• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, August 16, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Sejarah Roblox: Dari DynaBlocks hingga Jadi Raksasa Game Global dengan 200 Juta Pemain

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 15, 2025
in Teknologi
0
Sejarah Roblox: Dari DynaBlocks hingga Jadi Raksasa Game Global dengan 200 Juta Pemain

JAKARTA, Cobisnis.com – Roblox kini dikenal sebagai salah satu platform game terbesar di dunia dengan lebih dari 200 juta pengguna aktif bulanan. Namun, perjalanan Roblox menuju titik ini bukanlah hal instan. Sejarah panjangnya mencerminkan perkembangan industri game global yang semakin terhubung dengan ekonomi digital dan budaya kreator.

Roblox pertama kali dikembangkan pada 2004 oleh David Baszucki dan Erik Cassel. Kala itu, game ini masih bernama DynaBlocks sebelum akhirnya berganti nama menjadi Roblox pada 2005. Nama Roblox sendiri merupakan gabungan dari kata “robots” dan “blocks”, merefleksikan konsep dunia virtual berbasis konstruksi blok. Pada 1 September 2006, Roblox resmi dirilis ke publik dan mulai menapaki jalannya di industri gim daring.

Sejak awal, Roblox membawa konsep unik berupa sandbox online, tempat pemain tidak hanya bermain tetapi juga membuat game mereka sendiri. Fitur Roblox Studio yang diluncurkan pada periode 2006–2012 menjadi kunci, karena memungkinkan pengguna menciptakan pengalaman virtual berbasis scripting Lua. Pada fase ini, Robux sebagai mata uang virtual juga diperkenalkan pada 2007, membuka jalan menuju ekosistem ekonomi internal.

Fitur sosial seperti teman, chat, dan grup semakin memperkuat komunitas pengguna. Dengan demikian, Roblox tumbuh bukan sekadar sebagai gim, melainkan platform sosial interaktif. Hal ini menempatkan Roblox pada posisi berbeda dibandingkan gim online lainnya, karena mampu menggabungkan hiburan, kreativitas, dan jejaring sosial dalam satu ekosistem.

Pertumbuhan pesat terjadi pada 2013–2016 ketika Roblox mulai merambah perangkat mobile. Kehadirannya di iOS, Android, dan konsol Xbox One memperluas basis pengguna secara signifikan. Konten buatan pengguna (user generated content/UGC) serta sistem monetisasi memberikan peluang bagi pengembang kecil hingga individu untuk meraup keuntungan dari gim mereka. Hingga 2016, Roblox mencatat lebih dari 30 juta pengguna aktif bulanan.

Memasuki era 2017–2020, Roblox menjelma menjadi fenomena global di kalangan anak-anak dan remaja. Event virtual, konser musik, dan kolaborasi dengan merek ternama memperkuat posisi Roblox sebagai platform hiburan digital yang relevan dengan tren masa kini. Pada 2019, jumlah pengguna aktif bulanan Roblox melonjak hingga 100 juta, menandakan skala adopsi global yang semakin masif.

Pandemi Covid-19 menjadi titik balik besar dalam sejarah Roblox. Saat aktivitas luar ruangan terbatas, Roblox menjadi alternatif hiburan dan ruang sosial virtual. Jumlah pengguna melonjak, dan popularitas platform ini kian menancap. Pada Maret 2021, Roblox Corporation resmi melantai di Bursa Efek New York (NYSE) dengan valuasi lebih dari 40 miliar dolar AS, mempertegas posisinya sebagai pemain besar dalam industri gim dan ekonomi digital.

Pasar modal menilai langkah ini sebagai penguatan model bisnis berbasis konten buatan pengguna. Developer gim di Roblox dapat meraih miliaran rupiah hanya dari satu gim populer, yang menggambarkan potensi ekonomi kreatif digital. Perusahaan ini tidak hanya menjual hiburan, melainkan juga membuka peluang bisnis global berbasis komunitas kreator.

Hingga 2022–2025, Roblox berkembang menjadi bagian penting dari wacana metaverse. Platform ini menawarkan jutaan “experiences” buatan pengguna, dari simulasi hingga gim edukasi. Dengan basis lebih dari 200 juta pengguna aktif bulanan, Roblox kini menjadi salah satu contoh paling nyata bagaimana industri gim, kreativitas, dan ekonomi digital saling terhubung.

Sejarah Roblox memperlihatkan transformasi dari sebuah eksperimen sederhana menjadi raksasa industri global. Dari awal bernama DynaBlocks hingga sekarang, Roblox telah membuktikan bahwa masa depan gim tidak lagi sebatas hiburan, tetapi juga ekosistem ekonomi yang menghubungkan pemain, kreator, dan pasar dalam skala dunia.

Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy course
download samsung firmware
Download Premium WordPress Themes Free
online free course
Tags: Cobisnisekonomi digitalGamingHistoryPebisnismudaRoblox

Related Posts

Kalah dari Makhachev Ian Garry Tetap Puji Khabib dan Timnya

Kalah dari Makhachev Ian Garry Tetap Puji Khabib dan Timnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ian Machado Garry menunjukkan sikap sportif setelah dikalahkan Islam Makhachev dalam partai utama UFC 330 di Philadelphia,...

Bareskrim Bongkar Judi Kasino di Batam, Uang Rp7,79 Miliar Disita

Bareskrim Bongkar Judi Kasino di Batam, Uang Rp7,79 Miliar Disita

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bareskrim Polri membongkar praktik judi gelanggang permainan dan kasino di Nagoya Game Zone, Batam, Kepulauan Riau, Sabtu,...

Islam Makhachev Tumbangkan Ian Garry dan Kirim Pesan ke Dunia UFC

Islam Makhachev Tumbangkan Ian Garry dan Kirim Pesan ke Dunia UFC

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Islam Makhachev berhasil mempertahankan gelar juara kelas welter UFC setelah mengalahkan Ian Machado Garry di UFC 330....

Bertahun-Tahun di Kandang Sempit 30 Singa dan Harimau Akhirnya Diselamatkan

Bertahun-Tahun di Kandang Sempit 30 Singa dan Harimau Akhirnya Diselamatkan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebanyak 30 singa dan harimau mulai dievakuasi dari bekas Kebun Binatang Luján di Argentina. Hewan tersebut bertahun...

EduTourism, Upaya Kemenpar Kenalkan Budaya dan Seni Indonesia di Pasar Australia

EduTourism, Upaya Kemenpar Kenalkan Budaya dan Seni Indonesia di Pasar Australia

by Chodijah Febriani
August 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Berkolaborasi dengan Garuda Indonesia dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Sydney, Kementerian Pariwisata memperluas pasar wisata edukasi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Impact Investment Festival

Impact Investment Festival 2026 Perkuat Kolaborasi Regulator dan Pasar Modal untuk Dorong Impact Investing Indonesia

August 15, 2026
Abbas Araghchi

Menlu Iran Tegaskan Belum Ada Keputusan untuk Kembali Berunding dengan AS

August 15, 2026
10 Daftar Hotel Terbaik di Dunia 2026

10 Daftar Hotel Terbaik di Dunia 2026

August 15, 2026
Belanja Konsumen AS Melemah pada Juli, Ekonomi Mulai Hadapi Tekanan

Mantan Profesor Cambridge Jason Arday Ditemukan Meninggal di London

August 15, 2026
Pukul 10.17 WIB Besok, Warga Diminta Hentikan Aktivitas Sejenak

Pukul 10.17 WIB Besok, Warga Diminta Hentikan Aktivitas Sejenak

August 16, 2026
Kalah dari Makhachev Ian Garry Tetap Puji Khabib dan Timnya

Kalah dari Makhachev Ian Garry Tetap Puji Khabib dan Timnya

August 16, 2026
Bareskrim Bongkar Judi Kasino di Batam, Uang Rp7,79 Miliar Disita

Bareskrim Bongkar Judi Kasino di Batam, Uang Rp7,79 Miliar Disita

August 16, 2026
Hindari 7 Kalimat Ini Saat Berbicara dengan Orang yang Mengalami Depresi

Hindari 7 Kalimat Ini Saat Berbicara dengan Orang yang Mengalami Depresi

August 16, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved