JAKARTA, Cobisnis.com – Fenomena angin puting beliung terlihat di wilayah Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, dan menjadi viral di media sosial. Dalam video yang beredar, tampak awan gelap membentuk pusaran memanjang yang berputar di langit, memicu kepanikan warga sekitar.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (9/1) sekitar pukul 12.00 WIB. Meski pusaran angin terlihat jelas dan dramatis, puting beliung itu tidak sampai menyentuh permukaan tanah dan tidak menyebabkan kerusakan berarti. Namun, kejadian ini tetap menyita perhatian publik karena visualnya yang menegangkan.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III BMKG Dhoho, Lukman Soleh, menjelaskan bahwa fenomena awan berekor tersebut berkaitan dengan terbentuknya awan cumulonimbus dalam skala besar. Awan ini muncul akibat pemanasan suhu permukaan yang cukup ekstrem pada siang hari.
“Secara meteorologis, udara panas yang naik dengan cepat akibat penguapan tinggi bertemu dengan massa udara dingin di lapisan atas atmosfer. Kondisi ini menimbulkan ketidakstabilan udara yang dapat memicu pusaran angin kencang dalam waktu singkat,” jelas Lukman, Sabtu (10/1).
Ia menambahkan, angin puting beliung bersifat lokal namun berpotensi merusak. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada dan segera mencari tempat perlindungan apabila melihat tanda-tanda kemunculan puting beliung.
“Jika terlihat awan gelap pekat menjulang tinggi menyerupai kembang kol, masyarakat sebaiknya segera masuk ke bangunan yang kokoh untuk menghindari risiko tertimpa benda atau pohon tumbang,” pungkasnya.














