JAKARTA, Cobisnis.com – Aktris Hollywood Selma Blair akhirnya buka suara dan menyampaikan permintaan maaf setelah terlibat insiden dalam penerbangan Delta Air Lines dari Los Angeles menuju New York pada 11 Oktober 2026. Melalui sebuah video yang diunggah di media sosial pada Jumat (30/10/2026), bintang film Cruel Intentions tersebut mengaku menyesal telah membuat sejumlah orang kecewa, terluka, dan ketakutan.
Dalam video tersebut, Blair mengatakan dirinya memahami bahwa publik berhak mendengar langsung penjelasannya setelah beberapa pekan memilih diam. Namun, ia mengaku belum dapat membicarakan kejadian tersebut secara terperinci karena masih ada proses hukum yang berjalan.
“Saya tahu sudah beberapa minggu saya diam sejak 11 Oktober. Dan kalian berhak mendengar langsung dari saya. Saya minta maaf karena membutuhkan waktu selama ini,” ujar Blair.
Ia kemudian menegaskan bahwa dirinya tidak pernah berniat menyakiti ataupun menakut-nakuti siapa pun sepanjang hidupnya.
“Kepada orang-orang yang saya kecewakan, yang saya sakiti, yang saya takuti, yang saya buat khawatir, saya sungguh meminta maaf,” katanya.
Blair juga menyampaikan terima kasih kepada orang-orang yang telah memberikan dukungan kepadanya dan sang putra. Ia memastikan anjing pelayan miliknya bernama Scout yang turut mendampinginya dalam penerbangan tersebut berada dalam kondisi baik.
Kronologi Insiden di Pesawat
Insiden tersebut terjadi ketika Blair berada dalam penerbangan Delta Air Lines dari Los Angeles menuju New York. Setelah pesawat mendarat di Bandara Internasional John F. Kennedy, petugas kepolisian dilaporkan datang untuk menangani situasi yang melibatkan aktris berusia 54 tahun tersebut.
Dua awak kabin dilaporkan mengalami cedera, sementara salah satunya harus mendapatkan pemeriksaan medis. Blair kemudian dibawa ke rumah sakit untuk menjalani evaluasi kesehatan.
Dalam dokumen perkara, Blair dituduh melakukan penyerangan terhadap seorang petugas kepolisian dan perawat yang menanganinya setelah kejadian di pesawat. Ia menghadapi dua dakwaan penyerangan tingkat dua dan telah menyatakan tidak bersalah dalam persidangan pada 12 Oktober 2026.
Pengacaranya menyebut tindakan Blair bukan dilakukan secara sengaja. Ia diduga mengalami kondisi kebingungan dan disorientasi setelah melewatkan beberapa dosis obat yang digunakan untuk mengendalikan gejala neurologis, serta mengalami benturan kepala selama penerbangan.
Perwakilan Blair sebelumnya juga menyatakan bahwa aktris tersebut mengalami keadaan darurat medis. Blair diketahui mengumumkan diagnosis multiple sclerosis (MS) pada 2018 dan selama ini terbuka mengenai perjuangannya menghadapi penyakit tersebut.
Saat ini, Blair memilih memprioritaskan kesehatan dan putranya sembari menjalani proses hukum. Sidang lanjutan kasus tersebut dijadwalkan berlangsung pada 19 Januari 2027.













