• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, April 12, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Rupiah Anjlok hingga Menyentuh Rp16.200 Per Dolar AS, ini Dampaknya Secara Langsung pada Masyarakat

Saeful Imam by Saeful Imam
April 19, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Rupiah Anjlok hingga Menyentuh Rp16.200 Per Dolar AS, ini Dampaknya Secara Langsung pada Masyarakat

Rupiah anjlok terhadap dolar US

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga berbagai produk di pasar berpotensi naik seiring dengan pelemahan nilai tukar rupiah, yang saat ini telah mencapai Rp 16.200 per dolar AS. Fenomena ini disebabkan oleh potensi kenaikan biaya produksi.

Menurut Ekonom dari Center of Reform on Economic (Core), Yusuf Rendy Manilet, jika pelemahan nilai tukar rupiah berlanjut dalam jangka waktu yang lama, harga barang impor kemungkinan akan meningkat. Di samping itu, sebagian industri di Indonesia masih mengandalkan bahan baku impor.

Menurut Yusuf, beberapa industri di dalam negeri bergantung pada bahan baku impor untuk proses produksi. Dia menyatakan bahwa ketika harga bahan baku tersebut naik, hal ini akan berdampak pada biaya produksi produk industri tersebut.

Dengan adanya peningkatan biaya produksi, pelaku usaha memiliki dua pilihan. Pertama, mereka bisa mempertahankan harga barang tanpa kenaikan, yang berarti mereka harus rela mengurangi margin keuntungan. Namun, tidak semua pelaku usaha memiliki fleksibilitas untuk melakukan hal ini.

Menurut Yusuf, tidak semua industri atau bisnis bisa menerapkan pendekatan ini, sehingga beberapa di antaranya terpaksa menaikkan harga barang mereka.

Langkah ini diambil untuk menyesuaikan biaya produksi dengan margin keuntungan yang diinginkan. Namun, kenaikan harga barang di pasar akhirnya berdampak pada kenaikan laju inflasi. Yusuf menjelaskan bahwa kenaikan harga barang secara cepat dapat mengubah pola konsumsi masyarakat.

Menurutnya, dampaknya, jika inflasi meningkat karena kenaikan harga barang tersebut, Bank Indonesia akan mengawasi apakah inflasi berpotensi meningkat lebih lanjut.

Apabila inflasi berlanjut, peluang Bank Indonesia untuk menurunkan suku bunga acuannya akan semakin kecil. Menurut Yusuf, suku bunga adalah salah satu alat kebijakan utama bank sentral untuk mengendalikan inflasi. Dengan suku bunga yang tinggi dalam jangka waktu yang lama, biaya pembiayaan akan tetap tinggi, yang pada gilirannya akan berdampak pada sektor riil.

Menurut Yusuf, mereka akan kesulitan mendapatkan sumber pendanaan dengan biaya yang lebih rendah.

Tags: harga-harga naikinflasi karena rupiah anjlokrupiah anjlok rp16.200 per dolar AS

Related Posts

No Content Available
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BSI Perkuat Digitalisasi Berbasis ESG, Nasabah Capai 23 Juta

BSI Perkuat Digitalisasi Berbasis ESG, Nasabah Capai 23 Juta

April 11, 2026
Bank Mandiri Taspen Gandeng UGM Perkuat Sinergi Pendidikan dan Perbankan

Bank Mandiri Taspen Gandeng UGM Perkuat Sinergi Pendidikan dan Perbankan

April 11, 2026
Viral Sumpah Injak Al-Qur’an, Dua Wanita di Lebak Diperiksa Polisi

Viral Sumpah Injak Al-Qur’an, Dua Wanita di Lebak Diperiksa Polisi

April 11, 2026
Ray White Indonesia Gelar Annual Awards 2026, Apresiasi Kinerja di Tengah Dinamika Global

Ray White Indonesia Gelar Annual Awards 2026, Apresiasi Kinerja di Tengah Dinamika Global

April 11, 2026
Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Iran Terapkan Prosedur Ketat

Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Iran Terapkan Prosedur Ketat

April 12, 2026
Mengapa Iran Berpengaruh Besar di Selat Hormuz? Ini Penjelasannya

Mengapa Iran Berpengaruh Besar di Selat Hormuz? Ini Penjelasannya

April 12, 2026
Hari Minggu Lebih Bermakna dengan Aktivitas Keluarga Ini

Hari Minggu Lebih Bermakna dengan Aktivitas Keluarga Ini

April 12, 2026
Sejarah Baru! Dua Wasit Perempuan Pimpin Laga Piala Dunia 2026

Sejarah Baru! Dua Wasit Perempuan Pimpin Laga Piala Dunia 2026

April 12, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved