• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, October 31, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Reog Bulkiyo, Kesenian Tradisional Blitar yang Lahir pada Masa Perang Diponegoro

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
July 31, 2026
in Lifestyle
0
Reog Bulkiyo, Kesenian Tradisional Blitar yang Lahir pada Masa Perang Diponegoro

JAKARTA, Cobisnis.com – Reog selama ini lebih dikenal sebagai ikon budaya Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Namun, Kabupaten Blitar juga memiliki kesenian tradisional bernama Reog Bulkiyo yang mempunyai sejarah, bentuk pertunjukan, dan filosofi yang berbeda.

Reog Bulkiyo merupakan warisan budaya masyarakat Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar yang hingga kini masih terus dijaga keberadaannya. Walaupun sama-sama menggunakan nama Reog, kesenian ini memiliki ciri khas tersendiri, mulai dari kostum, gerakan tari, hingga musik pengiringnya.

Berdasarkan hasil penelitian Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Reog Bulkiyo tumbuh dari perjalanan sejarah masyarakat Blitar dan berkembang sebagai salah satu seni pertunjukan tradisional yang memiliki identitas berbeda dibandingkan Reog Ponorogo.

Dalam pementasannya, Reog Bulkiyo tidak menggunakan dadak merak maupun kepala harimau yang identik dengan Reog Ponorogo. Sebagai gantinya, pertunjukan lebih menonjolkan gerakan bertema peperangan yang dipadukan dengan alunan musik tradisional.

Sejarah Reog Bulkiyo

Menurut kajian ISI Surakarta, Reog Bulkiyo diperkirakan mulai berkembang pada masa Perang Jawa yang berlangsung pada 1825–1830. Kesenian ini diyakini dibawa dan dikembangkan oleh para prajurit Pangeran Diponegoro yang menetap di Desa Kemloko setelah menghindari kejaran pasukan Belanda.

Pada awal kemunculannya, Reog Bulkiyo bukan sekadar hiburan masyarakat. Pertunjukan ini juga dimanfaatkan sebagai media latihan fisik dan strategi perang bagi para prajurit yang tengah mempersiapkan perjuangan berikutnya.

Seiring perkembangan zaman, fungsi Reog Bulkiyo berubah menjadi bagian dari tradisi budaya masyarakat Blitar. Kini, kesenian tersebut kerap dipentaskan dalam upacara adat, perayaan hari besar, hingga berbagai festival budaya.

Perbedaan Reog Bulkiyo dengan Reog Ponorogo

Meski sama-sama menyandang nama Reog, keduanya memiliki sejarah, bentuk pertunjukan, serta makna yang berbeda. Keunikan tersebut menjadi bagian dari kekayaan budaya Indonesia.

1. Asal Daerah

Reog Bulkiyo berasal dari Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Sementara itu, Reog Ponorogo berasal dari Kabupaten Ponorogo yang telah lama dikenal sebagai pusat perkembangan kesenian tersebut.

2. Latar Belakang Cerita

Reog Bulkiyo mengangkat kisah perjuangan pasukan Pangeran Diponegoro dalam Perang Jawa melawan kolonial Belanda. Sebaliknya, Reog Ponorogo mengisahkan legenda Ki Ageng Kutu, Klono Sewandono, Singo Barong, dan Dewi Songgolangit.

3. Penggunaan Dadak Merak

Reog Bulkiyo tidak menampilkan dadak merak maupun barongan sebagai bagian dari pertunjukan. Berbeda dengan Reog Ponorogo yang menjadikan Singo Barong berhias dadak merak sebagai ikon utama.

4. Kostum Penari

Penari Reog Bulkiyo mengenakan pakaian yang menggambarkan prajurit perang sesuai tema pertunjukan. Adapun Reog Ponorogo menampilkan tokoh-tokoh seperti Warok, Jathil, Klono Sewandono, Bujang Ganong, dan Singo Barong.

5. Iringan Musik

Perbedaan juga terlihat pada alat musik pengiring. Reog Bulkiyo menggunakan kecer sebagai pembuka irama yang dipadukan dengan rebana, sronen, kenong, dan kempul sehingga menghasilkan karakter musik yang khas.

Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
udemy course download free
download xiomi firmware
Free Download WordPress Themes
free online course
Tags: Blitarbudaya indonesiacobisnis.comKesenian TradisionalPangeran DiponegoroPerang JawaReog BulkiyoReog Ponorogo

Related Posts

Veda Ega Start Kedelapan Usai Kualifikasi Moto3 Malaysia 2026

Veda Ega Start Kedelapan Usai Kualifikasi Moto3 Malaysia 2026

by Hidayat Taufik
October 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Veda Ega Pratama akan mengawali balapan Moto3 Malaysia 2026 dari urutan kedelapan. Sementara posisi terdepan atau pole...

MU Dalam Masa Sulit, Carrick Minta Tim Tetap Yakin Lawan Chelsea

MU Dalam Masa Sulit, Carrick Minta Tim Tetap Yakin Lawan Chelsea

by Hidayat Taufik
October 31, 2026
0

​JAKARTA, Cobisnis.com - Manchester United akan melakoni laga tandang menghadapi Chelsea dalam lanjutan kompetisi Liga Inggris. Pelatih Michael Carrick berharap...

Orang Tua Wajib Tahu, 5 Kebiasaan yang Bisa Membuat Anak Bergantung pada Orang Lain

Orang Tua Wajib Tahu, 5 Kebiasaan yang Bisa Membuat Anak Bergantung pada Orang Lain

by Hidayat Taufik
October 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Keinginan orang tua untuk selalu menjaga anak agar terhindar dari masalah merupakan hal yang wajar. Namun, perlindungan...

Ahli Ungkap Hubungan Kurang Tidur dengan Risiko Stroke

Ahli Ungkap Hubungan Kurang Tidur dengan Risiko Stroke

by Hidayat Taufik
October 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kebiasaan tidur yang tidak teratur dan kurang berkualitas ternyata dapat berdampak pada kesehatan pembuluh darah. Jika berlangsung...

Kapolri Dorong Program Pelatihan dan Penempatan Kerja bagi Pengangguran

Kapolri Dorong Program Pelatihan dan Penempatan Kerja bagi Pengangguran

by Hidayat Taufik
October 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Polri menyiapkan langkah untuk membantu masyarakat yang belum mendapatkan pekerjaan melalui program Polisi Peduli Pengangguran atau Poliran....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ronaldo Cetak Hat-trick, Tinggal 15 Gol Menuju 1.000

Guru Besar UI Soroti Dampak Ekonomi Konser Andrea Bocelli

October 30, 2026
Menkes Sebut Kopdes Merah Putih Bakal Dikembangkan Jadi Klinik dan Apotek

Menkes Sebut Kopdes Merah Putih Bakal Dikembangkan Jadi Klinik dan Apotek

October 30, 2026
BSI Perluas Inklusi Keuangan Syariah Lewat 135 Ribu BSI Agen

BSI Perluas Inklusi Keuangan Syariah Lewat 135 Ribu BSI Agen

October 30, 2026
Seller COD Terancam Boncos! Paket Gagal Kirim Tak Kunjung Kembali

Seller COD Terancam Boncos! Paket Gagal Kirim Tak Kunjung Kembali

October 30, 2026
Bendera Iran dan Amerika Serikat - IST

Delegasi Qatar Kembali ke Teheran, Upayakan Perundingan AS-Iran Damai

October 31, 2026
BRIN Perkuat Jaringan Stasiun Bumi untuk Pantau Bencana

Uni Eropa Percepat Pelepasan Cadangan Minyak untuk Stabilkan Pasar Solar

October 31, 2026
Veda Ega Start Kedelapan Usai Kualifikasi Moto3 Malaysia 2026

Veda Ega Start Kedelapan Usai Kualifikasi Moto3 Malaysia 2026

October 31, 2026
BRIN Perkuat Jaringan Stasiun Bumi untuk Pantau Bencana

Bea Cukai Bengkulu Sita 3 Juta Batang Rokok Ilegal

October 31, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved