• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, April 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Puluhan Rumpon Ditenggelamkan, Nelayan Tak Perlu Jauh-Jauh Mencari Ikan

Fathi by Fathi
August 6, 2021
in Nasional
0
Puluhan Rumpon Ditenggelamkan, Nelayan Tak Perlu Jauh-Jauh Mencari Ikan

BANGKA, Cobisnis.com – Puluhan rumpon ikan ditenggelamkan Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) Kabupaten Bangka bersama PT Timah Tbk ke Perairan Sungailiat, Bangka, belum lama ini. PT Timah Tbk melibatkan dan memberdayakan SNNU untuk membuat rumpon ikan hingga menenggelamkannya.

Ketua SNNU Kabupaten Bangka, Lukman mengatakan, semula PT Timah Tbk melalui CSR nya, menyerahkan bantuan uang tunai untuk pembuatan rumpon yang melibatkan kelompok nelayan dan Polman Babel.

Lukman menyebutkan, sebanyak 27 unit rumpon ditenggelamkan bersama nelayan yang terdiri dari 20 unit rumpon dasar dan tujuh unit rumpon apung. Rumpon-rumpon ini ditenggelamkan sekitar 5 mil dari bibir pantai. Sehingga nantinya diharapkan ikan-ikan bisa hidup di rumpon tersebut dan nelayan tidak perlu jauh-jauh lagi untuk mencari ikan.

“Kemarin sudah ditenggelamkan 27 rumpon, ini dilakukan secara bersama-sama. Rumpon ini juga kami yang membuat sekitar lima hari. Kelompok Nelayan bersama Polman bergotong royong membuatnya dari dana yang diberikan PT Timah Tbk,” katanya, Kamis (5/8/2021).

Lebih lanjut, Lukman menyampaikan rumpon-rumpon ini akan tetap mereka pelihara tidak hanya sekadar ditenggelamkan saja. Menurutnya, untuk rumpon apung sekitar tujuh hari biasanya sudah mulai didatangi ikan. Sedangkan untuk rumpon dasar memerlukan waktu sekitar satu hingga tiga bulan untuk bisa dihinggapi ikan.

“Rumpon yang tenggelamkan itu memang masuk dalam zona tangkap nelayan, dan nelayan yang tau. Rumpon ini banyak sekali manfaatnya untuk nelayan. Pertama, nelayan tidak perlu bingung lagi untuk berkeliling mencari ikan karena sudah ada tujuannya. Kemudian jarak tempuh nelayan jadi lebih dekat, dan ketiga bisa meningaktkan hasil tangkapan nelayan,” sebutnya.

Ia mengapresiasi langkah PT Timah Tbk yang telah menggandeng SNNU Bangka untuk membuat dan menenggelamkan rumpon. Ia berharap, kedepannya akan semakin banyak yang turut melakukan hal serupa. Karena, hal ini dapat membantu meningkatkan hasil tangkapan nelayan.

“Kami terimakasih kepada PT Timah Tbk yang telah bekerjasama, karena rumpon ini memang dibutuhkan nelayan. Kita berharap PT Timah Tbk juga bisa terus mendukung kegiatan nelayan,” pungkasnya.

Ia menyebutkan, SNNU Bangka memiliki program meneggelamkan 100 rumpon, namun saat ini baru terealisasi 30 rumpon. Oleh karena itu, dirinya berharap kepada stakeholder termasuk PT Timah Tbk bisa kembali membantu mereka untuk membuat dan menggelamkan rumpon tersebut.

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
lynda course free download
download karbonn firmware
Download WordPress Themes Free
free online course
Tags: Cobisnispt timahrumpon

Related Posts

Airlangga Sebut Kenaikan Harga Avtur Berdampak Langsung ke Tarif Tiket Pesawat

Airlangga Sebut Kenaikan Harga Avtur Berdampak Langsung ke Tarif Tiket Pesawat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kenaikan harga avtur global disebut menjadi penyebab utama melonjaknya harga tiket pesawat domestik dalam beberapa waktu terakhir....

Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Purbaya Angkat Bicara soal Wacana Potong Gaji Menteri, Angka 25% Muncul

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Wacana pemotongan gaji menteri mencuat di tengah upaya pemerintah menjaga defisit APBN tetap di bawah 3%, dengan...

Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah memberi lampu hijau bagi maskapai domestik untuk menaikkan fuel surcharge hingga 38% akibat kenaikan harga avtur...

Ada 14 Perusahaan Asuransi dan Dana Pensiun dalam Pantauan Ketat OJK

Ada 14 Perusahaan Asuransi dan Dana Pensiun dalam Pantauan Ketat OJK

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah melakukan pengawasan ketat terhadap 14 perusahaan di sektor asuransi dan dana pensiun....

ADRO Siapkan Rp 5 Triliun untuk Buyback Saham dalam Rencana yang Diperbarui

ADRO Siapkan Rp 5 Triliun untuk Buyback Saham dalam Rencana yang Diperbarui

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) merevisi rencana buyback saham dengan menaikkan anggaran menjadi maksimal Rp 5...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

April 6, 2026
Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Purbaya Angkat Bicara soal Wacana Potong Gaji Menteri, Angka 25% Muncul

April 6, 2026
Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

April 6, 2026
Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

April 6, 2026
GT World Challenge Asia 2026 Kembali ke Mandalika

GT World Challenge Asia 2026 Kembali ke Mandalika

April 7, 2026
Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

April 7, 2026
Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

April 6, 2026
Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

April 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved