• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, March 12, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Rekind Resmi Bermitra dengan Carbon Clean untuk Hadirkan Teknologi Penangkapan CO₂ CycloneCC di Indonesia

Dwi Natasya by Dwi Natasya
December 10, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Rekind Mantapkan Langkah Menuju Industri Rendah Karbon Lewat Pengembangan Fasilitas CCS/CCUS

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Rekayasa Industri (Rekind) memperkuat langkah dekarbonisasinya dengan menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama Carbon Clean, perusahaan global yang dikenal sebagai pemimpin teknologi penangkapan karbon. Kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam upaya menghadirkan teknologi CycloneCC—solusi penangkapan CO₂ yang lebih efisien, ringkas, dan terjangkau—ke Indonesia.

Penandatanganan dilakukan dalam ajang Carbon Digital Conference (CDC) 2025 yang digelar oleh Indonesia Carbon Trading Association (IDCTA) di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 8–9 Desember 2025.

CycloneCC merupakan sistem penangkapan karbon modular berukuran kompak yang dirancang untuk menangkap emisi CO₂ dari gas buang dengan biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan teknologi konvensional. Kehadiran inovasi ini menjadi peluang besar bagi sektor energi dan industri intensif karbon untuk mempercepat upaya dekarbonisasi di tanah air.

Langkah ini semakin relevan di tengah dinamika regulasi global, khususnya penerapan penuh Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM) oleh Uni Eropa mulai tahun 2026. Kebijakan tersebut akan memberikan beban biaya karbon tambahan pada produk seperti baja, semen, pupuk, olefin, dan petrokimia, sehingga industri Indonesia dituntut untuk menekan jejak emisi agar tetap kompetitif.

“Kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen Rekind dalam mendukung agenda transisi energi nasional. Kami melihat CycloneCC sebagai terobosan besar bagi industri Indonesia—teknologi yang tidak hanya menekan emisi secara signifikan, tetapi juga menawarkan biaya yang lebih efisien dan implementasi yang lebih realistis di berbagai sektor,” ujar Direktur Utama Rekind, Triyani Utaminingsih, usai penandatanganan MoU di Aula Barat ITB.

Carbon Clean sendiri memiliki reputasi kuat dalam menghadirkan solusi penangkapan karbon dengan biaya rendah. CycloneCC menawarkan keunggulan seperti kebutuhan energi yang lebih kecil, ukuran modular yang ringkas, dan integrasi cepat ke fasilitas industri yang sudah beroperasi.

“Kami sangat senang dapat bermitra dengan Rekind, salah satu perusahaan EPC terkemuka di Indonesia, untuk membawa CycloneCC ke negara dengan komitmen kuat terhadap dekarbonisasi. Pelarut (solven) yang dipatenkan Carbon Clean, dipadukan dengan desain modular CycloneCC, memungkinkan implementasi lebih cepat dan lebih ekonomis, sehingga teknologi penangkapan karbon menjadi lebih terjangkau bagi para pelaku industri Indonesia,” ujar Krishna Kumar Singhania, Chief Growth Officer Carbon Clean.

Dalam kerja sama ini, Rekind akan menjadi pihak yang mengintegrasikan teknologi CycloneCC ke berbagai sektor industri, memanfaatkan pengalaman panjang perusahaan dalam merancang dan membangun fasilitas industri berskala besar. Teknologi ini berpotensi diterapkan di pembangkit listrik tenaga batu bara milik PLN maupun Independent Power Producers (IPP), serta di industri pupuk, baja, semen, dan sektor proses lain yang menghasilkan emisi tinggi. Carbon Clean sendiri telah memiliki pengalaman global dalam melakukan commissioning fasilitas penangkapan karbon untuk gas buang pembangkit listrik.

Melalui kemitraan ini, kedua perusahaan menargetkan penerapan CycloneCC di berbagai wilayah Indonesia dan kawasan regional. Teknologi ini diproyeksikan mampu memangkas biaya penangkapan karbon hingga 50% dibandingkan teknologi konvensional, sehingga membantu industri menjalankan mitigasi emisi tanpa mengorbankan daya saing.

“Kami percaya kerja sama ini akan mempercepat adopsi teknologi hijau dan memperkuat kontribusi Indonesia dalam menghadapi perubahan iklim global,” tambah Triyani Utaminingsih.

Dengan menyediakan teknologi penangkapan karbon yang lebih efisien, cepat diimplementasikan, dan berbiaya lebih rendah, Rekind dan Carbon Clean berharap dapat membuka jalan bagi percepatan transformasi energi Indonesia menuju masa depan yang lebih bersih, tangguh, dan berkelanjutan.

Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
udemy free download
download lava firmware
Free Download WordPress Themes
lynda course free download
Tags: Carbon Cleancobisnis.comCO₂ CycloneCCrekind

Related Posts

Ilustrasi investasi di COIN.

Anak Usaha COIN Publikasikan Data Industri Aset Kripto

by Iwan Supriyatna
March 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Anak usaha PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN), PT Central Finansial X (Bursa Kripto CFX) memutuskan untuk...

Mengapa Pelepasan Cadangan Minyak Darurat Tak Akan Mengatasi Krisis

Mengapa Pelepasan Cadangan Minyak Darurat Tak Akan Mengatasi Krisis

by Zahra Zahwa
March 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Lonjakan harga minyak dunia akibat perang yang melibatkan Iran membuat sejumlah negara besar mempertimbangkan pelepasan cadangan minyak...

Pemangkasan Anggaran Trump dan Musk Dinilai Ganggu Kesiapan Pemerintah AS

Pemangkasan Anggaran Trump dan Musk Dinilai Ganggu Kesiapan Pemerintah AS

by Zahra Zahwa
March 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kebijakan pemangkasan besar-besaran anggaran pemerintah yang dilakukan pemerintahan Donald Trump dengan dukungan program efisiensi yang dipimpin Elon...

Christina Lustenberger Menuruni Jalur Ski Paling Berbahaya di Dunia

Christina Lustenberger Menuruni Jalur Ski Paling Berbahaya di Dunia

by Zahra Zahwa
March 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Atlet ski alpinis asal Kanada, Christina Lustenberger, dikenal karena keberaniannya menuruni jalur ski paling berbahaya di berbagai...

Desain Air Force One Versi Trump Mirip Pesawat TWA Hingga US Airways

Desain Air Force One Versi Trump Mirip Pesawat TWA Hingga US Airways

by Zahra Zahwa
March 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Rencana desain cat pesawat kepresidenan Amerika Serikat yang dipilih oleh Donald Trump untuk pesawat Air Force One...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Summarecon Serpong

Menjelajahi Gaya Hidup Modern dan Lengkap di Summarecon Serpong

March 11, 2026
CIMB Niaga Lambat di Kasus Pembobolan Rekening Batam

CIMB Niaga Lambat di Kasus Pembobolan Rekening Batam

March 11, 2026
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Ilustrasi investasi di COIN.

Anak Usaha COIN Publikasikan Data Industri Aset Kripto

March 12, 2026
Konflik Iran Memanas, Produksi Minyak Teluk Terancam Henti dan Harga Melonjak

Konflik Iran Memanas, Produksi Minyak Teluk Terancam Henti dan Harga Melonjak

March 12, 2026
Krisis Energi Guncang Eropa, Putin Menunggu Saat Tepat untuk Bermanuver

Krisis Energi Guncang Eropa, Putin Menunggu Saat Tepat untuk Bermanuver

March 12, 2026
Mengapa Pelepasan Cadangan Minyak Darurat Tak Akan Mengatasi Krisis

Mengapa Pelepasan Cadangan Minyak Darurat Tak Akan Mengatasi Krisis

March 12, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved