• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, March 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Sidang Dugaan Korupsi LPEI: Saksi Tegaskan Kredit PT Petro Energy Lancar dan Sesuai Prosedur

Dwi Natasya by Dwi Natasya
October 8, 2025
in Nasional
0
Sidang Dugaan Korupsi LPEI: Saksi Tegaskan Kredit PT Petro Energy Lancar dan Sesuai Prosedur

JAKARTA, Cobisnis.com – Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Kelas IA Khusus kembali menggelar sidang lanjutan perkara dugaan korupsi terkait pembiayaan ekspor oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). Kasus ini menyeret tiga terdakwa dari PT Petro Energy (PT PE), yakni Newin Nugroho selaku Direktur Utama, Susy Mira Dewi Sugiarta sebagai Direktur Keuangan, serta Jimmy Masrin yang menjabat Presiden Direktur PT Caturkarsa Megatunggal sekaligus Komisaris Utama PT Petro Energy.

Sidang yang berlangsung pada Senin, 6 Oktober 2025, menghadirkan enam saksi, termasuk mantan Direktur Pelaksana LPEI Dwi Wahyudi dan Arif Setiawan, serta sejumlah pejabat dan analis risiko dari lembaga tersebut.

Dalam kesaksiannya, Arif Setiawan menyampaikan bahwa selama masa jabatannya, PT Petro Energy selalu memenuhi kewajiban pembayaran kredit tanpa pernah mengalami tunggakan. “Selama saya menjabat hingga pensiun, PT Petro Energy selalu lancar dan tidak pernah bermasalah,” ujar Arif. Ia menambahkan bahwa rekam jejak pembayaran menjadi dasar utama dalam keputusan perpanjangan fasilitas pembiayaan.

Arif juga menjelaskan bahwa setiap pengajuan kredit melewati proses analisis risiko berlapis sebelum disetujui direksi. “Kalau dari bawah sudah oke, saya juga oke,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa LPEI menghadapi tantangan dalam mencari debitur yang benar-benar memenuhi kriteria kelayakan. Reputasi baik Grup Jimmy Masrin pun menjadi salah satu pertimbangan positif dalam proses tersebut.

Terkait jaminan, Arif menjelaskan bahwa bentuknya bisa berupa aset, persediaan, piutang, maupun corporate guarantee dengan penilaian berdasarkan kredibilitas penjamin.

Sementara itu, mantan Kepala Departemen Pembiayaan LPEI, Muhammad Pradithya, menegaskan bahwa pengenalan PT Petro Energy ke LPEI murni dilakukan secara profesional, bukan karena intervensi dari pihak tertentu. “Saya memang mencari PT Petro Energy karena itu bagian dari target saya untuk membawa Grup Lautan Luas sebagai nasabah LPEI,” ujarnya.

Menanggapi pertanyaan Jaksa terkait pertemuan antara pejabat LPEI dan perwakilan PT Petro Energy di kawasan Slipi, Pradithya menyebut bahwa pertemuan tersebut bersifat informal. “Jabat tangan itu hanya simbol sopan santun, bukan persetujuan resmi untuk kredit,” tegasnya. Ia menjelaskan bahwa proses resmi tetap berjalan melalui penyusunan Memorandum Analisis Pembiayaan (MAP) yang memakan waktu sekitar empat bulan dengan berbagai tahapan verifikasi dan evaluasi risiko.

Keterangan senada disampaikan oleh Kemas Endi Aryo Kusumo, Relationship Manager LPEI, yang menegaskan bahwa prosedur pemberian kredit kepada PT Petro Energy dilakukan sesuai ketentuan. “MAP kami susun berlapis dengan analisis kelayakan dan review risiko oleh beberapa unit terkait,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa nilai pembiayaan sebesar USD 22 juta didasarkan pada kontrak penjualan minyak antara PT Petro Energy dengan PT Apex Indopacific dan PT Hokari Linex, dengan pembayaran kredit yang selama periode 2015–2017 berjalan lancar. “PT PE rutin melaporkan laporan keuangan triwulanan dan tahunan yang diaudit,” tambahnya.

Penasihat hukum terdakwa Jimmy Masrin, Soesilo Aribowo, SH, MH, menegaskan bahwa kliennya tidak pernah menerima aliran dana pinjaman secara pribadi. Ia menyebut seluruh proses pembiayaan dilakukan sesuai prosedur dan peraturan yang berlaku, termasuk penerapan prinsip know your customer (KYC).

“Tidak ada satu rupiah pun dana yang masuk ke rekening pribadi Pak Jimmy. Semua digunakan untuk kegiatan operasional perusahaan,” ujar Soesilo.

Ia juga menjelaskan bahwa pinjaman tambahan sebesar Rp400 miliar merupakan bagian dari fasilitas resmi yang telah direstrukturisasi pada 2016 melalui mekanisme PKPU. Kesepakatan pembayaran senilai USD 60 juta telah dijalankan, dengan sisa USD 30 juta yang masih berjalan hingga 2028 tanpa tunggakan.

“Kalau cicilan masih berjalan lancar dan kreditnya current, di mana letak kerugiannya?” tegas Soesilo. Ia juga menolak anggapan bahwa hubungan pribadi Jimmy Masrin berpengaruh pada keputusan pembiayaan, karena kepemilikannya di PT Caturkarsa relatif kecil dan tidak mempengaruhi proses pengambilan keputusan di LPEI.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
lynda course free download
download micromax firmware
Free Download WordPress Themes
udemy course download free
Tags: cobisnis.comKorupsiLembaga Pembiayaan Ekspor IndonesiaLPEIPengadilan negeri Jakarta pusatPT Petro Energy

Related Posts

Setelah Negosiasi Panjang, Iran Akhirnya Bebaskan Tanker Indonesia dari Hormuz

Setelah Negosiasi Panjang, Iran Akhirnya Bebaskan Tanker Indonesia dari Hormuz

by Hidayat Taufik
March 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Iran akhirnya memberikan izin kepada dua kapal tanker milik Indonesia untuk keluar dari Selat Hormuz setelah...

Mendapat Perhatian dan Kepercayaan Publik, INDGold Hadir di Program Ask Me Anything

Mendapat Perhatian dan Kepercayaan Publik, INDGold Hadir di Program Ask Me Anything

by Dwi Natasya
March 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Platform kripto IDNGold terus menarik perhatian publik seiring meningkatnya aktivitas transaksi dan minat investor. Ekosistem berbasis blockchain ini...

Senat AS Setujui Pendanaan Sebagian DHS Dalam Sidang Tengah Malam

Senat AS Setujui Pendanaan Sebagian DHS Dalam Sidang Tengah Malam

by Zahra Zahwa
March 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – United States Senate secara bulat menyetujui pendanaan sebagian besar Department of Homeland Security dalam sidang tengah malam...

Trailer Perdana Harry Potter Versi Serial HBO Max Resmi Dirilis

Trailer Perdana Harry Potter Versi Serial HBO Max Resmi Dirilis

by Zahra Zahwa
March 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Trailer perdana serial Harry Potter resmi dirilis dan langsung menarik perhatian penggemar menjelang penayangan perdana pada Hari...

California Ubah Nama Hari Cesar Chavez Setelah Muncul Tuduhan Pelecehan Seksual

California Ubah Nama Hari Cesar Chavez Setelah Muncul Tuduhan Pelecehan Seksual

by Zahra Zahwa
March 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – California resmi mengganti nama hari libur Cesar Chavez Day menjadi Farmworkers Day setelah muncul tuduhan pelecehan seksual...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BNI Resmi Tutup Internet Banking Mulai 21 April 2026, Nasabah Dipaksa Beralih ke Aplikasi Mobile

BNI Resmi Tutup Internet Banking Mulai 21 April 2026, Nasabah Dipaksa Beralih ke Aplikasi Mobile

March 27, 2026
Ekspor nikel NPI segera dikenakan bea keluar pemerintah fokus genjot pendapatan negara

Ekspor nikel NPI segera dikenakan bea keluar pemerintah fokus genjot pendapatan negara

March 28, 2026
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Kabur ke Jakarta, Tersangka Perbankan BPR DCN Malang Akhirnya Diamankan OJK dan Polri

Kabur ke Jakarta, Tersangka Perbankan BPR DCN Malang Akhirnya Diamankan OJK dan Polri

March 27, 2026
Setelah Negosiasi Panjang, Iran Akhirnya Bebaskan Tanker Indonesia dari Hormuz

Setelah Negosiasi Panjang, Iran Akhirnya Bebaskan Tanker Indonesia dari Hormuz

March 28, 2026
Mendapat Perhatian dan Kepercayaan Publik, INDGold Hadir di Program Ask Me Anything

Mendapat Perhatian dan Kepercayaan Publik, INDGold Hadir di Program Ask Me Anything

March 28, 2026
Indonesia melaju ke final FIFA Series

Indonesia melaju ke final FIFA Series

March 28, 2026
Arak Heavy Water Reactor Iran Diserang AS‑Israel, Perang di Timur Tengah Memanas

Arak Heavy Water Reactor Iran Diserang AS‑Israel, Perang di Timur Tengah Memanas

March 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved