• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, October 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Rupiah Lanjut Melemah, Dolar AS Tembus Rp18.156 pada Selasa Sore

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 27, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Rupiah Lanjut Melemah, Dolar AS Tembus Rp18.156 pada Selasa Sore

JAKARTA, Cobisnis.com – Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Selasa, 27 Oktober 2026. Rupiah ditutup di level Rp18.156 per dolar AS, turun 21 poin atau sekitar 0,12% dibandingkan posisi sebelumnya Rp18.135.

Pelemahan ini terjadi di tengah ketidakpastian pasar keuangan global dan meningkatnya perhatian investor terhadap perkembangan geopolitik. Pergerakan nilai tukar masih dipengaruhi kombinasi sentimen eksternal dan kondisi pasar domestik.

Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah ketegangan di Timur Tengah. Perkembangan konflik dan upaya diplomatik yang melibatkan sejumlah negara membuat investor tetap berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi.

Harga minyak dunia yang bertahan di level tinggi turut menjadi perhatian bagi Indonesia. Sebagai negara yang masih membutuhkan impor minyak, kenaikan harga energi dapat meningkatkan kebutuhan dolar AS untuk membiayai impor.

Di dalam negeri, tekanan terhadap pasar saham dan obligasi juga menjadi faktor yang memengaruhi pergerakan rupiah. Ketidakpastian pasar dapat mendorong investor menyesuaikan penempatan dana dan meningkatkan permintaan terhadap valuta asing.

Pergerakan modal asing menjadi salah satu indikator yang terus dicermati pelaku pasar. Jika arus keluar modal berlanjut, tekanan terhadap nilai tukar dapat meningkat karena kebutuhan konversi dana ke mata uang asing bertambah.

Investor juga memperhatikan arah kebijakan suku bunga bank sentral AS atau Federal Reserve. Keputusan dan sinyal kebijakan The Fed dapat memengaruhi daya tarik aset berbasis dolar serta pergerakan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Selain itu, kondisi pasar keuangan domestik turut menentukan kepercayaan investor terhadap aset Indonesia. Perkembangan indeks saham, imbal hasil obligasi, dan stabilitas ekonomi menjadi sejumlah indikator yang diperhatikan dalam menentukan strategi investasi.

Pelemahan rupiah berpotensi meningkatkan biaya impor, terutama untuk barang dan bahan baku yang dibayar menggunakan dolar AS. Dampaknya terhadap harga di dalam negeri bergantung pada besarnya ketergantungan impor, biaya produksi, dan kemampuan pelaku usaha menyerap kenaikan biaya.

Ke depan, pergerakan rupiah akan bergantung pada perkembangan kondisi global dan respons pasar domestik. Pelaku pasar masih mencermati dinamika geopolitik, harga energi, arus modal asing, serta arah kebijakan moneter AS.

Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
lynda course free download
download lava firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy course
Tags: Dolar asEkonomi Indonesianilai tukar rupiahpasar keuanganRupiah melemah

Related Posts

Ringgit Malaysia Naik 3,05% ke Rp4.421, Rupiah Masih Tertekan

Ringgit Malaysia Naik 3,05% ke Rp4.421, Rupiah Masih Tertekan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai tukar rupiah melemah terhadap sejumlah mata uang regional pada Kamis (22/10/2026). Dolar Singapura menguat hingga Rp14.131,70,...

Rupiah Jebol Rp18 Ribu per Dolar AS, BI Turun Tangan Tahan Tekanan

Rupiah Jebol Rp18 Ribu per Dolar AS, BI Turun Tangan Tahan Tekanan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bank Indonesia (BI) terus melakukan intervensi di pasar valuta asing untuk menjaga stabilitas rupiah setelah nilai tukar...

Bahlil Targetkan Ekspor Nikel Naik, dari US$40 Miliar Jadi US$45 Miliar

Bahlil Targetkan Ekspor Nikel Naik, dari US$40 Miliar Jadi US$45 Miliar

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia,...

Rupiah dibuka melemah tipis ke Rp17.900 per dolar AS pada 15 Oktober 2026, di tengah kenaikan inflasi AS dan perhatian pasar terhadap kebijakan The Fed.

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Sentuh Rp17.900

by Desti Dwi Natasya
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai tukar rupiah dibuka melemah tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (15/10/2026), melanjutkan tekanan...

Rupiah Ditutup Loyo pada 12 Oktober 2026, Dolar AS Tembus Rp17.913

Rupiah Ditutup Loyo pada 12 Oktober 2026, Dolar AS Tembus Rp17.913

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai tukar rupiah ditutup melemah ke level Rp17.913 per dolar AS pada perdagangan Senin (12/10/2026). Rupiah terkoreksi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dahlan Iskan Angkat Isu Kepemilikan Asing di Balik Perubahan Saham Bayan

Dahlan Iskan Angkat Isu Kepemilikan Asing di Balik Perubahan Saham Bayan

October 26, 2026
Ekonom Apollo Global Management Torsten Slok menilai AI belum memberikan keuntungan finansial signifikan bagi mayoritas perusahaan besar di luar sektor teknologi.

Ekonom Sebut AI Belum Untungkan Perusahaan Nonteknologi

October 26, 2026
Lahan Sawit Diduga Jadi Area Tambang, Bahlil Turun Tangan

Lahan Sawit Diduga Jadi Area Tambang, Bahlil Turun Tangan

October 26, 2026
AIGNER Resmi Luncurkan Koleksi Jam Tangan Terbaru di Indonesia

AIGNER Resmi Luncurkan Koleksi Jam Tangan Terbaru di Indonesia

October 26, 2026
Luhut Dorong Pembenahan Hukum untuk Tarik Investasi Asing

Luhut Dorong Pembenahan Hukum untuk Tarik Investasi Asing

October 27, 2026
ETLE Catat 103.779 Pelanggaran di Hari Pertama Operasi Patuh Jaya 2026

ETLE Catat 103.779 Pelanggaran di Hari Pertama Operasi Patuh Jaya 2026

October 27, 2026
AstyFarm mencatat pertumbuhan nilai transaksi 52% di Tokopedia dan TikTok Shop, menjangkau 42 kota, serta memperluas lahan produksi menjadi 12 hektare.

AstyFarm Catat Transaksi Naik 52% di Tokopedia dan TikTok Shop

October 27, 2026
BUKA Group kembali menghadirkan PUJAAN Vol. 5 untuk memperkuat literasi keuangan, keamanan digital, dan akses permodalan bagi pelaku UMKM.

BUKA Group Perkuat Literasi Keuangan UMKM Lewat PUJAAN

October 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved