• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, January 9, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Entertaiment

Serial Dokumenter Taylor Swift Akhirnya Mengubah Saya Jadi Swiftie

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 17, 2025
in Entertaiment
0
Serial Dokumenter Taylor Swift Akhirnya Mengubah Saya Jadi Swiftie

JAKARTA, Cobisnis.com – “Anda tidak boleh menjadi penggemar, tetapi harus mewakili para penggemar.” Kalimat itu pernah diucapkan seseorang kepada saya bertahun-tahun lalu di sebuah ruang redaksi, dan sejak saat itu terus terngiang. Sebagai jurnalis hiburan, tugas saya adalah meliput selebritas, bukan terpesona oleh mereka.

Dalam hal Taylor Swift, selama bertahun-tahun saya cukup berhasil menjalankan prinsip itu.

Namun, semuanya berubah ketika Disney+ merilis dua episode pertama serial dokumenter terbaru Swift berjudul “The End of an Era.” Ada sesuatu dalam diri saya yang bergeser. Ya, ini terdengar dramatis, tetapi mendokumentasikan tur musik tersukses sepanjang sejarah oleh seorang artis yang berada di levelnya sendiri memang layak disebut dramatis.

Saya tidak percaya baru saja menuliskan kalimat itu.

Perlu ditegaskan, saya tidak pernah membenci Taylor Swift. Saya selalu menganggapnya sebagai penulis lagu yang sangat berbakat dan sangat terkesan dengan kepedulian serta cintanya kepada basis penggemarnya, yang dikenal sebagai Swifties.

Saya bahkan memahami fenomena fandom “semua boleh ikut” itu. Beberapa tahun lalu, sahabat saya dan saya dengan bangga mengunggah video dan foto dari konser Justin Bieber menggunakan tagar #GrownBeliebers, setelah para penonton lain terus bertanya di mana anak-anak yang kami bawa ke konser.
Anak-anak itu ternyata kami sendiri.

Namun, soal Swift, saya mengakui sempat memandang sebelah mata loyalitas total para penggemarnya. Mulai dari gelang persahabatan hingga sikap sebagian Swifties yang menolak kritik sekecil apa pun terhadap “ratu” mereka. Semua itu terasa berlebihan, sama berlebihannya dengan lelucon roti Swift ketika ia terobsesi membuat sourdough.

Menonton dua episode pertama “The End of an Era” bukan hanya memberi saya pemahaman tentang alasan di balik fandom itu, tetapi juga tentang bagaimana semuanya dibangun.

Serial ini menyajikan sisi di balik layar Eras Tour, tur dunia yang menghasilkan miliaran dolar dan menegaskan posisi Swift sebagai salah satu artis terbesar di dunia. Lebih dari itu, serial ini terasa seperti kelas master tentang bagaimana menjadi selebritas yang sangat terencana dan sadar akan citra.

Swift telah lama dikenal berani dan memahami audiensnya, termasuk apa yang mereka inginkan dan butuhkan darinya. Itulah sebabnya saya tersentuh melihat kecemasannya setelah rencana konser di Wina digagalkan akibat ancaman teror. Mata saya berkaca-kaca menyaksikan air matanya saat bertemu para penyintas muda dan keluarga korban serangan pisau brutal di Inggris yang terjadi saat pesta dansa bertema Taylor Swift.

Emosi itu menjadi pengingat kuat bahwa di balik status megabintang, ia tetap manusia.

Mungkin terdengar sederhana, tetapi dalam budaya Amerika yang kerap menggantikan bangsawan dengan selebritas, mudah sekali melupakan sisi kemanusiaan di balik gemerlap dan glamor.

Kemampuan Swift untuk menjadi bintang paling terang sekaligus sangat membumi bukanlah hal baru. Ia pernah menggelar pesta dengar album rahasia untuk para penggemarnya dan aktif berinteraksi di kolom komentar Instagram pada masa awal media sosial, sekadar memberi emoji yang berarti besar bagi para pendukungnya.

Karena itu, saya langsung memahami makna ketika dalam salah satu episode, penonton diperkenalkan dengan salah satu penari latarnya, Kameron Saunders. Seorang pria kulit hitam bertubuh besar yang dibesarkan oleh ibu tunggal, Saunders menceritakan pengorbanan ibunya demi masa depan dirinya dan sang adik. Kisahnya mencerminkan keinginan Swift untuk menjadikan pertunjukannya inklusif, dan saya menangis bersama Saunders serta ibunya dalam salah satu momen paling menghangatkan hati di serial ini.

Saunders juga menjadi orang yang diminta Swift untuk membacakan catatan tulisan tangan yang ia berikan kepada seluruh penari latar, bersamaan dengan pembagian bonus. Semua orang yang terlibat dalam tur mendapatkan bonus dan catatan pribadi darinya. Meski jumlahnya disensor, reaksi para penari menunjukkan bahwa bonus tersebut mengubah hidup mereka.

Adegan ini memperlihatkan kecerdasan Swift dalam membangun narasi. Ketika ia memberikan bonus US$100.000 kepada para sopir truk tur, berita itu menjadi tajuk utama dan dijadikan bukti loyalitas Swifties. Mengetahui bahwa kedermawanan itu meluas ke banyak pihak lain semakin memperkuat citranya dan keyakinan para penggemar bahwa mereka mendukung figur publik yang tepat.

Mungkin karena saya terbangun pukul 03.00 dini hari untuk menonton episode-episode itu begitu dirilis, pengalaman menontonnya terasa sangat intim. Saat seluruh rumah masih terlelap, serial ini terasa seperti percakapan pribadi.

Dan jika keintiman dibangun dengan tepat, cinta akan mengikuti.
Dalam kasus saya, itulah yang terjadi.

Lihat apa yang kau lakukan padaku, Taylor Swift.

Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
udemy course download free
download huawei firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy course
Tags: cobisnis.comDokumenterMusikSwiftiesTaylorSwiftTheEndOfAnEra

Related Posts

Polisi Resmi Tutup Penyelidikan Kematian Diplomat Muda Arya Daru, Tak Ditemukan Unsur Pidana

Polisi Resmi Tutup Penyelidikan Kematian Diplomat Muda Arya Daru, Tak Ditemukan Unsur Pidana

by Hidayat Taufik
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com- Polda Metro Jaya memutuskan untuk menghentikan penyelidikan kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan, yang...

Medali Emas SEA Games Martina Ayu Sukses Curi Perhatian Presiden Prabowo

Medali Emas SEA Games Martina Ayu Sukses Curi Perhatian Presiden Prabowo

by Hidayat Taufik
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Prestasi atlet Indonesia Martina Ayu di ajang SEA Games 2025 mendapat perhatian khusus dari Presiden Prabowo Subianto....

KPK Tetapkan Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Kasus Kuota Haji 2024, Kerugian Negara Masih Diaudit BPK

KPK Tetapkan Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Kasus Kuota Haji 2024, Kerugian Negara Masih Diaudit BPK

by Hidayat Taufik
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dua pihak sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan kuota haji tahun...

Petenis Tampil Sangat Buruk Hingga Viral, Panitia Turnamen Akui Seharusnya Tak Membiarkannya Terjadi

Petenis Tampil Sangat Buruk Hingga Viral, Panitia Turnamen Akui Seharusnya Tak Membiarkannya Terjadi

by Zahra Zahwa
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah pertandingan tenis yang seharusnya luput dari perhatian justru menjadi viral di media sosial. Laga babak pertama...

Kru NASA Pulang Lebih Cepat Dari ISS Usai Alami Masalah Medis Di Luar Angkasa

Kru NASA Pulang Lebih Cepat Dari ISS Usai Alami Masalah Medis Di Luar Angkasa

by Zahra Zahwa
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Empat astronot NASA dijadwalkan kembali ke Bumi lebih cepat dari rencana setelah salah satu anggota kru mengalami...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bank Mandiri Salurkan 70% Dana Pemerintah, Purbaya Beri Sinyal Tambahan Stimulus

Pak Purbaya: Beli Rumah Baru Tahun 2026, PPN Ditanggung Pemerintah 100 Persen

January 8, 2026
Prediksi Gila tapi Masuk Akal: Skenario Pasar Saham di 2026

Akhirnya Pecah! IHSG Resmi Sentuh Level 9.000

January 8, 2026
Dalang Scam Internasional Chen Zhi Ditangkap, Aset Miliaran Disita

Dalang Scam Internasional Chen Zhi Ditangkap, Aset Miliaran Disita

January 8, 2026
AS Beri Izin Tahunan, Samsung dan SK Hynix Bisa Kirim Peralatan Chip ke China pada 2026

AS Hentikan Bantuan ke Somalia, Tuduh Pejabat Sita dan Rusak Gudang Pangan Donasi

January 8, 2026
Herdman Tak Bisa Mainkan Thom Haye dan Pattynama di FIFA Series 2026

Herdman Tak Bisa Mainkan Thom Haye dan Pattynama di FIFA Series 2026

January 9, 2026
Purbaya Pastikan Dana Program Makan Bergizi Tetap Jalan dan Efektif

Utang 2025 Rp736,3 T, Purbaya Sebut Hampir Sentuh Target APBN

January 9, 2026
Insomnia Bikin Capek? Ahli Tidur Bilang Screen Time Masih Bisa Aman

Insomnia Bikin Capek? Ahli Tidur Bilang Screen Time Masih Bisa Aman

January 9, 2026
Polisi Resmi Tutup Penyelidikan Kematian Diplomat Muda Arya Daru, Tak Ditemukan Unsur Pidana

Polisi Resmi Tutup Penyelidikan Kematian Diplomat Muda Arya Daru, Tak Ditemukan Unsur Pidana

January 9, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved