenjangan sosial melebar.

Kenaikan PPN akan menyedot uang masyarakat dalam jumlah yang sangat besar, mengakibatkan konsumsi masyarakat turun, dan menekan pertumbuhan ekonomi. Indonesia bisa masuk resesi jilid 2 (menyaingi Tax Amnesty yang rencananya juga ada jilid 2).

PPN untuk produk pertanian sama saja dengan “mengambil hak” petani secara paksa, yaitu melalui undang-undang. Karena, harga produk pertanian selama ini, misalnya beras (dan gula), selalu ditekan untuk tidak naik demi menjaga “momok” inflasi, dengan mengatur harga melalui Harga Eceran Tertinggi (HET).

Sedangkan HET beras tidak pernah naik sejak ditetapkan tahun 2017. Betapa sengsaranya petani padi di Indonesia. Kehidupannya menjadi semakin miskin karena pendapatan riil petani padi turun terus termakan inflasi. Sedangkan produktivitas padi tidak bisa meningkat. Bahkan sebaliknya, cenderung turun (decreasing economic returns).

Sekarang tiba-tiba harga komoditas alias sembako direncanakan dikenakan PPN, yang dampaknya sama saja dengan kenaikan harga. Untuk mengisi kas negara yang sedang kosong. Dalam hal ini, pemerintah tidak takut “momok” inflasi.

Sehingga dapat dilihat secara terang benderang bahwa kebijakan HET dan pengenaan PPN merupakan dua kebijakan yang saling melengkapi untuk tidak berpihak kepada petani, kebijakan yang mengakibatkan petani menjadi tambah miskin, secara struktural. Artinya, dimiskinkan melalui kebijakan.

Oleh karena itu, kenaikan harga produk pertanian yang seharusnya diberikan kepada petani, karena itu merupakan hak petani yang mayoritas, kalau tidak mau dikatakan semuanya, masih miskin. Sekarang potensi kenaikan harga malah akan “diambil” oleh pemerintah “secara paksa” melalui undang-undang perpajakan. Sungguh malang nasib petani Indonesia. Bagaikan hidup di jaman terjajah.

Semoga kebijakan ini bisa dikoreksi dengan diberikan keberpihakan kepada petani. Pemerintah seyogyanya memperbaiki nasib petani, memberikan kenaikan harga kepada petani, dengan menaikkan HET.

Penulis:
Anthony Budiawan
Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS)

Tags: Cobisniskenaikan ppnopinipetaniproduk pertanian

Related Posts

Purbaya Nilai OTT KPK Jadi Momentum Bersih-bersih Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Nilai OTT KPK Jadi Momentum Bersih-bersih Pajak dan Bea Cukai

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap pejabat pajak...

Satgas Ungkap 10 Daerah di Sumatera Butuh Penanganan Khusus Pascabencana

Satgas Ungkap 10 Daerah di Sumatera Butuh Penanganan Khusus Pascabencana

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah menyampaikan perkembangan terbaru pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera. Dari puluhan daerah terdampak, sebagian besar mulai kembali...

Virus Baru dari Kelelawar Terdeteksi pada Manusia di Bangladesh

Virus Baru dari Kelelawar Terdeteksi pada Manusia di Bangladesh

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Para peneliti penyakit menular mengidentifikasi virus zoonosis baru yang ditularkan dari kelelawar pada manusia di Bangladesh. Virus...

ASN Dilibatkan Jadi Komcad, DPR: Strategi Jangka Panjang Perkuat Pertahanan Nasional

ASN Dilibatkan Jadi Komcad, DPR: Strategi Jangka Panjang Perkuat Pertahanan Nasional

by Hidayat Taufik
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, menilai rencana melibatkan sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai personel...

Kopi Kenangan Bakal IPO, Buy or Bye?

Kopi Kenangan Bakal IPO, Buy or Bye?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kopi Kenangan mengungkapkan rencana penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

February 1, 2026
Viral BRI Buka Rekening PIP Murid SD, Orangtua Tak Tahu

Viral BRI Buka Rekening PIP Murid SD, Orangtua Tak Tahu

February 4, 2026
Pasar Keuangan Global Kompak Turun, Saham, Emas, dan Crypto Ikut Jatuh

Pasar Keuangan Global Kompak Turun, Saham, Emas, dan Crypto Ikut Jatuh

February 1, 2026
Jeffrey Hendrik Ditunjuk sebagai Pjs Direktur Utama BEI Gantikan Iman Rachman

Ada Aja Gerbrakannya, MBG untuk Lansia 75 Tahun ke Atas

February 4, 2026
Penjualan Tiket Kereta Api Mudik Lebaran 2026 Tembus 435 Ribu Tiket

Penjualan Tiket Kereta Api Mudik Lebaran 2026 Tembus 435 Ribu Tiket

February 5, 2026
Menlu: Iuran Dewan Perdamaian Bisa Dicicil, Indonesia Mulai Bayar Tahun Ini

Menlu: Iuran Dewan Perdamaian Bisa Dicicil, Indonesia Mulai Bayar Tahun Ini

February 5, 2026
Gibran Dorong Pandji Pragiwaksono Tetap Berkarya dan Menyampaikan Kritik Konstruktif

Gibran Dorong Pandji Pragiwaksono Tetap Berkarya dan Menyampaikan Kritik Konstruktif

February 4, 2026
Purbaya Nilai OTT KPK Jadi Momentum Bersih-bersih Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Nilai OTT KPK Jadi Momentum Bersih-bersih Pajak dan Bea Cukai

February 4, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved