• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, January 10, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Rahasia Jepang Tetap Bersih Meski Hampir Tak Punya Tempat Sampah

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 26, 2025
in Nasional
0
Rahasia Jepang Tetap Bersih Meski Hampir Tak Punya Tempat Sampah

JAKARTA, Cobisnis.com – Jepang dikenal sebagai salah satu negara paling bersih di dunia, meski tempat sampah di ruang publik hampir tak terlihat. Fenomena ini bukan karena sistem ajaib, tapi hasil dari budaya disiplin dan tanggung jawab sosial yang tertanam kuat di masyarakatnya.

Kebersihan di Jepang lahir dari prinsip sederhana: setiap orang bertanggung jawab atas sampahnya sendiri. Warga terbiasa membawa pulang bungkus makanan, botol minum, atau kertas bekas, lalu memilahnya di rumah sesuai kategori.

Sistem pemilahan sampah di Jepang terkenal sangat ketat. Ada kategori untuk sampah bisa dibakar, tidak bisa dibakar, plastik, logam, hingga botol PET. Karena kompleksitas itu, pemerintah memilih menghapus banyak tempat sampah umum dan mendorong warga memilah di rumah.

Selain soal budaya, alasan keamanan juga berperan. Setelah serangan gas sarin di kereta bawah tanah Tokyo pada 1995, pemerintah menghapus sebagian besar tempat sampah publik demi mencegah ancaman serupa. Sejak itu, masyarakat terbiasa hidup tanpa tong sampah di jalanan.

Budaya sosial Jepang turut memperkuat kebersihan itu. Warga menjunjung tinggi nilai meiwaku, yang berarti tidak boleh merepotkan atau mengganggu orang lain. Buang sampah sembarangan dianggap perilaku memalukan yang bisa bikin seseorang kehilangan rasa hormat di lingkungan sosialnya.

Anak-anak Jepang pun belajar disiplin sejak dini. Di sekolah, mereka membersihkan ruang kelas sendiri tanpa petugas kebersihan. Tujuannya bukan sekadar hemat biaya, tapi menanamkan rasa tanggung jawab dan hormat pada lingkungan.

Kedisiplinan ini juga terlihat dalam manajemen kota. Pengumpulan sampah dilakukan dengan jadwal ketat, bahkan berbeda tiap jenis sampah dan tiap wilayah. Warga mematuhinya dengan penuh kesadaran, karena melanggar bisa berujung teguran dari tetangga.

Selain itu, gaya hidup masyarakat Jepang yang cenderung hemat dan praktis turut mengurangi sampah. Banyak orang membawa botol minum sendiri, bento dari rumah, dan jarang makan sambil berjalan. Kebiasaan ini bikin ruang publik tetap bersih tanpa perlu banyak intervensi.

Meski tanpa tempat sampah di setiap sudut, kota-kota seperti Tokyo, Osaka, dan Kyoto tetap terlihat rapi. Ini jadi bukti nyata bahwa kebersihan bukan cuma soal fasilitas, tapi kesadaran kolektif.

Jepang menunjukkan bahwa peradaban maju tak hanya soal teknologi tinggi, tapi juga kesadaran sosial dan tanggung jawab pribadi. Di negara ini, bersih adalah budaya, bukan kewajiban.

Tags: CobisnisdisiplinjepangkebersihanlingkunganPebisnismuda

Related Posts

Herdman Tak Bisa Mainkan Thom Haye dan Pattynama di FIFA Series 2026

Herdman Tak Bisa Mainkan Thom Haye dan Pattynama di FIFA Series 2026

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pelatih tim nasional Indonesia, John Herdman, dipastikan tidak bisa menurunkan dua pemain kunci pada ajang FIFA Series...

Purbaya Pastikan Dana Program Makan Bergizi Tetap Jalan dan Efektif

Utang 2025 Rp736,3 T, Purbaya Sebut Hampir Sentuh Target APBN

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Keuangan mencatat penarikan pembiayaan utang sebesar Rp 736,3 triliun sepanjang tahun 2025. Realisasi ini setara 94,9...

Insomnia Bikin Capek? Ahli Tidur Bilang Screen Time Masih Bisa Aman

Insomnia Bikin Capek? Ahli Tidur Bilang Screen Time Masih Bisa Aman

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Insomnia masih menjadi masalah umum yang dialami banyak orang, terutama di tengah rutinitas harian yang padat dan...

Telur Tiap Hari Selama Seminggu, Ini Dampaknya Menurut Ahli Gizi

Telur Tiap Hari Selama Seminggu, Ini Dampaknya Menurut Ahli Gizi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pandangan soal telur sebagai pemicu kolesterol tinggi perlahan berubah. Berbagai riset terbaru menunjukkan, telur justru bisa menjadi...

Terlalu Sering Konsumsi Gula, Otak Bisa Kena Efek Serius

Terlalu Sering Konsumsi Gula, Otak Bisa Kena Efek Serius

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Konsumsi makanan dan minuman manis yang tinggi gula disebut berpotensi merusak fungsi otak jika dilakukan terus-menerus. Kebiasaan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Saham DADA Naik 35% di Awal Tahun, Pasar Nilai Ada Fase Kebangkitan Baru

Saham DADA Naik 35% di Awal Tahun, Pasar Nilai Ada Fase Kebangkitan Baru

January 9, 2026
Wilmar Dorong Akses Pendidikan Anak di Kawasan Perkebunan Sawit

Wilmar Dorong Akses Pendidikan Anak di Kawasan Perkebunan Sawit

January 9, 2026
Dorong UMKM dan Ekonomi Rakyat, Bank Mandiri Salurkan KUR Hampir Rp41 Triliun hingga Akhir 2025

Dorong UMKM dan Ekonomi Rakyat, Bank Mandiri Salurkan KUR Hampir Rp41 Triliun hingga Akhir 2025

January 9, 2026
Pemutihan Pajak Kendaraan Berlaku di Tiga Provinsi Awal 2026

Pemutihan Pajak Kendaraan Berlaku di Tiga Provinsi Awal 2026

January 9, 2026
BNI Ambil Bagian dalam Penyerahan 600 Hunian Danantara untuk Korban Bencana Aceh Tamiang

BNI Ambil Bagian dalam Penyerahan 600 Hunian Danantara untuk Korban Bencana Aceh Tamiang

January 10, 2026
FAO Ungkap 43,5% Warga Indonesia Sulit Akses Pangan Bergizi, Program MBG Jadi Tumpuan Negara

FAO Ungkap 43,5% Warga Indonesia Sulit Akses Pangan Bergizi, Program MBG Jadi Tumpuan Negara

January 10, 2026
Big Match Indonesia Super League: Persib vs Persija Akhir Pekan Ini

Big Match Indonesia Super League: Persib vs Persija Akhir Pekan Ini

January 10, 2026
Longsor Terjang Gunung Papandayan, Pendaki Diminta Jauhi Jalur Pondok Saladah

Longsor Terjang Gunung Papandayan, Pendaki Diminta Jauhi Jalur Pondok Saladah

January 10, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved