• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, October 30, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Humaniora

Segera Hadir Kata Ganti Netral Gender Dalam Bahasa Mandarin

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 28, 2025
in Humaniora
0
Segera Hadir Kata Ganti Netral Gender Dalam Bahasa Mandarin

JAKARTA, Cobisnis.com – Dalam waktu dekat, pengguna bahasa Mandarin berpotensi dapat mengetik kata ganti orang netral gender dalam sistem tulisan Tionghoa. Perkembangan ini menjadi angin segar bagi komunitas non-biner, yang selama ini kesulitan mengekspresikan identitas mereka dalam bahasa yang secara modern sangat terikat pada pembagian gender laki-laki dan perempuan.

Aktivis non-biner asal Hong Kong, Siufung Law, kerap menghadapi pertanyaan yang sama setiap kali diwawancarai media: kata ganti apa yang ingin digunakan? Dalam bahasa Inggris, Law menggunakan they/them, namun dalam bahasa Mandarin, pilihan tersebut hampir tidak tersedia. Kata ganti untuk manusia umumnya terbagi menjadi 他 (laki-laki) dan 她 (perempuan), dan keduanya tidak terasa sesuai.

Pada 2017, Law menemukan sebuah solusi potensial berupa kata ganti tidak resmi yang diciptakan oleh komunitas interseks dan non-biner. Karakter tersebut menyerupai kata ganti Mandarin yang sudah ada, namun dimodifikasi dengan simbol menyerupai huruf X di sampingnya mengingatkan pada penanda Gender X, yang di beberapa negara digunakan sebagai penanda gender ketiga pada dokumen resmi.

Meski telah beredar hampir satu dekade, karakter ini masih berada di pinggiran penggunaan. Alasannya sederhana: karakter tersebut tidak tersedia di papan ketik digital. Selama ini, kata ganti tersebut sering ditulis sebagai X也, namun cara ini dinilai merepotkan dan membingungkan bagi orang yang belum familiar.

Situasi itu mulai berubah pada September lalu, ketika karakter tersebut secara resmi ditambahkan ke dalam Unicode, standar global yang digunakan oleh pengembang web dan perusahaan teknologi untuk menampilkan simbol dan karakter di perangkat digital. Dengan masuknya karakter ini ke Unicode, pengguna nantinya dapat mengetik, mencari, dan menampilkan kata ganti tersebut di ponsel maupun komputer. Meski implementasi penuh masih bisa memakan waktu bertahun-tahun, langkah ini sudah dipandang sebagai pencapaian besar.

Bagi Law, kehadiran kata ganti ini merupakan bentuk pengakuan bahwa individu non-biner benar-benar ada dan tidak terhapus oleh sistem bahasa dan budaya yang bersifat biner. Ia menilai kata ganti netral gender dapat menjadi alternatif penting bagi mereka yang tidak ingin dilabeli sebagai laki-laki atau perempuan.

Menariknya, bahasa Mandarin sebenarnya tidak selalu bersifat biner secara gender. Pada awalnya, karakter 他 digunakan untuk merujuk pada semua orang tanpa membedakan jenis kelamin. Struktur karakter tersebut bahkan hanya bermakna “orang”, tanpa unsur gender apa pun. Baru pada awal abad ke-20, seiring meningkatnya kontak China dengan dunia Barat dan menguatnya gerakan feminisme awal, karakter 她 diciptakan untuk secara khusus merujuk pada perempuan.

Karena sejarah tersebut, sebagian orang berpendapat bahwa penciptaan kata ganti netral gender baru tidaklah perlu, sebab bentuk netral sudah ada sejak awal. Namun, penggunaan modern telah membuat 他 terlalu kuat diasosiasikan dengan laki-laki, sehingga banyak individu non-biner merasa tidak lagi nyaman menggunakannya.

Sebagai alternatif, sebagian penutur bahasa Mandarin terutama generasi muda menggunakan huruf kapital TA, yang merepresentasikan bunyi semua kata ganti Mandarin tanpa menunjukkan gender. Penggunaan TA cukup populer di media sosial dan materi iklan di China daratan. Namun, banyak pengguna merasa janggal menyisipkan huruf Latin ke dalam kalimat beraksara Mandarin.

Proses memasukkan X也 ke Unicode sendiri bukan perkara mudah. Michael Bauer, seorang profesional layanan bahasa berdarah Kanton, mengajukan aplikasi Unicode untuk karakter tersebut pada akhir 2020. Hampir lima tahun kemudian, karakter itu akhirnya disetujui. Meski demikian, tantangan berikutnya adalah menunggu perusahaan teknologi dan pembuat font memperbarui sistem mereka agar karakter tersebut benar-benar bisa digunakan secara luas.

Terlepas dari kendala teknis dan budaya, banyak pihak menilai langkah ini memiliki makna simbolis yang kuat. Dengan diakuinya X也 oleh Unicode, kata ganti tersebut tidak lagi sekadar simbol tidak resmi, melainkan bagian sah dari sistem bahasa digital global.

Hal ini menjadi sangat penting di tengah kondisi budaya Tionghoa yang relatif konservatif terhadap isu LGBTQ+. Di China daratan, komunitas ini menghadapi tekanan yang semakin besar, mulai dari pembatalan parade Pride hingga pembatasan representasi di media. Hong Kong relatif lebih terbuka, meski belum mengakui pernikahan sesama jenis, sementara Taiwan menjadi yang paling progresif sebagai wilayah pertama di Asia yang melegalkan pernikahan sesama jenis.

Dalam konteks global yang masih diwarnai peningkatan homofobia dan transfobia, kehadiran kata ganti netral gender dalam bahasa Mandarin dipandang sebagai langkah kecil namun bermakna besar. Bagi banyak individu non-biner, pilihan ini bukan sekadar soal bahasa, melainkan tentang pengakuan identitas dan keberadaan.

“Ketika kamu memiliki pilihan, itu berarti identitasmu diakui sebagai sesuatu yang sah,” kata Fan, seorang non-biner asal Hong Kong. “Keberadaan pilihan itu sendiri sudah sangat memberdayakan.”

Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
online free course
download huawei firmware
Download Nulled WordPress Themes
lynda course free download
Tags: BahasaMandarincobisnis.comNetralGender

Related Posts

Le Minerale Diduga Jadi Sponsor Acara di Bundaran HI, Benarkah?

Le Minerale Diduga Jadi Sponsor Acara di Bundaran HI, Benarkah?

by Hidayat Taufik
October 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Keterlibatan Le Minerale dalam acara Deklarasi Sumpah Pemuda yang berlangsung pada 29 Oktober 2026 menjadi perbincangan di...

Prabowo Buka Kampus Baru Taruna Nusantara, Minta Siswa Utamakan Integritas dan Patriotisme

Prabowo Buka Kampus Baru Taruna Nusantara, Minta Siswa Utamakan Integritas dan Patriotisme

by Hidayat Taufik
October 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto meresmikan gedung baru SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi di Kota Cimahi, Jawa Barat, Jumat...

Menkes Sebut Kopdes Merah Putih Bakal Dikembangkan Jadi Klinik dan Apotek

Menkes Sebut Kopdes Merah Putih Bakal Dikembangkan Jadi Klinik dan Apotek

by Hidayat Taufik
October 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah mulai mematangkan pembahasan mengenai kemungkinan Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes) Merah Putih mengembangkan usaha di sektor...

Kapolri Bertemu Muhammadiyah dan PBNU, Bahas Penguatan Keamanan Masyarakat

Kapolri Bertemu Muhammadiyah dan PBNU, Bahas Penguatan Keamanan Masyarakat

by Hidayat Taufik
October 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan kunjungan ke Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama...

Bayu Akui Dibayar Hadiri Deklarasi Bareng Raffi Ahmad, Tegaskan Bukan Mahasiswa Undira

Bayu Akui Dibayar Hadiri Deklarasi Bareng Raffi Ahmad, Tegaskan Bukan Mahasiswa Undira

by Hidayat Taufik
October 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Sosok pria beralmamater Universitas Dian Nusantara (Undira) yang hadir dalam Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 bersama...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Rosan Angkat Suara usai Singapura Panggil 8 Bos Sawit RI

Rosan Angkat Suara usai Singapura Panggil 8 Bos Sawit RI

October 29, 2026
Mulai 9 November 2026, Shopee hingga GoTo Disebut Ikut Pungut Pajak Digital

Mulai 9 November 2026, Shopee hingga GoTo Disebut Ikut Pungut Pajak Digital

October 29, 2026
ASABRI Edukasi Prajurit TNI dan Keluarga di Banjarmasin

ASABRI Edukasi Prajurit TNI dan Keluarga di Banjarmasin

October 29, 2026
CIO Danantara Pandu Sjahrir Tercatat Punya Saham di Broker Tersanksi

CIO Danantara Pandu Sjahrir Tercatat Punya Saham di Broker Tersanksi

October 29, 2026
OJK Respons Penilaian MSCI, Reformasi Pasar Modal Indonesia Terus Dipercepat

Kasus Dana PT DSI Berlanjut, OJK Telusuri Aset Pemegang Saham dan Pengurus

October 30, 2026
Ronaldo Cetak Hat-trick, Tinggal 15 Gol Menuju 1.000

China Pecat 33 Pejabat Tinggi dalam Pembersihan Besar-besaran

October 30, 2026
Ronaldo Cetak Hat-trick, Tinggal 15 Gol Menuju 1.000

China Tuduh Filipina Halangi Menteri Pertahanan Hadiri Pertemuan ASEAN

October 30, 2026
Le Minerale Diduga Jadi Sponsor Acara di Bundaran HI, Benarkah?

Le Minerale Diduga Jadi Sponsor Acara di Bundaran HI, Benarkah?

October 30, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved