• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, January 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Sulit Kuasai Pasar? GoTo Hentikan Operasional GoViet di Vietnam

Saeful Imam by Saeful Imam
September 6, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Sulit Kuasai Pasar? GoTo Hentikan Operasional GoViet di Vietnam

Go Viet tutup layanan di Vietnam

JAKARTA, COBISNIS.COM – PT Gojek Tokopedia (GoTo) mengumumkan akan menutup operasional bisnisnya di Vietnam per 16 September 2024.

Layanan ojek online GoTo di negara tersebut, yang dikenal sebagai GoViet, merupakan bagian dari ekspansi internasional perusahaan.

Sekretaris Perusahaan GoTo, Koesoemohadiani, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil sebagai bagian dari strategi pertumbuhan perusahaan ke depan.

Koesoemohadiani mengungkapkan bahwa penutupan operasi di Vietnam adalah langkah strategis yang diambil untuk lebih memfokuskan pengembangan dan penguatan kegiatan operasional di wilayah yang memiliki potensi pertumbuhan signifikan.

Keputusan ini diumumkan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 5 September 2024.

Menurutnya, langkah ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.

GoTo tetap berkomitmen pada target pencapaian EBITDA impas pada tahun 2024, meskipun harus menarik diri dari pasar Vietnam. Meskipun penutupan dilakukan, GoTo berencana terus berinvestasi di area yang mampu memberikan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Penutupan operasional GoViet akan mengikuti prosedur dan regulasi yang berlaku di Vietnam. Koesoemohadiani juga menyoroti bahwa pasar Vietnam sangat kompetitif dengan banyak pemain di bidang transportasi daring dan pengiriman makanan.

Persaingan yang ketat ini menjadi salah satu alasan penarikan diri dari negara tersebut.

Dari sudut pandang bisnis, kontribusi GoViet terhadap total pendapatan GoTo terbilang kecil, yakni kurang dari 0,5 persen dari total nilai transaksi kotor (GTV) perusahaan, serta hanya 2 persen dari layanan on-demand. Oleh karena itu, penutupan ini tidak berdampak signifikan pada kinerja dan keuangan GoTo secara keseluruhan.

GoViet pertama kali diluncurkan pada tahun 2018 sebagai upaya ekspansi GoTo di luar Indonesia. Dengan menggandeng mitra lokal, GoTo berharap dapat meniru kesuksesan Gojek di Indonesia. Bahkan, Presiden Joko Widodo turut hadir dalam seremoni peluncurannya. Meski begitu, persaingan di Vietnam terbukti lebih sulit dari yang diharapkan.

GoViet menghadapi persaingan ketat dengan Grab dari Singapura, yang telah lebih dulu hadir dan agresif memperluas layanan transportasi dan pengiriman di Vietnam. Selain itu, pemain lokal seperti Be Group juga sangat kompetitif dalam layanan serupa. Persaingan yang ketat ini menghambat pertumbuhan GoViet di pasar Vietnam.

Dalam bisnis pengiriman makanan, Gojek hanya menguasai 3 persen pangsa pasar di Vietnam, jauh tertinggal dari Grab dengan 47 persen dan ShopeeFood dengan 45 persen. ShopeeFood, yang dimiliki oleh Sea Group dari Singapura, memiliki modal yang kuat dan mendominasi pasar Vietnam.

Sebelumnya, Gojek juga telah menarik diri dari Thailand pada tahun 2021. Dengan penutupan GoViet di Vietnam, satu-satunya bisnis internasional GoTo yang tersisa adalah di Singapura, di mana mereka juga menghadapi persaingan sengit dengan Grab.

Penutupan ini menandai tantangan besar bagi GoTo dalam upaya memperluas operasinya di luar Indonesia, meskipun tetap optimis terhadap peluang pertumbuhan di pasar yang tersisa.

Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
udemy free download
download samsung firmware
Premium WordPress Themes Download
lynda course free download
Tags: gojek tutup layanan ojol di Vietnamgoviet

Related Posts

No Content Available
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bank Mandiri Pertegas Peran BUMN Peduli, Dukung Pembangunan Huntara Danantara di Aceh Tamiang

Bank Mandiri Pertegas Peran BUMN Peduli, Dukung Pembangunan Huntara Danantara di Aceh Tamiang

January 2, 2026
Indonesia Puncaki Daftar Negara Paling Optimistis Hadapi 2026

Indonesia Puncaki Daftar Negara Paling Optimistis Hadapi 2026

January 2, 2026
Tak Semua Negara Rayakan 1 Januari sebagai Tahun Baru

Tak Semua Negara Rayakan 1 Januari sebagai Tahun Baru

January 2, 2026
Ukraina Klaim Rusia Kehilangan Lebih dari 400 Ribu Personel Sepanjang 2025 Demi Kuasai 0,8 Persen Wilayah

Ukraina Klaim Rusia Kehilangan Lebih dari 400 Ribu Personel Sepanjang 2025 Demi Kuasai 0,8 Persen Wilayah

January 3, 2026
Perkuat Transparansi dan Keamanan, IDNGOLD Gandeng CertiK serta Resmi Masuk DEX

Seminar Natal Nasional 2025 Soroti Ketahanan Keluarga di Tengah Tekanan Kota Metropolitan

January 3, 2026
Perkuat Transparansi dan Keamanan, IDNGOLD Gandeng CertiK serta Resmi Masuk DEX

Perkuat Transparansi dan Keamanan, IDNGOLD Gandeng CertiK serta Resmi Masuk DEX

January 3, 2026
Demam Olahraga Robot Di China Berpotensi Hadirkan Robot Humanoid Ke Rumah Tangga

Demam Olahraga Robot Di China Berpotensi Hadirkan Robot Humanoid Ke Rumah Tangga

January 3, 2026
Raja Mobil Listrik Dunia Berganti, Bukan Lagi Tesla

Raja Mobil Listrik Dunia Berganti, Bukan Lagi Tesla

January 3, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved