• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, April 1, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pupuk Indonesia Pastikan Petani Papua Barat Daya Sudah Tebus Pupuk Bersubsidi dengan HET Baru

Dwi Natasya by Dwi Natasya
November 5, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Pupuk Indonesia Pastikan Petani Papua Barat Daya Sudah Tebus Pupuk Bersubsidi dengan HET Baru

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan para petani terdaftar di Provinsi Papua Barat Daya sudah mulai menebus pupuk bersubsidi dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) terbaru, yang telah diturunkan oleh pemerintah sebesar 20 persen. Kepastian ini disampaikan Direktur Operasi Pupuk Indonesia, Dwi Satriyo Annurogo, usai melakukan peninjauan langsung ke sejumlah gudang dan kios di wilayah tersebut.

“Pemerintah telah menurunkan HET sejak 22 Oktober 2025. Alhamdulillah, petani di Papua Barat Daya kini sudah bisa menebus pupuk bersubsidi sesuai dengan harga baru yang lebih terjangkau,” ujar Dwi Satriyo.

HET baru untuk pupuk Urea kini menjadi Rp 1.800 per kilogram (kg) dari sebelumnya Rp 2.250/kg, atau turun dari Rp 112.500 menjadi Rp 90.000 per sak ukuran 50 kg. Sementara itu, HET pupuk NPK juga mengalami penurunan dari Rp 2.300/kg menjadi Rp 1.840/kg, atau dari Rp 115.000 menjadi Rp 92.000 per sak. Untuk pupuk NPK khusus tanaman kakao, harga turun dari Rp 3.300/kg menjadi Rp 2.640/kg, atau dari Rp 165.000 menjadi Rp 132.000 per sak.

Selain itu, pupuk ZA yang baru masuk ke dalam skema subsidi juga turun dari Rp 1.700/kg menjadi Rp 1.360/kg. Pupuk ini yang sebelumnya dijual Rp 85.000 kini menjadi Rp 68.000 per sak. Sedangkan pupuk organik kini dijual Rp 640/kg, turun dari Rp 800/kg, atau dari Rp 32.000 menjadi Rp 25.600 per sak 40 kg.

“Dengan penyesuaian ini, seluruh petani di Indonesia dapat menebus pupuk bersubsidi dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Kebijakan ini berlaku untuk semua jenis pupuk, baik Urea, NPK, ZA, maupun organik,” jelas Dwi Satriyo.

Ia menambahkan, pupuk merupakan komponen penting dalam kegiatan pertanian. Dengan penurunan harga ini, biaya produksi petani akan lebih efisien dan mendorong peningkatan hasil panen.

Kebijakan penurunan HET ini merupakan bagian dari langkah pemerintah dalam mendukung program swasembada pangan nasional sesuai visi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam Asta Cita. Langkah ini juga diharapkan mampu memperkuat kesejahteraan petani di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam kunjungannya ke Papua Barat Daya, Dwi Satriyo bersama Dewan Komisaris Chrisna Deva Priyapratama turut meninjau gudang penyimpanan pupuk bersubsidi untuk memastikan ketersediaan stok aman. Hingga akhir Oktober 2025, Pupuk Indonesia telah menyiapkan stok sebanyak 416 ton.

General Manager (GM) Regional 4 Pupuk Indonesia, Wisno Ramadhani, menjelaskan bahwa stok tersebut terdiri dari 215 ton pupuk Urea, 169 ton NPK Phonska, dan 32 ton pupuk organik Petroganik.

“Jumlah stok saat ini berada di atas ketentuan minimum pemerintah, cukup untuk memenuhi kebutuhan petani di Papua Barat Daya selama sekitar tiga minggu ke depan,” kata Wisno.

Ia juga menyampaikan bahwa hingga periode yang sama, realisasi penyaluran pupuk bersubsidi di Papua Barat Daya telah mencapai 903 ton atau sekitar 62 persen dari total alokasi tahun 2025 sebesar 1.467 ton. Secara nasional, realisasi penyaluran pupuk bersubsidi mencapai 67 persen atau 6,38 juta ton dari total alokasi 9,55 juta ton.

“Stok aman, harga sudah turun, kami berharap penebusan bisa semakin optimal. Saat ini masih ada sekitar 1.148 petani di Papua Barat Daya yang belum menebus pupuk bersubsidi,” tutup Wisno.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
udemy free download
download intex firmware
Download WordPress Themes
free download udemy paid course
Tags: cobisnis.comHETpetaniPT pupuk Indonesia

Related Posts

Ramadan Ekstra Seru 2026 Tokopedia TikTok Shop Catat Transaksi Sahur Naik 15 Kali

BSI Pembayar Zakat Terbesar 2026 Salurkan Rp289 Miliar ke BAZNAS RI

by Dwi Natasya
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – BSI pembayar zakat terbesar kembali menegaskan perannya dalam mendukung ekonomi umat di Indonesia. Oleh karena itu, Bank...

Ramadan Ekstra Seru 2026 Tokopedia TikTok Shop Catat Transaksi Sahur Naik 15 Kali

Ramadan Ekstra Seru 2026 Tokopedia TikTok Shop Catat Transaksi Sahur Naik 15 Kali

by Dwi Natasya
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ramadan Ekstra Seru 2026 mendorong lonjakan transaksi sahur di Tokopedia dan TikTok Shop. Oleh karena itu, peningkatan mencapai...

Perang Iran Picu Kekhawatiran Lomba Senjata Nuklir di Timur Tengah

Perang Iran Picu Kekhawatiran Lomba Senjata Nuklir di Timur Tengah

by Hidayat Taufik
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel memicu kekhawatiran meningkatnya ancaman senjata nuklir di kawasan Timur...

AS Beri Izin Tahunan, Samsung dan SK Hynix Bisa Kirim Peralatan Chip ke China pada 2026

Penarikan Pasukan AS dari Iran 2026, Trump Sebut Akan Selesai dalam Tiga Pekan

by Desti Dwi Natasya
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Penarikan pasukan AS dari Iran 2026 diumumkan langsung oleh Presiden Donald Trump dalam pernyataan resmi. Oleh karena itu,...

WFH ASN Setiap Jumat Perlu Evaluasi, DPR Khawatir Picu Long Weekend

WFH ASN Setiap Jumat Perlu Evaluasi, DPR Khawatir Picu Long Weekend

by Hidayat Taufik
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kebijakan kerja dari rumah (work from home/WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap hari Jumat mendapat sorotan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jamkrindo Syariah 2025 Catat Laba Rp141 Miliar, Tumbuh Signifikan

Jamkrindo Syariah 2025 Catat Laba Rp141 Miliar, Tumbuh Signifikan

April 1, 2026
Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

March 31, 2026
Ini Daftar Tarif  Listrik Per 1 April 2026 Cek Rincian Terbaru

Ini Daftar Tarif Listrik Per 1 April 2026 Cek Rincian Terbaru

March 31, 2026
Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

March 31, 2026
Ramadan Ekstra Seru 2026 Tokopedia TikTok Shop Catat Transaksi Sahur Naik 15 Kali

BSI Pembayar Zakat Terbesar 2026 Salurkan Rp289 Miliar ke BAZNAS RI

April 1, 2026
Ramadan Ekstra Seru 2026 Tokopedia TikTok Shop Catat Transaksi Sahur Naik 15 Kali

Ramadan Ekstra Seru 2026 Tokopedia TikTok Shop Catat Transaksi Sahur Naik 15 Kali

April 1, 2026
Perang Iran Picu Kekhawatiran Lomba Senjata Nuklir di Timur Tengah

Perang Iran Picu Kekhawatiran Lomba Senjata Nuklir di Timur Tengah

April 1, 2026
Tawaran Minyak Rusia ke Indonesia Muncul di Tengah Dinamika Global

Tawaran Minyak Rusia ke Indonesia Muncul di Tengah Dinamika Global

April 1, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved