• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, October 13, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Standard Chartered Bahas Masa Depan Pembayaran Digital

Dwi Natasya by Dwi Natasya
October 13, 2026
in Uncategorized
0
Standard Chartered Indonesia menggelar Treasury Leadership Forum 2026 untuk membahas pembayaran digital, AI, dan peluang Indonesia di tengah perubahan rantai pasok global.

Standard Chartered Indonesia menggelar Treasury Leadership Forum 2026 untuk membahas pembayaran digital, AI, dan peluang Indonesia di tengah perubahan rantai pasok global.

JAKARTA, Cobisnis.com – Standard Chartered Indonesia menggelar Indonesia Treasury Leadership Forum 2026 di Jakarta pada Selasa (13/10/2026) untuk membahas masa depan sistem pembayaran, perkembangan teknologi keuangan, serta perubahan rantai pasok global.

Mengusung tema “The Blueprint for Tomorrow: From Today’s Disruption to Tomorrow’s Opportunity”, forum tahunan ini mempertemukan regulator, pelaku industri, pemimpin korporasi, dan para ahli untuk membahas strategi perusahaan menghadapi dinamika ekonomi global.

Forum tersebut merupakan penyelenggaraan kedua di Indonesia dan menghadirkan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) sekaligus CEO Sintesa Group, Shinta Kamdani, sebagai pembicara utama.

CEO Standard Chartered Indonesia, Donny Donosepoetro OBE, mengatakan perkembangan pembayaran digital menunjukkan perubahan kebutuhan transaksi yang semakin cepat.

“Pertumbuhan pembayaran digital di Indonesia menunjukkan betapa cepatnya kebutuhan transaksi terus berkembang. Menurut Bank Indonesia, volume transaksi pembayaran digital pada bulan Agustus 2026 mencapai 6,11 miliar transaksi, atau tumbuh lebih dari 40% dibandingkan tahun sebelumnya. Ke depan, kecerdasan buatan (AI) dan mata uang digital berpotensi mengubah cara perusahaan melakukan transaksi keuangan, sehingga transaksi tidak hanya menjadi lebih cepat, tetapi juga semakin otomatis, cerdas, dan terhubung,” ujar Donny.

Ia juga mengacu pada laporan Future of Trade 2026 dari Standard Chartered yang memproyeksikan percepatan digitalisasi perdagangan berpotensi meningkatkan nilai perdagangan global sebesar US$2,8 triliun atau 6,9% di atas proyeksi dasar pada 2031.

Menurut Donny, penggunaan AI, dokumen digital, dan otomatisasi dapat membantu perusahaan menjalankan perdagangan lintas negara secara lebih efisien sekaligus memperluas peluang bisnis.

Forum tahun ini membahas dua tema utama. Sesi “The Future of Payments: Intelligent. Instant. Resilient.” menyoroti potensi pembayaran real-time, AI, aset digital, dan konektivitas dalam mengubah pengelolaan pembayaran serta likuiditas perusahaan. Diskusi tersebut juga membahas keamanan siber, pencegahan penipuan, dan ketahanan operasional.

Sesi berikutnya, “Rewiring Global Supply Chains: From Uncertainty to Opportunity”, mengulas dampak ketegangan geopolitik, perubahan kebijakan perdagangan, dan diversifikasi produksi terhadap strategi rantai pasok perusahaan.

Perubahan tersebut dinilai membuka peluang bagi Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM yang disampaikan dalam forum, realisasi investasi Indonesia pada 2025 mencapai Rp1.931,2 triliun, tumbuh 12,7% secara tahunan. Sementara itu, investasi hilirisasi mencapai Rp584,1 triliun atau meningkat 43,3% dibandingkan tahun sebelumnya.

Namun, peningkatan investasi perlu diikuti dengan penguatan pemasok lokal, keterampilan tenaga kerja, teknologi, infrastruktur, logistik, dan pembiayaan agar nilai tambah ekonomi dapat lebih banyak dipertahankan di dalam negeri.

Dalam pidato utamanya, Shinta Kamdani menekankan tiga faktor untuk menghadapi perubahan ekonomi global, yakni peluang, daya saing, dan konektivitas.

“Peluang berarti menangkap pasar baru, beradaptasi dengan perubahan rantai pasok global, dan memanfaatkan perkembangan teknologi. Daya saing berarti meningkatkan produktivitas, mengelola biaya, serta menciptakan iklim usaha yang lebih pasti. Sementara itu, konektivitas berarti memperkuat rantai pasok, logistik, akses pembiayaan, dan sistem pembayaran, baik di dalam negeri maupun lintas negara,” ujar Shinta.

Ia menambahkan bahwa ketiga faktor tersebut perlu berjalan beriringan agar dunia usaha dapat memanfaatkan peluang dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan.

Di sisi layanan, Standard Chartered Indonesia telah meluncurkan Payouts-as-a-Service untuk membantu nasabah korporasi mengotomatisasi pembayaran dalam skala besar dan berulang berdasarkan parameter bisnis yang ditentukan.

Perusahaan juga meraih sejumlah penghargaan dalam The Asset Triple A Treasurise Awards 2026, termasuk Best Payments and Collections serta Best RMB Bank in Indonesia untuk tahun kedua berturut-turut.

Melalui Indonesia Treasury Leadership Forum 2026, Standard Chartered menegaskan komitmennya mempertemukan pemangku kepentingan untuk bertukar pandangan mengenai perkembangan treasury dan membantu perusahaan menghadapi perubahan ekonomi serta memanfaatkan peluang pertumbuhan.

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
download udemy paid course for free
download lava firmware
Download Nulled WordPress Themes
lynda course free download
Tags: cobisnis.comDonny DonosepoetroShinta KamdaniStandard Chartered IndonesiaTreasury Leadership Forum 2026

Related Posts

TransJakarta Bakal Pakai Bus Listrik, Hidrogen, dan Hybrid pada 2029

TransJakarta Bakal Pakai Bus Listrik, Hidrogen, dan Hybrid pada 2029

by Hidayat Taufik
October 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengalokasikan dana Rp 5,07 triliun untuk mempercepat penggunaan bus berbasis energi ramah lingkungan...

Menlu Iran Abbas Araghchi memperingatkan bahaya lingkungan akibat serangan AS-Israel terhadap fasilitas energi, termasuk risiko pencemaran udara, tanah, dan air.

Serangan AS-Israel ke Iran Picu Ancaman Lingkungan Serius

by Desti Dwi Natasya
October 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi memperingatkan dampak lingkungan serius akibat serangan Amerika Serikat (AS) dan...

Guru PPPK Paruh Waktu Ditargetkan Beralih Status pada Awal 2027

Guru PPPK Paruh Waktu Ditargetkan Beralih Status pada Awal 2027

by Hidayat Taufik
October 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Perubahan status guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi penuh waktu ditargetkan mulai terlaksana...

Kenapa Bangun Tidur Terasa Haus? Ini Hubungannya dengan Gula Darah

Kenapa Bangun Tidur Terasa Haus? Ini Hubungannya dengan Gula Darah

by Hidayat Taufik
October 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Merasa haus setelah bangun tidur merupakan kondisi yang kerap dialami banyak orang. Hal ini umumnya terjadi karena...

Trump Mau Namanya Dipakai untuk Dua Samudra Besar?

Trump Mau Namanya Dipakai untuk Dua Samudra Besar?

by Hidayat Taufik
October 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali membuat pernyataan yang menarik perhatian terkait nama geografis. Ia mengemukakan gagasan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Guardian Indonesia Luncurkan MyGuardian Rewards, Ada Poin Belanja hingga Voucher Rp100.000

Guardian Indonesia Luncurkan MyGuardian Rewards, Ada Poin Belanja hingga Voucher Rp100.000

October 12, 2026
IHCSA

Bisnis Makin Lintas Batas, Risiko Hukum Makin Kompleks

October 12, 2026
BSI dan BPJS Kesehatan Perkuat Kerja Sama, Pembayaran Iuran JKN Makin Mudah

BSI dan BPJS Kesehatan Perkuat Kerja Sama, Pembayaran Iuran JKN Makin Mudah

October 12, 2026
Penelitian ilmuwan China menyoroti gen kuno CCNB1IP1 dan elemen pengaturnya yang diduga berperan dalam pembentukan lipatan korteks otak manusia.

Gen Kuno Diduga Berperan dalam Pembentukan Lipatan Otak

October 12, 2026
Serangan Houthi menghantam sejumlah bandara Arab Saudi meski negara itu memiliki sistem Patriot dan THAAD. Pakar menyoroti sejumlah faktor penyebabnya.

Mengapa Rudal Houthi Bisa Tembus Pertahanan Saudi?

October 13, 2026
Iran mengancam menargetkan pusat data, fasilitas AI, dan kabel komunikasi terkait AS di kawasan Teluk jika konflik dengan Washington kembali memanas.

Iran Ancam Hancurkan Pusat Data dan Fasilitas AI AS

October 13, 2026
Standard Chartered Indonesia menggelar Treasury Leadership Forum 2026 untuk membahas pembayaran digital, AI, dan peluang Indonesia di tengah perubahan rantai pasok global.

Standard Chartered Bahas Masa Depan Pembayaran Digital

October 13, 2026
Asuransi Jasindo mendorong pengelolaan risiko maritim melalui perlindungan kapal, muatan, dan tanggung jawab hukum untuk mendukung kelancaran logistik laut.

Jasindo Perkuat Mitigasi Risiko untuk Logistik Laut

October 13, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved