• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, September 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Resensi Film “Crashing Eid” Netflix: Mengenal Budaya Keluarga di Arab Saudi

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
December 19, 2023
in Lifestyle
0
Resensi Film “Crashing Eid” Netflix: Mengenal Budaya Keluarga di Arab Saudi

JAKARTA,Cobisnis.com – “Crashing Eid” adalah film asal Arab Saudi yang disutradarai oleh Ali Alattas dan Said Zagha. Film ini menceritakan tentang seorang perempuan bernama Razan yang ingin menikah dengan pria asal Britania yang memiliki orang tua dari Pakistan. Razan diperankan oleh Summer Shesha, Sameer diperankan oleh Hamza Haq, Lemar diperankan oleh Bateel Qamlo, Sofyan diperankan oleh Yasir Alsaggaf, dan Hasan diperankan oleh Khalid Al-Harbi.

“Crashing Eid” adalah film yang memberikan pandangan mendalam tentang berbagai aspek budaya Arab. Film ini terdiri dari 4 episode yang memperkenalkan penonton pada beberapa elemen unik yang mencerminkan kehidupan sehari-hari dan nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat Arab.

Berikut adalah beberapa poin kunci yang mewarnai pengalaman menonton “Crashing Eid”:

Makanan Khas dan Pola Makan

Film ini menyoroti sambosa sebagai makanan khas dan cemilan yang sering dinikmati oleh karakter-karakternya. Sambosa, adonan tepung terigu yang diisi dengan daging atau sayuran, menjadi simbol keanekaragaman kuliner Arab. Selain itu, pola makan terpisah antara laki-laki dan perempuan mencerminkan tradisi budaya Arab yang kental.

Selain sambosa, masih banyak hal yang lain dalam perihal makanan. Makanan yang disajikan ketika perjamuan itu sangat banyak walaupun orang yang hadir sedikit. Padahal makanan yang disajikan bisa dimakan untuk 5 orang namun ketika perjamuan makan hanya ada 3 orang di dalam ruangan tersebut.

Mereka sangat menghormati tamu. Jika ada tamu datang ke rumah mereka. Mereka tidak segan untuk menyajikan makanan dan minuman yang sangat banyak. Makanan yang disajikan juga sangat beragam.

Pernikahan dan Rasisme
Pernikahan di antara orang Arab ditampilkan sebagai upaya untuk menjaga kemurnian darah Arab. Konflik pun muncul ketika cinta Sameer dan Razan melibatkan perbedaan budaya dan resistensi dari kedua keluarga. Adegan rasisme juga menyuguhkan pandangan terhadap sikap diskriminatif di dalam masyarakat Arab.

Rasisme ini sangat marak di dalam masyarakat Arab sehingga menyulitkan kedua pasangan ini untuk menikah. Bahkan kedua pasangan ini berniat menikah tanpa sang Ayah dari perempuan. Ayah dari Razan yaitu Hasan. Pada awalnya keluarga Razan sangat menentang Sameer, karena ia bukan orang Arab. Sehingga mereka rela melakukan aksi nekat memanggil penghulu untuk pernikahan mereka. Namun mereka membutuhkan saksi dari calon pengantin wanita. Sehingga Razan memanggil saudara laki – lakinya sebagai saksi.

Namun hal itu tidak terjadi karena Sofyan bersikap bijaksana dan melaporkan kepada sang Ayah. Sehingga batal pernikahan tersebut. Namun di akhir, sang Ayah dan Ibu Razan berubah pikiran sehingga menerima Sameer dengan alasan, Sameer ada pria yang baik dan tidak memiliki kesalahan. Apa salahnya jika menikahkan putrinya dengan seorang pria yang memiliki perilaku yang baik. Terjadilah pernikahan tersebut di Hari Raya. Hal tersebut ditolak oleh sebagian keluarganya disebabkan keluarga Hasan memiliki prinsip yang beda pada akhirnya. Namun, hal tersebut tidak menggoyahkan Hasan dan Istrinya. Mereka sangat bahagia dengan keputusan dalam keluarga besar mereka.

Sikap Orang Arab

Film ini memberikan gambaran sikap orang Arab, termasuk ketidaksetujuan terhadap keterlambatan, nilai keluarga yang tinggi, ketertarikan pada hal-hal material, egoisme, dan proteksi terhadap anak-anak. Sikap ini menjadi elemen penting dalam memahami dinamika hubungan antar karakter.

Mereka sangat menjaga aspek kekeluargaan dalam hubungan mereka. Mereka sangat suka berkunjung setiap pekan ke rumah saudara – saudara mereka. Berkumpul antara keluarga sangat besar sangat sering dilakukan oleh mereka. Merupakan aib apabila salah satu dari mereka enggan berkunjung ke rumah saudara mereka.

Materialistis, mereka sangat menjunjung tinggi hal – hal materi. Seperti, rumah mewah, mobil, dan pakaian – pakaian mereka sangat mahal. Sehingga ketika ada pernikahan, hal tersebut yang menjadi salah satu yang dipertimbangkan.
Egoisme, hal tersebut ketika Nenek Lemar enggan menerima saran dari putrinya sendiri. Ibunya Razan marah ketika Razan memberi saran. Razan sangat kecewa dengan perilaku ibunya.

Cinta dan Perceraian
“Crashing Eid” menciptakan narasi mengenai kompleksitas cinta seiring berjalannya waktu. Perceraian juga ditampilkan sebagai tantangan serius, terutama terkait hak asuh anak yang dapat mempengaruhi kesejahteraan emosional anak. Film ini memberikan pesan bahwa perawatan yang bijaksana diperlukan untuk melibatkan anak-anak dalam situasi perceraian.

Hak asuh anak merupakan sebuah problem yang serius dialami oleh Paman Lemar, Sofyan. Ia tidak mendapat hak asuh anaknya sendiri sehingga menyulitkan untuk bertemu anaknya sendiri. Bahkan 3 bulan belum bertemu dengan anaknya sendiri. Hal tersebut disebabkan mantan istrinya yang sangat protektif kepada anaknya. Namun, perkara ini dilindungi oleh hukum di Arab. Hal tersebut merupakan hal yang sah saja.

Uniknya Budaya Arab
Film ini menghadirkan beberapa elemen budaya Arab yang menarik, seperti tradisi membaca surat Yasin saat ada yang meninggal, keahlian menjahit nenek, makan dan minum terpisah antara laki – laki dan perempuan jika di rumah keluarga. Namun, jika perempuan dalam satu ruangan. Mereka akan membuka jilbab mereka, dan ritual pernikahan yang melibatkan kehadiran saudara laki-laki atau perempuan dari kedua keluarga.

Beragam budaya yang mereka miliki sangat membuat mata kita enggan beranjak dari kursi yang kita duduki. Karena dalam film ini, ditampilkan hal – hal yang unik dan berbentuk komedi. Unik dari sisi aktor dan hal – hal yang terjadi di Arab. Hampir dalam adegan di film “Crashing Eid” membuat kita tertawa dan sangat penasaran terhadap konflik yang terjadi di film ini. Komedi dari seorang kakek dari cucu yang cantik yang menampilkan watak bijaksana namun memiliki karakter lucu. Sehingga merupakan hal yang tak bisa dilupakan.

Ayah dan putri yang sangat menyayangi satu sama lain akan sangat berwarna dalam film ini. Bahkan dalam adegan ketika Razan meminta izin dan memohon sesuatu kepada sang Ayah. Hal tersebut merupakan hal yang unik dan lucu.
Walaupun mereka memiliki masalah konflik yang beragam mereka sebenarnya masih memiliki kecintaan satu sama lain. Sehingga mereka akan bermaaf-maafan ketika salah satu dari mereka berbuat salah. Mereka akan memperbaiki hubungan mereka.

Kesimpulan
“Crashing Eid” memberikan pemahaman yang dalam tentang budaya Arab. Kemudian menghadirkan kompleksitas dan keragaman budaya tersebut. Film ini merangkum nilai-nilai positif dan negatif dalam masyarakat Arab, memberikan pandangan multidimensional yang mendorong pemirsa untuk lebih memahami dan menghargai keberagaman budaya ini.

Film ini layak ditonton oleh seluruh kalangan. Hal tersebut akan merubah perspektif tentang orang Arab yang mungkin memiliki konotasi negatif yang bagi orang yang belum pernah ke Arab langsung. Jika anda menonton film ini, anda akan merasakan hidup di lingkungan Arab.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
free online course
download lava firmware
Download Nulled WordPress Themes
udemy course download free
Tags: cobisnis.comCrashing eidKeluarga budaya arab

Related Posts

Profesor IPB Ungkap Potensi Kimpul yang Jarang Diketahui

Profesor IPB Ungkap Potensi Kimpul yang Jarang Diketahui

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Umbi kimpul dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi salah satu sumber pangan lokal bernilai ekonomi. Tanaman tersebut...

Marc Klok Sedih Namanya Tak Masuk Skuad Garuda

Marc Klok Sedih Namanya Tak Masuk Skuad Garuda

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Marc Klok mengungkapkan kekecewaannya setelah tidak mendapat panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam FIFA ASEAN Cup 2026....

Ganti Sampo Tiba-tiba Ketombean, Mitos atau Fakta?

Ganti Sampo Tiba-tiba Ketombean, Mitos atau Fakta?

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Munculnya serpihan pada kulit kepala setelah mengganti sampo kerap membuat orang mengira produk baru tersebut menyebabkan ketombe....

Bereskan Kamar, Mood Bisa Lebih Baik? Ini Alasannya

Bereskan Kamar, Mood Bisa Lebih Baik? Ini Alasannya

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Membereskan kamar ternyata bukan hanya membuat ruangan terlihat lebih rapi. Aktivitas sederhana tersebut juga dapat memberikan pengaruh...

Digigit Anjing, Kapan Harus Suntik Rabies? Ini Batas Waktunya

Digigit Anjing, Kapan Harus Suntik Rabies? Ini Batas Waktunya

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gigitan atau cakaran anjing tidak boleh dianggap sepele. Selain menimbulkan luka, hewan yang terinfeksi dapat menularkan virus...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menggantung Handuk - pexels/https://kaboompics.com/

4 Tanda Sudah Saatnya Ganti Handuk Baru

September 26, 2026
OJK Dorong Peternak Ayam Jabar Tembus Pasar Global

OJK Dorong Peternak Ayam Jabar Tembus Pasar Global

September 26, 2026
LRT Kelapa Gading-Manggarai Diserbu, 100.343 Penumpang dalam 10 Hari

LRT Kelapa Gading-Manggarai Diserbu, 100.343 Penumpang dalam 10 Hari

September 26, 2026
Kementerian ESDM menegaskan harga Pertalite tidak naik hingga akhir 2026 dan membantah informasi kenaikan yang beredar di media sosial.

ESDM Pastikan Harga Pertalite Tidak Naik

September 25, 2026
Profesor IPB Ungkap Potensi Kimpul yang Jarang Diketahui

Profesor IPB Ungkap Potensi Kimpul yang Jarang Diketahui

September 27, 2026
Kemenkeu Tunda Pajak Karbon, Khawatir Harga Energi dan Subsidi Naik

Kemenkeu Tunda Pajak Karbon, Khawatir Harga Energi dan Subsidi Naik

September 27, 2026
Spanyol Comeback, Kalahkan Inggris 3-2 di Wembley

Spanyol Comeback, Kalahkan Inggris 3-2 di Wembley

September 27, 2026
Wajah Kusam

Wajah Kusam bisa jadi Kekurangan Asupan Zat Besi, Ini Penjelasannya

September 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved