JAKARTA, Cobisnis.com – Dalam rangka menyemarakkan Ramadan 1447 Hijriah, Bank Mandiri melalui Region III/Jakarta 1 mengadakan kegiatan buka puasa bersama dan santunan bagi anak yatim di Gedung Nawasena, Kawasan Wijaya Kusuma, Jakarta Barat. Agenda ini menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang mengusung semangat berbagi keberkahan di bulan suci.
Acara tersebut dihadiri oleh Komisaris Bank Mandiri Luky Alfirman, Wakil Direktur Utama Henry Panjaitan, serta Direktur Operations Timothy Utama.
Henry Panjaitan menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum penting untuk memperkuat solidaritas sosial dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, Bank Mandiri ingin membangun hubungan yang harmonis dengan warga di sekitar wilayah operasionalnya, khususnya Region III/Jakarta 1.
Selain buka puasa bersama, perseroan menyalurkan berbagai bantuan bagi masyarakat di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Bantuan tersebut meliputi paket perlengkapan sekolah, paket kesehatan, serta bantuan sosial untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat rentan.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan, Bank Mandiri juga menyelenggarakan khitanan gratis bagi anak-anak di sekitar wilayah operasional. Program ini menjadi wujud dukungan perusahaan terhadap peningkatan kesehatan masyarakat sekaligus memperluas manfaat sosial yang dirasakan langsung oleh lingkungan sekitar.
Secara nasional, melalui program Mandiri Berbagi Kebaikan, Mandiri Group menyalurkan bantuan kepada lebih dari 114.000 penerima manfaat selama Ramadan. Sasaran program meliputi anak yatim, lansia, dhuafa, komunitas rentan, serta masyarakat di sekitar area operasional perusahaan.
Khusus Region III/Jakarta 1, total 4.375 paket bantuan telah didistribusikan ke wilayah Jakarta Utara, Jakarta Barat, Tangerang/Banten hingga Serang/Cilegon.
Tak hanya itu, menyambut Idul Fitri, Bank Mandiri kembali menghadirkan program mudik gratis dengan 80 kota tujuan. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kelancaran perjalanan masyarakat ke kampung halaman, sekaligus memperkuat peran sebagai agen pembangunan yang mengintegrasikan nilai sosial dalam setiap langkah bisnisnya.













