• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, September 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Stop Kontaminasi Air! Yayasan Jiva Svastha dan IAKMI Kota Bandung Gelar Aksi Nyata: Edukasi Air Minum & Tukar Galon Usang

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
February 25, 2025
in Lifestyle
0
Stop Kontaminasi Air! Yayasan Jiva Svastha dan IAKMI Kota Bandung Gelar Aksi Nyata: Edukasi Air Minum & Tukar Galon Usang

JAKARTA, Cobisnis.com – Kualitas air minum, terutama produk air isi ulang di Indonesia harus menjadi perhatian serius masyarakat dan pemangku kepentingan. Data Surveilans Kualitas Air Minum Rumah Tangga (SKAMRT) Kemenkes 2023 menunjukkan bahwa produk air
yang diolah depot air minum isi ulang masih banyak yang terkontaminasi bakteri E. Coli sehingga risiko penyebaran penyakit seperti diare, kolera, dan difteri semakin meningkat.

Menanggapi kondisi ini, Yayasan Jiva Svastha Nusantara menggandeng Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Kota Bandung untuk menyelenggarakan penyuluhan dan
edukasi air bersih di Taman Bandung Inten Indah, Rancasari, Bandung.
Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kebersihan air minum serta cara memilih depot air minum yang aman.

Selain edukasi langsung, acara ini
juga membuka sesi interaktif tanya-jawab dengan para ahli kesehatan masyarakat.
Ketua Yayasan Jiva Svastha Nusantara, Felicia Annelinde, menekankan pentingnya
kebersihan dan higienitas saat memilih sumber air minum, baik dari air minum dalam kemasan maupun dari depot air minum isi ulang.

“Masyarakat perlu memastikan tidak hanya kebersihan depot air isi ulang, tetapi juga cara pengelolaan air minum yang benar,” ujarnya.Felicia membagikan beberapa tips sederhana untuk mencegah kontaminasi bakteri:
● Hindari menyentuh leher galon saat mengisi ulang air, karena dapat meningkatkan risiko kontaminasi dari tangan ke dalam air minum.
● Gunakan galon yang masih baru atau dalam kondisi baik, karena galon yang terlalu sering dipakai lebih rentan terhadap bakteri dan mikroba.
● Pastikan air yang digunakan telah melalui proses sterilisasi, misalnya dengan
menggunakan sinar UV atau metode filtrasi yang memadai.
● Rutin membersihkan dispenser air untuk menghindari pertumbuhan bakteri dan jamur.

Sebagai langkah konkret, Yayasan Jiva Svastha Nusantara meluncurkan program penukaran galon bermerek dengan galon baru tanpa merek secara gratis kepada masyarakat.

Galon baru tanpa merek dapat ditukarkan kembali dengan galon baru milik depot, sehingga risiko kontaminasi dari galon lama bisa diminimalkan. Berbeda jika menggunakan galon bermerk, pihak depot tidak akan mengganti galon milik konsumen dengan yang baru,” jelas
Felicia.

Selain itu, Yayasan juga mendistribusikan panduan kebersihan air minum dalam bentuk brosur dan kampanye digital. Harapannya, informasi ini dapat menjangkau lebih banyak masyarakat
yang tidak dapat menghadiri acara secara langsung.

Sementara itu, Ketua Umum IAKMI Kota Bandung, Nilla Avianty, mengimbau masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih depot air minum isi ulang.
“Pastikan depot bersih, bebas banjir, memiliki sertifikasi, dan lolos uji laboratorium. Kualitas air bisa dikenali dari kejernihan, tidak berasa, dan aromanya yang wajar. Masyarakat juga perlu menanyakan hasil uji laboratorium secara berkala untuk memastikan standar kualitas depot tetap terjaga,” kata Nilla.

Melalui program edukasi ini, Yayasan Jiva Svastha Nusantara berkomitmen untuk terus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersihan air minum melalui kolaborasi dengan berbagai mitra serta kampanye berbasis komunitas dan digital.
Selain kampanye, Yayasan Jiva Svastha Nusantara dan IAKMI Kota Bandung juga terus melakukan advokasi untuk mendorong dirumuskannya kebijakan yang bisa menjadi dasar dalam penindakan dan pengawasan kualitas air minum, terutama yang diolah depot air minum isi ulang.

“Kolaborasi dengan pemerintah, dinas kesehatan, dan instansi terkait sangat penting untuk memastikan regulasi yang lebih baik dalam menjaga standar keamanan air minum bagi masyarakat. Diperlukan kebijakan yang jelas untuk membina depot yang tidak memenuhi
standar kebersihan dan memastikan setiap depot memiliki sertifikasi yang valid,” tutup Felicia.

Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
udemy free download
download intex firmware
Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: Air galoncobisnis.comYayasan jiva svastha

Related Posts

Dishub DKI Buka Evaluasi Ganjil Genap, Ini Masukannya

Dishub DKI Buka Evaluasi Ganjil Genap, Ini Masukannya

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta membuka kembali evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan ganjil genap di sejumlah ruas jalan...

Semeru Erupsi Empat Kali, Letusan Capai 1.300 Meter

Semeru Erupsi Empat Kali, Letusan Capai 1.300 Meter

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas erupsi pada Minggu (27/9) pagi. Letusan tersebut menghasilkan kolom abu setinggi sekitar...

Profesor IPB Ungkap Potensi Kimpul yang Jarang Diketahui

Profesor IPB Ungkap Potensi Kimpul yang Jarang Diketahui

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Umbi kimpul dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi salah satu sumber pangan lokal bernilai ekonomi. Tanaman tersebut...

Marc Klok Sedih Namanya Tak Masuk Skuad Garuda

Marc Klok Sedih Namanya Tak Masuk Skuad Garuda

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Marc Klok mengungkapkan kekecewaannya setelah tidak mendapat panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam FIFA ASEAN Cup 2026....

Ganti Sampo Tiba-tiba Ketombean, Mitos atau Fakta?

Ganti Sampo Tiba-tiba Ketombean, Mitos atau Fakta?

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Munculnya serpihan pada kulit kepala setelah mengganti sampo kerap membuat orang mengira produk baru tersebut menyebabkan ketombe....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menggantung Handuk - pexels/https://kaboompics.com/

4 Tanda Sudah Saatnya Ganti Handuk Baru

September 26, 2026
OJK Dorong Peternak Ayam Jabar Tembus Pasar Global

OJK Dorong Peternak Ayam Jabar Tembus Pasar Global

September 26, 2026
LRT Kelapa Gading-Manggarai Diserbu, 100.343 Penumpang dalam 10 Hari

LRT Kelapa Gading-Manggarai Diserbu, 100.343 Penumpang dalam 10 Hari

September 26, 2026
Kementerian ESDM menegaskan harga Pertalite tidak naik hingga akhir 2026 dan membantah informasi kenaikan yang beredar di media sosial.

ESDM Pastikan Harga Pertalite Tidak Naik

September 25, 2026
Minum Kopi - pexels/Kevin Malik

Minum Kopi di Pagi Hari Bisa Memperlancar Buang Air Besar, Benarkah?

September 27, 2026
Dishub DKI Buka Evaluasi Ganjil Genap, Ini Masukannya

Dishub DKI Buka Evaluasi Ganjil Genap, Ini Masukannya

September 27, 2026
Spanyol Comeback, Kalahkan Inggris 3-2 di Wembley

Ternyata Segini Hadiah Juara Liga 1

September 27, 2026
Semeru Erupsi Empat Kali, Letusan Capai 1.300 Meter

Semeru Erupsi Empat Kali, Letusan Capai 1.300 Meter

September 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved