• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, March 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Rusia Batasi Akses Telegram, Dorong Warga Beralih ke Aplikasi Negara

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 12, 2026
in Teknologi
0
Rusia Batasi Akses Telegram, Dorong Warga Beralih ke Aplikasi Negara

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Rusia mulai membatasi akses terhadap Telegram, salah satu aplikasi pesan paling populer di negara itu, sebagai bagian dari upaya mendorong warga beralih ke platform digital yang dikendalikan negara.

Pada Selasa waktu setempat, otoritas Rusia menyatakan pembatasan dilakukan demi “perlindungan warga Rusia,” dengan menuduh Telegram menolak memblokir konten yang dianggap “kriminal dan teroris.” Regulator telekomunikasi Rusia, Roskomnadzor, menyatakan pembatasan akan terus diberlakukan hingga “pelanggaran hukum Rusia dihapuskan.”

Roskomnadzor juga menuduh Telegram gagal melindungi data pribadi pengguna dan tidak memiliki langkah efektif untuk mencegah penipuan maupun penggunaan aplikasi untuk aktivitas kriminal dan terorisme. Telegram membantah klaim tersebut dan menyatakan pihaknya aktif memerangi penyalahgunaan platform.

Menurut kantor berita negara TASS, Telegram menghadapi denda sebesar 64 juta rubel (sekitar US$828.000) karena diduga menolak menghapus konten terlarang dan gagal melakukan pengawasan mandiri.

Sejak pembatasan mulai berlaku, ribuan pengguna di Rusia melaporkan gangguan akses. Situs pemantau layanan digital Downdetector mencatat lebih dari 11.000 keluhan dalam 24 jam terakhir, dengan banyak pengguna menyebut aplikasi berjalan lambat atau tidak bisa diakses.

Target sensor yang tak biasa

Telegram merupakan aplikasi yang digunakan luas di Rusia, termasuk oleh militer, pejabat tinggi pemerintah, media negara, hingga lembaga resmi seperti Kremlin dan Roskomnadzor sendiri. Karena itu, pembatasan ini dinilai sebagai langkah signifikan dalam kebijakan sensor digital Rusia.

Pendiri Telegram yang kelahiran Rusia, Pavel Durov, menyatakan pembatasan tersebut tidak akan berhasil. Ia menuduh pemerintah Rusia berupaya memaksa warga beralih ke aplikasi yang dikontrol negara untuk tujuan pengawasan dan sensor politik.

Sebagai alternatif, pemerintah Rusia mendorong penggunaan aplikasi Max, yang kini wajib dipra-instal pada semua ponsel dan tablet baru yang dijual di Rusia. Aplikasi Max memungkinkan pengguna berkirim pesan, melakukan panggilan suara dan video, serta transfer uang.

Menariknya, Max dikembangkan oleh VKontakte (VK), perusahaan yang dulu didirikan Durov sebelum ia menjual sahamnya dan meninggalkan Rusia pada 2014 setelah berselisih dengan Kremlin terkait permintaan data pengguna Ukraina. Saat ini, VK dimiliki negara.

Upaya lama membangun “internet tertutup”

Langkah terhadap Telegram bukan yang pertama. Rusia pernah mencoba memblokir Telegram pada 2018. Pada Agustus lalu, Roskomnadzor juga mengumumkan pembatasan sebagian panggilan di Telegram dan WhatsApp dengan alasan keamanan.

Pakar kebijakan siber Adam Segal dari Council on Foreign Relations menyebut Rusia telah lama berupaya membatasi akses warganya terhadap aplikasi global, bahkan mempelajari sistem “Great Firewall” China untuk mengontrol internet domestik. Namun, ia menilai Rusia belum mencapai tingkat pengawasan seperti China.

Meski mendapat kritik, termasuk dari blogger militer pro-perang yang mengandalkan Telegram untuk pelaporan dari garis depan Ukraina, pemerintah Rusia tampaknya menilai pembatasan tersebut sepadan dengan kepentingan keamanan dalam negeri.

Segal memperkirakan warga Rusia yang melek teknologi tetap akan mengakses Telegram melalui VPN dan metode lain untuk menghindari pembatasan.

Dengan kebijakan ini, Rusia semakin mempertegas langkahnya menuju ekosistem digital yang lebih tertutup dan terkontrol negara, sekaligus memperlebar jarak dari platform teknologi global.

Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download intex firmware
Download WordPress Themes
udemy free download
Tags: cobisnis.comRusiaSensorInternettelegram

Related Posts

Setelah Negosiasi Panjang, Iran Akhirnya Bebaskan Tanker Indonesia dari Hormuz

Setelah Negosiasi Panjang, Iran Akhirnya Bebaskan Tanker Indonesia dari Hormuz

by Hidayat Taufik
March 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Iran akhirnya memberikan izin kepada dua kapal tanker milik Indonesia untuk keluar dari Selat Hormuz setelah...

Mendapat Perhatian dan Kepercayaan Publik, INDGold Hadir di Program Ask Me Anything

Mendapat Perhatian dan Kepercayaan Publik, INDGold Hadir di Program Ask Me Anything

by Dwi Natasya
March 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Platform kripto IDNGold terus menarik perhatian publik seiring meningkatnya aktivitas transaksi dan minat investor. Ekosistem berbasis blockchain ini...

Senat AS Setujui Pendanaan Sebagian DHS Dalam Sidang Tengah Malam

Senat AS Setujui Pendanaan Sebagian DHS Dalam Sidang Tengah Malam

by Zahra Zahwa
March 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – United States Senate secara bulat menyetujui pendanaan sebagian besar Department of Homeland Security dalam sidang tengah malam...

Trailer Perdana Harry Potter Versi Serial HBO Max Resmi Dirilis

Trailer Perdana Harry Potter Versi Serial HBO Max Resmi Dirilis

by Zahra Zahwa
March 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Trailer perdana serial Harry Potter resmi dirilis dan langsung menarik perhatian penggemar menjelang penayangan perdana pada Hari...

California Ubah Nama Hari Cesar Chavez Setelah Muncul Tuduhan Pelecehan Seksual

California Ubah Nama Hari Cesar Chavez Setelah Muncul Tuduhan Pelecehan Seksual

by Zahra Zahwa
March 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – California resmi mengganti nama hari libur Cesar Chavez Day menjadi Farmworkers Day setelah muncul tuduhan pelecehan seksual...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BNI Resmi Tutup Internet Banking Mulai 21 April 2026, Nasabah Dipaksa Beralih ke Aplikasi Mobile

BNI Resmi Tutup Internet Banking Mulai 21 April 2026, Nasabah Dipaksa Beralih ke Aplikasi Mobile

March 27, 2026
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Kim Jong Un Tegaskan Korut Akan Pertahankan Status Negara Nuklir

Kim Jong Un Tegaskan Korut Akan Pertahankan Status Negara Nuklir

March 27, 2026
MPL ID S17 Resmi Dimulai, Big Match RRQ Hoshi vs ONIC Paling Dinanti

Samsung Siapkan Fold 8 dengan Upgrade Layar dan Baterai 5.000 mAh

March 27, 2026
Setelah Negosiasi Panjang, Iran Akhirnya Bebaskan Tanker Indonesia dari Hormuz

Setelah Negosiasi Panjang, Iran Akhirnya Bebaskan Tanker Indonesia dari Hormuz

March 28, 2026
Mendapat Perhatian dan Kepercayaan Publik, INDGold Hadir di Program Ask Me Anything

Mendapat Perhatian dan Kepercayaan Publik, INDGold Hadir di Program Ask Me Anything

March 28, 2026
Indonesia melaju ke final FIFA Series

Indonesia melaju ke final FIFA Series

March 28, 2026
Arak Heavy Water Reactor Iran Diserang AS‑Israel, Perang di Timur Tengah Memanas

Arak Heavy Water Reactor Iran Diserang AS‑Israel, Perang di Timur Tengah Memanas

March 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved