• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Siapa yang Lebih Dulu Habis Peluru, AS‑Israel atau Iran?

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 11, 2026
in News
0
Siapa yang Lebih Dulu Habis Peluru, AS‑Israel atau Iran?

JAKARTA, Cobisnis.com – Perang antara AS-Israel dan Iran terus menunjukkan intensitas tinggi sejak hari pertama. Setiap serangan melibatkan ribuan amunisi, dari rudal balistik hingga drone tempur. Institut Studi Keamanan Nasional (INSS) mencatat lebih dari 2.000 serangan AS-Israel dan 571 rudal serta 1.391 drone diluncurkan Iran, meski sebagian berhasil dicegat.

Sejumlah pejabat Barat menilai Iran kini mulai kesulitan mempertahankan tempo tinggi. Peluncuran rudal balistik menurun 86% dibanding hari pertama perang. Penurunan ini kemungkinan merupakan strategi Iran menjaga stok senjata, namun kapasitas produksi tetap terbatas.

Drone tempur Shahed yang diproduksi massal Iran sebelum perang menjadi andalan. Meski sempat diekspor ke Rusia, peluncuran drone Iran turun 73% sejak hari pertama pertempuran. Kondisi ini menunjukkan tekanan besar terhadap kemampuan tempur negara itu.

Di sisi lain, AS tetap mengandalkan kekuatan militer superior. Presiden Donald Trump menyatakan pasokan senjata AS “nyaris tak terbatas.” Namun, sebagian senjata presisi tinggi, seperti rudal Patriot, diproduksi terbatas dan mahal, sehingga penggunaannya harus dihitung cermat.

Komando Pusat AS (Centcom) mengungkapkan fase berikutnya akan fokus pada penghancuran peluncur rudal, drone, gudang senjata, dan pabrik produksi Iran. Kondisi ini diperkirakan akan semakin melemahkan kemampuan bertahan negara tersebut.

Meski dominasi udara AS-Israel terlihat jelas, menghancurkan seluruh stok senjata Iran tidak mudah. Iran memiliki wilayah luas tiga kali Prancis, memungkinkan penyembunyian peralatan militer dari pengawasan udara.

Sejarah menunjukkan bahwa perang udara tidak selalu menentukan kemenangan. Militer Israel belum berhasil menumpas Hamas di Gaza meski dua tahun melakukan pemboman intensif. Pemberontak Houthi di Yaman juga mampu bertahan dari serangan udara AS selama setahun.

AS kini beralih dari penggunaan senjata jarak jauh mahal seperti rudal Tomahawk ke bom JDAM yang lebih murah dan efektif. Hal ini memungkinkan intensitas serangan dipertahankan dalam jangka lebih lama tanpa terlalu menguras sumber daya.

Namun, perang pertahanan udara lebih sulit dipertahankan. Setiap rudal pencegat seharga US$4 juta hanya diproduksi sekitar 700 unit per tahun. Meski memiliki 1.600 rudal Patriot, AS tetap harus cermat mengelola persediaan jika serangan Iran berlanjut.

Menurut pakar Mark Cancian dari CSIS, AS bisa bertahan lebih lama dibanding Iran, terutama jika Trump mengatur strategi penggunaan senjata. Sementara itu, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menegaskan Iran tidak bisa bertahan lebih lama dari AS.

Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
download redmi firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy paid course free download
Tags: Amerika SerikatCobisnisDroneGeopolitikiranisraelPebisnismudarudalTimur tengah

Related Posts

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Dorong Komunikasi Pemerintah yang Lebih Banyak Mendengar

by Rizki Meirino
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) mendorong perubahan pendekatan komunikasi pemerintah dari penyampaian informasi satu arah menuju komunikasi yang...

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Jaga Kepercayaan Publik

by Rizki Meirino
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) memperkuat sinergi komunikasi pemerintah pusat dan daerah untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah....

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

by Rizki Meirino
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Mayapada Hospital Jakarta Selatan menggelar Mayapada Neuro Connect 2026 pada 24–25 Oktober 2026 untuk mendorong kemajuan penanganan...

Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

by Desti Dwi Natasya
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perayaan HUT ke-21 Ling Tien Kung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (25/10/2026), dihadiri sekitar...

Trump Ancam Serangan Baru ke Iran, Negosiasi Damai Masih Jadi Opsi

Trump Ancam Serangan Baru ke Iran, Negosiasi Damai Masih Jadi Opsi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuka kemungkinan melancarkan serangan militer baru terhadap Iran dalam waktu dekat. Ia...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

October 24, 2026
Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

October 24, 2026
Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

October 24, 2026
Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

October 25, 2026
Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

October 25, 2026
Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

October 25, 2026
Singkong Lampung Naik Kelas, Harga Tembus Rp3.000 per Kg

Singkong Lampung Naik Kelas, Harga Tembus Rp3.000 per Kg

October 25, 2026
Nataru Belum Tiba, Harga Cabai Sudah Tembus Rp102 Ribu per Kg

Nataru Belum Tiba, Harga Cabai Sudah Tembus Rp102 Ribu per Kg

October 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved