• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Purbaya Tegas Soal Korupsi Daerah: “Kalau Gak Diberesin, Anggaran Bocor!”

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 21, 2025
in Ekonomi Bisnis
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti masih maraknya praktik jual beli jabatan di sejumlah pemerintah daerah, termasuk di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Ia menyebut praktik semacam ini masih jadi salah satu sumber utama kebocoran anggaran daerah.

Menurut Purbaya, data dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunjukkan bahwa dalam tiga tahun terakhir, masih banyak kasus korupsi di tingkat daerah. Salah satunya terkait suap audit BPK di Sorong dan Meranti, jual beli jabatan di Bekasi, serta proyek fiktif BUMD di Sumatera Selatan.

“Data KPK juga mengingatkan kita, masih banyak kasus di daerah. Suap audit BPK, jual-beli jabatan, sampai proyek fiktif BUMD masih terjadi,” ujar Purbaya dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah yang disiarkan lewat kanal YouTube Kemendagri, Selasa (21/10/2025).

Ia menegaskan, kondisi itu menandakan reformasi tata kelola pemerintahan daerah belum tuntas sepenuhnya. Praktik gratifikasi, intervensi proyek, dan jual beli jabatan dianggap masih jadi “penyakit lama” yang belum berhasil diberantas.

Purbaya juga mengutip laporan KPK yang menyoroti tiga sumber utama kebocoran anggaran daerah: jual-beli jabatan, gratifikasi, dan intervensi pengadaan barang dan jasa. Menurutnya, selama hal itu tidak dibereskan, pembangunan di daerah tidak akan berjalan optimal.

“KPK bilang sumber risikonya masih itu-itu saja. Kalau enggak dibersihin, program pembangunan bisa bocor di tengah jalan,” tegasnya.

Dari hasil survei penilaian strategis (SPI) 2024, hampir semua pemda masuk kategori zona merah atau rawan korupsi. Tercatat 67 pemerintah provinsi dan 69 pemerintah kabupaten berada di zona merah, menunjukkan lemahnya sistem pengawasan dan akuntabilitas.

Melihat kondisi ini, Menkeu meminta seluruh pemda memperbaiki tata kelola anggaran masing-masing agar dana publik bisa digunakan secara efisien dan tepat sasaran. Ia juga menyinggung soal potensi kenaikan transfer ke daerah (TKD) yang bergantung pada kinerja dan transparansi pengelolaan anggaran.

“Kalau dua triwulan ke depan bisa diperbaiki, saya bisa dorong ke atas untuk naikin alokasi. Tapi kalau enggak, saya juga susah ngomong. Yang penting ekonomi daerah bisa bergerak dan merata, bukan cuma di pusat,” ujarnya.

Purbaya menutup dengan ajakan agar pemerintah daerah mengelola uang publik dengan hati-hati, cepat, dan bertanggung jawab. Menurutnya, kesejahteraan masyarakat dan kekuatan ekonomi daerah sangat bergantung pada integritas aparatur di lapangan.

“Kalau tata kelola diperbaiki, uang publik bisa benar-benar kerja buat rakyat,” tegasnya.

Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download lenevo firmware
Free Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: anggaranCobisnisDaerahKemenkeuKorupsiPebisnismudaPurbaya Yudhi Sadewa

Related Posts

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Dorong Komunikasi Pemerintah yang Lebih Banyak Mendengar

by Rizki Meirino
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) mendorong perubahan pendekatan komunikasi pemerintah dari penyampaian informasi satu arah menuju komunikasi yang...

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Jaga Kepercayaan Publik

by Rizki Meirino
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) memperkuat sinergi komunikasi pemerintah pusat dan daerah untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah....

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

by Rizki Meirino
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Mayapada Hospital Jakarta Selatan menggelar Mayapada Neuro Connect 2026 pada 24–25 Oktober 2026 untuk mendorong kemajuan penanganan...

Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

by Desti Dwi Natasya
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perayaan HUT ke-21 Ling Tien Kung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (25/10/2026), dihadiri sekitar...

OpenAI

OpenAI Hentikan Pengujian AI di Internet Terbuka

by Desti Dwi Natasya
October 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – OpenAI memutuskan menghentikan pelatihan model kecerdasan buatan (AI) dengan akses langsung ke internet terbuka setelah serangkaian insiden...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

October 25, 2026
PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

October 24, 2026
Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

October 24, 2026
Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

October 24, 2026
Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

October 25, 2026
Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

October 25, 2026
Singkong Lampung Naik Kelas, Harga Tembus Rp3.000 per Kg

Singkong Lampung Naik Kelas, Harga Tembus Rp3.000 per Kg

October 25, 2026
Nataru Belum Tiba, Harga Cabai Sudah Tembus Rp102 Ribu per Kg

Nataru Belum Tiba, Harga Cabai Sudah Tembus Rp102 Ribu per Kg

October 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved