• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, March 22, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Sungguh Malang Nasib Petani: Menggugat Hak yang ‘Terampas’

Fathi by Fathi
June 14, 2021
in Nasional
0
Harga Rumah Naik karena Permintaan Meningkat di Masa Pandemi

Petani mencangkul di lahan persawahan.

JAKARTA, Cobisnis.com – Rencana menaikkan tarif PPN dan memperluas barang kena Pajak Pertambahan Nilai (PPN) di tengah kondisi ekonomi yang sulit adalah sebuah konsep kebijakan perpajakan yang salah arah dan salah kaprah. Khususnya rencana pengenaan PPN pada bahan pokok yang kita kenal dengan sembako serta produk pertanian.

Arah kebijakan perpajakan ini akan membuat harga kebutuhan bahan pokok naik, pendapatan riil masyarakat turun, kemiskinan meningkat dan kesenjangan sosial melebar.

Kenaikan PPN akan menyedot uang masyarakat dalam jumlah yang sangat besar, mengakibatkan konsumsi masyarakat turun, dan menekan pertumbuhan ekonomi. Indonesia bisa masuk resesi jilid 2 (menyaingi Tax Amnesty yang rencananya juga ada jilid 2).

PPN untuk produk pertanian sama saja dengan “mengambil hak” petani secara paksa, yaitu melalui undang-undang. Karena, harga produk pertanian selama ini, misalnya beras (dan gula), selalu ditekan untuk tidak naik demi menjaga “momok” inflasi, dengan mengatur harga melalui Harga Eceran Tertinggi (HET).

Sedangkan HET beras tidak pernah naik sejak ditetapkan tahun 2017. Betapa sengsaranya petani padi di Indonesia. Kehidupannya menjadi semakin miskin karena pendapatan riil petani padi turun terus termakan inflasi. Sedangkan produktivitas padi tidak bisa meningkat. Bahkan sebaliknya, cenderung turun (decreasing economic returns).

Sekarang tiba-tiba harga komoditas alias sembako direncanakan dikenakan PPN, yang dampaknya sama saja dengan kenaikan harga. Untuk mengisi kas negara yang sedang kosong. Dalam hal ini, pemerintah tidak takut “momok” inflasi.

Sehingga dapat dilihat secara terang benderang bahwa kebijakan HET dan pengenaan PPN merupakan dua kebijakan yang saling melengkapi untuk tidak berpihak kepada petani, kebijakan yang mengakibatkan petani menjadi tambah miskin, secara struktural. Artinya, dimiskinkan melalui kebijakan.

Oleh karena itu, kenaikan harga produk pertanian yang seharusnya diberikan kepada petani, karena itu merupakan hak petani yang mayoritas, kalau tidak mau dikatakan semuanya, masih miskin. Sekarang potensi kenaikan harga malah akan “diambil” oleh pemerintah “secara paksa” melalui undang-undang perpajakan. Sungguh malang nasib petani Indonesia. Bagaikan hidup di jaman terjajah.

Semoga kebijakan ini bisa dikoreksi dengan diberikan keberpihakan kepada petani. Pemerintah seyogyanya memperbaiki nasib petani, memberikan kenaikan harga kepada petani, dengan menaikkan HET.

Penulis:
Anthony Budiawan
Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS)

Tags: Cobisniskenaikan ppnopinipetaniproduk pertanian

Related Posts

Israel Tutup Akses Masjid Al-Aqsa Saat Idulfitri, Warga Palestina Gagal Menunaikan Salat Id

Israel Tutup Akses Masjid Al-Aqsa Saat Idulfitri, Warga Palestina Gagal Menunaikan Salat Id

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Otoritas Israel membatasi akses warga Palestina untuk melaksanakan salat Idulfitri di kompleks Masjid Al-Aqsa, Yerusalem Timur, dengan...

Jamkrindo dan IFG Group Berangkatkan 25.304 Pemudik dalam Program Mudik Nyaman Bersama BUMN

Jamkrindo dan IFG Group Berangkatkan 25.304 Pemudik dalam Program Mudik Nyaman Bersama BUMN

by Rizki Meirino
March 18, 2026
0

JAKARTA,Cobisnis.com – PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) bersama Indonesia Financial Group (IFG) Group turut berpartisipasi dalam program Mudik Nyaman Bersama...

Konflik Iran Ganggu Agenda Global, Pertemuan Trump dan Xi Jinping Mundur

Konflik Iran Ganggu Agenda Global, Pertemuan Trump dan Xi Jinping Mundur

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Donald Trump menunda rencana kunjungannya ke China untuk bertemu Xi Jinping. Keputusan ini diambil karena fokus...

Konflik Global Memanas, BI Pastikan Tak Ada Opsi Turunkan Suku Bunga

Konflik Global Memanas, BI Pastikan Tak Ada Opsi Turunkan Suku Bunga

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Indonesia memastikan tidak ada opsi penurunan suku bunga acuan dalam waktu dekat. Keputusan ini diambil untuk...

Kisah ABK di Tengah Perang: Drone Menyerang, Rudal Terbang Setiap Hari di Selat Hormuz

Kisah ABK di Tengah Perang: Drone Menyerang, Rudal Terbang Setiap Hari di Selat Hormuz

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Seorang Anak Buah Kapal (ABK) asal China mengungkap situasi mencekam di perairan Selat Hormuz setelah jalur pelayaran...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

September 16, 2025
6 Tradisi Unik Lebaran di Indonesia yang Penuh Nilai Kebersamaan

6 Tradisi Unik Lebaran di Indonesia yang Penuh Nilai Kebersamaan

March 21, 2026
Lebaran di Jakarta: Kota yang Menyambut Tanpa Harus Pulang Kampung

Lebaran di Jakarta: Kota yang Menyambut Tanpa Harus Pulang Kampung

March 21, 2026
Lebaran Rasa Drama: Ibu-Ibu Ribut di Tengah Khotbah, Jamaah Terbelah Fokus

Lebaran Rasa Drama: Ibu-Ibu Ribut di Tengah Khotbah, Jamaah Terbelah Fokus

March 21, 2026
Awal Syawal 2026 Berbeda, Ini Rincian Tanggal Menurut Pemerintah dan Muhammadiyah

Awal Syawal 2026 Berbeda, Ini Rincian Tanggal Menurut Pemerintah dan Muhammadiyah

March 21, 2026
KAI Logistik Distribusikan 4 Lokomotif Hidrolik untuk Perkuat Kesiapan Operasional Angkutan Lebaran

KAI Logistik Distribusikan 4 Lokomotif Hidrolik untuk Perkuat Kesiapan Operasional Angkutan Lebaran

March 21, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved