• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, February 21, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

Rugikan Peternak Lokal, Kementerian Koperasi Desak Peninjauan Bea Masuk 0 Persen pada Susu Impor

Saeful Imam by Saeful Imam
November 13, 2024
in Industri
0
Rugikan Peternak Lokal, Kementerian Koperasi Desak Peninjauan Bea Masuk 0 Persen pada Susu Impor

Wamenkop ungkap bea nol persen susu impor rugikan peternak lokal

JAKARTA, COBISNIS.COM – Kementerian Koperasi meminta pemerintah, khususnya Kementerian Perdagangan, untuk mengevaluasi kembali kebijakan bea masuk 0 persen bagi susu impor. Wakil Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menekankan pentingnya peninjauan kebijakan ini guna melindungi para peternak sapi perah di dalam negeri. Menurut Ferry, idealnya pemerintah mempertimbangkan pemberlakuan tarif yang sesuai dengan kepentingan nasional, sebagaimana diatur dalam Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Pernyataan Ferry ini disampaikan sebagai tanggapan atas aksi protes peternak yang membuang susu di Boyolali, Jawa Tengah, dan Pasuruan, Jawa Timur. Ia menjelaskan bahwa kebijakan bea masuk 0 persen menyebabkan industri pengolahan susu (IPS) cenderung memilih susu impor dalam bentuk bubuk daripada menyerap susu segar dari peternak lokal. Akibatnya, serapan terhadap susu segar lokal menjadi tidak optimal. Ferry juga meminta agar Kementerian Perdagangan mempertimbangkan kembali dampak kebijakan tersebut bagi peternak lokal dengan tujuan memberikan perlindungan yang lebih besar.

Ferry menambahkan, jika pemerintah tetap memberlakukan bea masuk 0 persen, ia berharap pemerintah juga menyediakan insentif bagi para peternak sapi perah, baik yang tergabung dalam koperasi, usaha dagang, maupun peternak individu, agar mereka tidak terlalu merasakan dampak negatif dari kebijakan ini.

Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi, turut menyampaikan bahwa industri pengolahan susu saat ini lebih memilih mengimpor susu bubuk atau skim karena harganya lebih murah dibandingkan harga susu segar di pasar dunia. Menurut Budi Arie, kualitas susu bubuk impor pun belum tentu lebih baik dibandingkan dengan susu segar yang dihasilkan koperasi-koperasi susu di Indonesia.

Para peternak sapi perah sebelumnya telah menggelar aksi demonstrasi di beberapa wilayah. Di Boyolali, mereka melakukan aksi simbolis dengan mandi susu di Tugu Susu Tumpah dan membuang 50.000 liter susu ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winong. Di Pasuruan, aksi serupa juga terjadi, di mana peternak membuang hingga 500.000 liter susu segar. Aksi ini merupakan protes terhadap rendahnya kuota penyerapan susu lokal oleh pabrik pengolah yang lebih memilih susu impor karena harga yang lebih kompetitif.

Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy paid course free download
download micromax firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy paid course
Tags: ferry juliantonopeternak lokalsusu imporwamen koperasi

Related Posts

Protes Peternak Sapi Perah Jawa Tengah dan Jawa Timur atas Kebijakan Impor Susu Skim

Pemerintah Kembali Wajibkan Penyerapan Susu Lokal untuk Lindungi Peternak

by Saeful Imam
November 15, 2024
0

JAKARTA, COBISNIS.COM - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjelaskan bahwa kewajiban penyerapan susu lokal di Indonesia dicabut pada era krisis...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Cristiano Ronaldo Tanam Investasi US$7,5 Juta di Teknologi Pro2col Milik Herbalife

Cristiano Ronaldo Tanam Investasi US$7,5 Juta di Teknologi Pro2col Milik Herbalife

February 20, 2026
Tren Smart Luxury 2026: Alasan Wanita Modern Beralih ke Thiqla

Tren Smart Luxury 2026: Alasan Wanita Modern Beralih ke Thiqla

February 20, 2026
Cak Imin Lantik Direksi Baru BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan Periode 2026–2031

Cak Imin Lantik Direksi Baru BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan Periode 2026–2031

February 20, 2026
8.000 Prajurit RI ke Gaza, Menlu Pastikan Keselamatan dan Kesejahteraan Jadi Prioritas Utama

8.000 Prajurit RI ke Gaza, Menlu Pastikan Keselamatan dan Kesejahteraan Jadi Prioritas Utama

February 21, 2026
Ibu Tiri Diduga Siksa Bocah 12 Tahun Di Sukabumi Tewas Tubuh Lebam Dan Ada Luka Bakar

Ibu Tiri Diduga Siksa Bocah 12 Tahun Di Sukabumi Tewas Tubuh Lebam Dan Ada Luka Bakar

February 21, 2026
Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Positif, Ahli Tekankan Pentingnya Pengawasan dan Profesionalisme

Program MBG Dinilai Perkuat Pertanian dan Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja

February 21, 2026
BEI

BEI Catat Obligasi Energi Mega Persada Rp 1,15 Triliun, IHSG Menguat 0,72 Persen Sepekan

February 21, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved