• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, September 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Sejarah Roblox: Dari DynaBlocks hingga Jadi Raksasa Game Global dengan 200 Juta Pemain

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 15, 2025
in Teknologi
0
Sejarah Roblox: Dari DynaBlocks hingga Jadi Raksasa Game Global dengan 200 Juta Pemain

JAKARTA, Cobisnis.com – Roblox kini dikenal sebagai salah satu platform game terbesar di dunia dengan lebih dari 200 juta pengguna aktif bulanan. Namun, perjalanan Roblox menuju titik ini bukanlah hal instan. Sejarah panjangnya mencerminkan perkembangan industri game global yang semakin terhubung dengan ekonomi digital dan budaya kreator.

Roblox pertama kali dikembangkan pada 2004 oleh David Baszucki dan Erik Cassel. Kala itu, game ini masih bernama DynaBlocks sebelum akhirnya berganti nama menjadi Roblox pada 2005. Nama Roblox sendiri merupakan gabungan dari kata “robots” dan “blocks”, merefleksikan konsep dunia virtual berbasis konstruksi blok. Pada 1 September 2006, Roblox resmi dirilis ke publik dan mulai menapaki jalannya di industri gim daring.

Sejak awal, Roblox membawa konsep unik berupa sandbox online, tempat pemain tidak hanya bermain tetapi juga membuat game mereka sendiri. Fitur Roblox Studio yang diluncurkan pada periode 2006–2012 menjadi kunci, karena memungkinkan pengguna menciptakan pengalaman virtual berbasis scripting Lua. Pada fase ini, Robux sebagai mata uang virtual juga diperkenalkan pada 2007, membuka jalan menuju ekosistem ekonomi internal.

Fitur sosial seperti teman, chat, dan grup semakin memperkuat komunitas pengguna. Dengan demikian, Roblox tumbuh bukan sekadar sebagai gim, melainkan platform sosial interaktif. Hal ini menempatkan Roblox pada posisi berbeda dibandingkan gim online lainnya, karena mampu menggabungkan hiburan, kreativitas, dan jejaring sosial dalam satu ekosistem.

Pertumbuhan pesat terjadi pada 2013–2016 ketika Roblox mulai merambah perangkat mobile. Kehadirannya di iOS, Android, dan konsol Xbox One memperluas basis pengguna secara signifikan. Konten buatan pengguna (user generated content/UGC) serta sistem monetisasi memberikan peluang bagi pengembang kecil hingga individu untuk meraup keuntungan dari gim mereka. Hingga 2016, Roblox mencatat lebih dari 30 juta pengguna aktif bulanan.

Memasuki era 2017–2020, Roblox menjelma menjadi fenomena global di kalangan anak-anak dan remaja. Event virtual, konser musik, dan kolaborasi dengan merek ternama memperkuat posisi Roblox sebagai platform hiburan digital yang relevan dengan tren masa kini. Pada 2019, jumlah pengguna aktif bulanan Roblox melonjak hingga 100 juta, menandakan skala adopsi global yang semakin masif.

Pandemi Covid-19 menjadi titik balik besar dalam sejarah Roblox. Saat aktivitas luar ruangan terbatas, Roblox menjadi alternatif hiburan dan ruang sosial virtual. Jumlah pengguna melonjak, dan popularitas platform ini kian menancap. Pada Maret 2021, Roblox Corporation resmi melantai di Bursa Efek New York (NYSE) dengan valuasi lebih dari 40 miliar dolar AS, mempertegas posisinya sebagai pemain besar dalam industri gim dan ekonomi digital.

Pasar modal menilai langkah ini sebagai penguatan model bisnis berbasis konten buatan pengguna. Developer gim di Roblox dapat meraih miliaran rupiah hanya dari satu gim populer, yang menggambarkan potensi ekonomi kreatif digital. Perusahaan ini tidak hanya menjual hiburan, melainkan juga membuka peluang bisnis global berbasis komunitas kreator.

Hingga 2022–2025, Roblox berkembang menjadi bagian penting dari wacana metaverse. Platform ini menawarkan jutaan “experiences” buatan pengguna, dari simulasi hingga gim edukasi. Dengan basis lebih dari 200 juta pengguna aktif bulanan, Roblox kini menjadi salah satu contoh paling nyata bagaimana industri gim, kreativitas, dan ekonomi digital saling terhubung.

Sejarah Roblox memperlihatkan transformasi dari sebuah eksperimen sederhana menjadi raksasa industri global. Dari awal bernama DynaBlocks hingga sekarang, Roblox telah membuktikan bahwa masa depan gim tidak lagi sebatas hiburan, tetapi juga ekosistem ekonomi yang menghubungkan pemain, kreator, dan pasar dalam skala dunia.

Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
udemy course download free
download lava firmware
Free Download WordPress Themes
udemy free download
Tags: Cobisnisekonomi digitalGamingHistoryPebisnismudaRoblox

Related Posts

Kelompok Pro-Iran Serukan Aksi Duduk di Bandara Irak

MotoGP Mandalika 2027 Digelar Akhir Oktober

by Desti Dwi Natasya
September 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – MotoGP 2027 akan digelar dalam 22 seri di lima benua dengan sejumlah perubahan pada kalender musim depan,...

Kelompok Pro-Iran Serukan Aksi Duduk di Bandara Irak

Presley Gerber Meninggal, Keluarga Putuskan Kremasi Jenazah

by Desti Dwi Natasya
September 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presley Gerber, putra Cindy Crawford dan Rande Gerber, meninggal dunia di usia 27 tahun pada Minggu, 20...

Kelompok Pro-Iran Serukan Aksi Duduk di Bandara Irak

Manchester United Lepaskan 113 Tembakan, Baru Raih 5 Poin

by Desti Dwi Natasya
September 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Manchester United menjadi tim dengan jumlah tembakan terbanyak di Premier League 2026/27, tetapi produktivitas tersebut belum sejalan...

Kelompok Pro-Iran Serukan Aksi Duduk di Bandara Irak

Sebelum Wafat, Guruh Siapkan Kain Pemberian Fatmawati

by Desti Dwi Natasya
September 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengungkap Guruh Soekarnoputra telah menyiapkan kain yang akan digunakan...

Kelompok Pro-Iran Serukan Aksi Duduk di Bandara Irak

Kelompok Pro-Iran Serukan Aksi Duduk di Bandara Irak

by Desti Dwi Natasya
September 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kelompok bersenjata Irak yang didukung Iran, Harakat Hezbollah al-Nujaba, menyerukan aksi duduk atau sit-in di sejumlah bandara...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menggantung Handuk - pexels/https://kaboompics.com/

4 Tanda Sudah Saatnya Ganti Handuk Baru

September 26, 2026
Kementerian ESDM menegaskan harga Pertalite tidak naik hingga akhir 2026 dan membantah informasi kenaikan yang beredar di media sosial.

ESDM Pastikan Harga Pertalite Tidak Naik

September 25, 2026
OJK Dorong Peternak Ayam Jabar Tembus Pasar Global

OJK Dorong Peternak Ayam Jabar Tembus Pasar Global

September 26, 2026
LRT Kelapa Gading-Manggarai Diserbu, 100.343 Penumpang dalam 10 Hari

LRT Kelapa Gading-Manggarai Diserbu, 100.343 Penumpang dalam 10 Hari

September 26, 2026
Ganti Sampo Tiba-tiba Ketombean, Mitos atau Fakta?

Ganti Sampo Tiba-tiba Ketombean, Mitos atau Fakta?

September 27, 2026
Bereskan Kamar, Mood Bisa Lebih Baik? Ini Alasannya

Bereskan Kamar, Mood Bisa Lebih Baik? Ini Alasannya

September 27, 2026
Tempesantren

Tempesantren, Usaha Tempe Santri yang Berhasil Mandiri hingga Bisa Suplai MBG

September 27, 2026
Digigit Anjing, Kapan Harus Suntik Rabies? Ini Batas Waktunya

Digigit Anjing, Kapan Harus Suntik Rabies? Ini Batas Waktunya

September 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved