• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, June 2, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Ratusan Orang Meninggal Dunia dan Ratusan Lainnya Terluka Akibat Gempa Bumi Magnitudo 7,7 di Myanmar

Saeful Imam by Saeful Imam
March 29, 2025
in News
0
Ratusan Orang Meninggal Dunia dan Ratusan Lainnya Terluka Akibat Gempa Bumi Magnitudo 7,7 di Myanmar

Gempa bumi dahsyat guncang myanmar dan thailand

MYANMAR, COBISNIS.COM – Gempa bumi dahsyat melanda Myanmar pada Jumat (28/03) siang, menewaskan ratusan orang dan melukai ratusan lainnya. Gempa bermagnitudo 7,7 tersebut berpusat di 16 kilometer barat laut Kota Sagaing, menurut laporan Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS). Hanya 12 menit kemudian, gempa susulan berkekuatan 6,4 mengguncang wilayah 18 kilometer selatan Sagaing.

Dampak gempa ini terasa hingga ke negara-negara tetangga seperti China dan Thailand. Pemimpin militer Myanmar, Min Aung Hlaing, menyebutkan bahwa 144 orang telah meninggal dunia dan 732 lainnya terluka. Jumlah korban diperkirakan akan terus bertambah seiring berjalannya operasi penyelamatan. Kota-kota yang paling terdampak adalah Naypyidaw dengan 96 korban jiwa, Sagaing dengan 18 korban jiwa, dan Mandalay dengan 30 korban jiwa.

Menurut militer Myanmar, sebanyak 132 orang mengalami luka-luka di Naypyidaw dan 300 lainnya di Sagaing. Sebagian korban lainnya tersebar di berbagai daerah. Tim penyelamat di Mandalay melaporkan bahwa kerusakan yang terjadi sangat parah, dan jumlah korban tewas kemungkinan lebih tinggi dari laporan awal.

Di ibu kota Thailand, Bangkok, dampak gempa juga terasa. Sebanyak 70 pekerja konstruksi dilaporkan hilang setelah sebuah bangunan roboh akibat guncangan. Laporan dari Institut Nasional untuk Pengobatan Darurat di Thailand menyebutkan bahwa ada sekitar 320 pekerja di lokasi kejadian, dengan 20 orang terjebak di terowongan lift. Tim penyelamat telah mendirikan rumah sakit lapangan untuk menangani korban yang berhasil dievakuasi.

Sebuah rumah sakit besar di Naypyidaw berubah menjadi “daerah dengan korban berlimpah” akibat banyaknya pasien yang datang dalam kondisi luka berat. Jalan-jalan di sekitar rumah sakit mengalami kerusakan parah, menyebabkan kemacetan yang menghambat akses bantuan. Rumah sakit yang memiliki 1.000 tempat tidur itu kewalahan, dengan pasien dirawat di lorong-lorong dan luar ruangan.

Militer Myanmar menginstruksikan rumah sakit di Mandalay, Sagaing, dan Naypyidaw untuk meningkatkan kapasitas layanan medis dan meminta masyarakat untuk mendonorkan darah bagi para korban. Seorang pengembang properti di Mandalay mengungkapkan bahwa banyak bangunan mengalami retak dan beberapa lainnya runtuh total.

Dewan militer Myanmar menyatakan bahwa beberapa wilayah seperti Sagaing, Mandalay, Magway, Bago, Negara Bagian Shan Timur, dan Naypyidaw berada dalam keadaan darurat. Prioritas utama saat ini adalah menyelidiki kerusakan dan melakukan upaya penyelamatan di area yang paling terdampak.

Gempa juga menyebabkan berbagai bangunan di Bangkok mengalami kerusakan. Video yang beredar di media sosial menunjukkan air menyembur dari kolam renang di atap gedung akibat guncangan. Beberapa bangunan bertingkat juga mengalami keretakan.

Seorang jurnalis BBC yang tinggal di Bangkok mengatakan bahwa dirinya merasakan getaran kuat saat sedang memasak di rumah. Menurutnya, ini adalah salah satu gempa terbesar yang mengguncang Bangkok dalam satu dekade terakhir. Banyak warga berlarian ke jalan karena khawatir akan gempa susulan.

Sebuah gedung pemerintah yang sedang dibangun di dekat Taman Chatuchak, Bangkok, runtuh akibat gempa. Dari 50 pekerja yang berada di lokasi, 43 di antaranya masih dinyatakan hilang. Regu penyelamat terus berupaya mengevakuasi korban yang terjebak di bawah reruntuhan.

Menurut laporan AFP yang mengutip USGS, Myanmar memang merupakan daerah yang rentan terhadap gempa bumi. Antara tahun 1930 hingga 1956, tercatat enam gempa besar dengan magnitudo di atas 7,0 yang terjadi di sepanjang Sesar Sagaing, yang membentang di tengah negara tersebut.

Upaya mendapatkan informasi dari Myanmar cukup sulit karena pemerintahan militer yang berkuasa sejak kudeta 2021 mengendalikan hampir seluruh media dan internet. Banyak jalur komunikasi yang terputus, sehingga menyulitkan akses terhadap informasi terbaru dari lapangan.

Gempa ini menyebabkan kehancuran besar, termasuk jalan-jalan yang rusak parah, monumen keagamaan yang roboh, hingga gedung-gedung bertingkat yang hancur. Para ahli memperkirakan jumlah korban bisa jauh lebih tinggi dari laporan awal mengingat kepadatan penduduk dan kualitas bangunan di wilayah terdampak.

Menurut pemodelan yang dilakukan oleh USGS, jumlah korban tewas diperkirakan bisa melampaui 10.000 orang. Selain itu, total kerugian akibat gempa ini diperkirakan mencapai US$ 100 miliar atau setara dengan Rp 1.650 triliun, yang melebihi pendapatan domestik bruto Myanmar yang hanya sekitar US$ 66 miliar.

Data awal yang dihimpun dari pemerintah Myanmar menunjukkan bahwa 144 orang tewas dan 732 orang terluka, tetapi angka ini hanya mencakup tiga kota utama dan belum termasuk Mandalay, yang juga mengalami dampak besar dari bencana ini.

Di Thailand, seorang wakil kepala polisi di Distrik Bang Sue, Bangkok, mengatakan bahwa ia mendengar suara orang-orang berteriak meminta pertolongan dari dalam reruntuhan bangunan. Tim penyelamat masih terus bekerja untuk mengevakuasi korban selamat.

Pemerintah Thailand telah mengadakan pertemuan darurat untuk merespons dampak gempa ini. Selain itu, bantuan dari negara-negara tetangga juga mulai berdatangan untuk membantu proses penyelamatan dan pemulihan.

Myanmar yang telah terkoyak oleh perang saudara kini menghadapi tantangan baru akibat bencana alam ini. Dengan komunikasi yang terbatas dan akses bantuan yang sulit, upaya pemulihan pasca-gempa kemungkinan akan memakan waktu lama.

Sementara itu, organisasi kemanusiaan internasional tengah berupaya untuk masuk ke wilayah terdampak guna memberikan bantuan medis dan kebutuhan dasar bagi para korban. Namun, situasi politik dan kondisi keamanan di Myanmar menjadi hambatan utama bagi misi kemanusiaan.

Dampak gempa ini tidak hanya terasa di Myanmar, tetapi juga di berbagai negara tetangga. Thailand, yang jarang mengalami gempa besar, kini menghadapi tantangan dalam menangani bencana yang merenggut korban jiwa dan menyebabkan kehancuran di berbagai wilayahnya.

Gempa bumi ini menjadi salah satu bencana alam terbesar yang melanda Myanmar dalam beberapa dekade terakhir. Dengan kondisi infrastruktur yang buruk dan keterbatasan sumber daya, proses pemulihan dan rekonstruksi akan menjadi tantangan besar bagi negara tersebut.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
download udemy paid course for free
download samsung firmware
Premium WordPress Themes Download
free download udemy paid course
Tags: gempa myanmarThailand

Related Posts

Sambut Waisak 2026, Biksu Empat Negara Menuju Borobudur dengan Berjalan Kaki

Sambut Waisak 2026, Biksu Empat Negara Menuju Borobudur dengan Berjalan Kaki

by Hidayat Taufik
May 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sejumlah biksu Buddha dari Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Laos menjalani perjalanan spiritual menuju Candi Borobudur. Mereka menempuh...

Masinis Positif Narkoba, Kereta Tabrak Bus di Bangkok hingga Terbakar: 8 Orang Tewas

Masinis Positif Narkoba, Kereta Tabrak Bus di Bangkok hingga Terbakar: 8 Orang Tewas

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tragedi maut terjadi di perlintasan kereta api Bangkok, Thailand, Sabtu (16/5/2026) sore waktu setempat. Sebuah kereta barang...

Thailand Temukan Spesies Dinosaurus Raksasa Baru Terbesar di Asia Tenggara

Thailand Temukan Spesies Dinosaurus Raksasa Baru Terbesar di Asia Tenggara

by Zahra Zahwa
May 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Para peneliti mengidentifikasi spesies dinosaurus raksasa baru dari fosil yang ditemukan di Thailand. Spesies itu diberi nama...

Timnas Indonesia Masuk Grup Berat pada Piala Asia 2027

Timnas Indonesia Masuk Grup Berat pada Piala Asia 2027

by Hidayat Taufik
May 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia national football team dipastikan tergabung di Grup F pada ajang AFC Asian Cup 2027. Tim Garuda...

Thailand Darurat Panas, Bangkok Catat Suhu 52 Derajat dan Warga Rentan Diminta Waspada Penuh

Thailand Darurat Panas, Bangkok Catat Suhu 52 Derajat dan Warga Rentan Diminta Waspada Penuh

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bangkok, ibu kota Thailand, mencatat suhu ekstrem yang melampaui 52 derajat celsius pada 4 Mei 2026. Angka...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Meal Prep Seminggu Rp 119.800 Saja, 7 Menu Sehat Ini Cocok buat Kamu yang Sibuk dan Mau Hemat

Meal Prep Seminggu Rp 119.800 Saja, 7 Menu Sehat Ini Cocok buat Kamu yang Sibuk dan Mau Hemat

May 31, 2026
Haji Mardud Itu Nyata, Ini 4 Alasan Ibadah Haji Bisa Tertolak dan Tidak Memberi Manfaat Apapun

Haji Mardud Itu Nyata, Ini 4 Alasan Ibadah Haji Bisa Tertolak dan Tidak Memberi Manfaat Apapun

June 1, 2026
Korsleting Listrik Lahap Motor Sport di Surabaya, Damkar Padamkan Api dalam 6 Menit

Korsleting Listrik Lahap Motor Sport di Surabaya, Damkar Padamkan Api dalam 6 Menit

May 31, 2026
Gaya Hidup Nongkrong Modern Mulai Jadi Tantangan Finansial Generasi Muda

Gaya Hidup Nongkrong Modern Mulai Jadi Tantangan Finansial Generasi Muda

October 20, 2025
Kebakaran Hebat Hanguskan Permukiman Padat di Kemayoran Jakarta Pusat

Xiaomi Luncurkan AC Pintar 3HP dengan Pendinginan Super Cepat

June 2, 2026
Timnas Indonesia U-19 Raih Kemenangan atas Myanmar pada Laga Perdana Piala AFF U-19 2026

Timnas Indonesia U-19 Raih Kemenangan atas Myanmar pada Laga Perdana Piala AFF U-19 2026

June 1, 2026
Timnas Indonesia Fokus Raih Gelar Juara Piala ASEAN 2026

Timnas Indonesia Fokus Raih Gelar Juara Piala ASEAN 2026

June 1, 2026
Kebakaran Hebat Hanguskan Permukiman Padat di Kemayoran Jakarta Pusat

Kebakaran Hebat Hanguskan Permukiman Padat di Kemayoran Jakarta Pusat

June 1, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved