• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, March 2, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Sport

Kekacauan Di Final AFCON Paling Dramatis Sepanjang Sejarah

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 20, 2026
in Sport
0
Kekacauan Di Final AFCON Paling Dramatis Sepanjang Sejarah

JAKARTA, Cobisnis.com – Final Piala Afrika (Africa Cup of Nations/AFCON) yang seharusnya menjadi penentuan tim sepak bola terbaik di benua Afrika justru berakhir dalam kekacauan total pada Minggu malam. Laga puncak antara Senegal dan tuan rumah Maroko diwarnai protes pemain, keputusan wasit kontroversial, penalti yang berakhir tragis, hingga kericuhan suporter di tribun.

Senegal akhirnya keluar sebagai juara setelah menang 1-0 lewat babak perpanjangan waktu. Namun, skor akhir itu jauh dari gambaran sebenarnya tentang kekacauan yang terjadi, dalam apa yang kini dianggap sebagai salah satu final AFCON paling kacau dan paling diingat sepanjang sejarah turnamen.

Gol dianulir dan penalti kontroversial

Pertandingan yang mempertemukan dua tim peringkat tertinggi Afrika ini berlangsung tegang sejak awal. Maroko sedikit diunggulkan sebagai tuan rumah, sementara Senegal memburu gelar AFCON keduanya setelah terakhir juara pada edisi 2021.

Ketegangan memuncak di menit-menit akhir waktu normal saat skor masih 0-0. Senegal sempat mengira telah mencetak gol kemenangan melalui Ismaïla Sarr pada menit kedua masa tambahan waktu. Namun, euforia berubah menjadi amarah setelah wasit Jean-Jacques Ndala menganulir gol tersebut, menilai Abdoulaye Seck melakukan pelanggaran terhadap Achraf Hakimi dalam proses gol. Keputusan itu dinilai sangat ringan dan memicu kemarahan para pemain Senegal.

Situasi makin panas ketika beberapa menit kemudian wasit menunjuk titik putih untuk Maroko setelah pelanggaran El Hadji Malick Diouf terhadap Brahim Díaz, yang sebelumnya luput dari perhatian hingga VAR turun tangan. Meski keputusan itu masih bisa diperdebatkan, penalti tersebut menjadi pemicu utama kekacauan.

Pemain meninggalkan lapangan, suporter mengamuk

Para pemain Senegal, dipimpin pelatih Pape Thiaw, melayangkan protes keras yang membuat eksekusi penalti tertunda. Ketegangan meluas menjadi adu mulut antara pemain, ofisial, dan staf pelatih. Di tribun, sekelompok suporter Senegal melompat ke area fotografer dan bentrok dengan petugas keamanan. Polisi antihuru-hara harus turun tangan untuk mencegah invasi lapangan.

Dalam adegan yang jarang terjadi, Thiaw memerintahkan para pemainnya meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes. Sebagian pemain masuk ke ruang ganti, sementara beberapa lainnya tetap di lapangan untuk meredakan situasi. Sadio Mané, yang disebut akan menjalani AFCON terakhirnya bersama Senegal, menjadi sosok kunci yang membujuk rekan-rekannya agar kembali bertanding.

Setelah penundaan selama 14 menit dan pengamanan diperketat, pertandingan akhirnya dilanjutkan.

Penalti terburuk dan penyesalan Díaz

Brahim Díaz menghadapi tekanan luar biasa saat bersiap mengeksekusi penalti. Dalam momen yang disebut banyak pihak sebagai “kegilaan,” pemain Real Madrid itu mencoba penalti gaya Panenka, namun bola dengan mudah ditangkap kiper Senegal, Édouard Mendy.

Kegagalan penalti itu menjadi titik balik fatal bagi Maroko. Díaz tampak terpukul, ditarik keluar saat laga masuk perpanjangan waktu, dan terlihat menangis di bangku cadangan. Meski kemudian menerima sepatu emas sebagai top skor turnamen, raut wajahnya menunjukkan penyesalan mendalam. Melalui media sosial, Díaz mengaku “jiwanya sakit” dan meminta maaf kepada seluruh rakyat Maroko.

Gol penentu dan warisan kekacauan

Di tengah atmosfer yang masih panas, Senegal akhirnya memastikan kemenangan lewat gol indah Pape Gueye di babak pertama perpanjangan waktu. Gueye mengaku penyelamatan penalti Mendy dan dorongan Mané menjadi kunci kebangkitan mental tim.

Meski demikian, sorotan utama malam itu bukan pada kualitas permainan, melainkan pada kekacauan yang mencerminkan masalah struktural sepak bola Afrika, mulai dari ketidakpercayaan terhadap wasit hingga relasi rumit antara federasi dan otoritas sepak bola Afrika (CAF).

Dampak dan reaksi

CAF mengecam keras perilaku pemain dan ofisial, menyebut insiden tersebut “tidak dapat diterima” dan menyatakan akan meninjau seluruh rekaman pertandingan untuk menjatuhkan sanksi. Presiden FIFA Gianni Infantino, yang hadir langsung di stadion, juga mengutuk kericuhan di lapangan dan tribun.

Federasi Sepak Bola Maroko mempertimbangkan langkah hukum terkait aksi Senegal meninggalkan lapangan, sementara pelatih Pape Thiaw terancam sanksi dan bahkan tidak bisa menghadiri konferensi pers pascalaga akibat bentrokan yang masih berlangsung di pusat media.

Final ini pun dikenang bukan hanya sebagai malam kejayaan Senegal, tetapi juga sebagai penutup pahit dari turnamen yang sebenarnya berlangsung spektakuler sejak awal.

Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
udemy free download
download xiomi firmware
Free Download WordPress Themes
online free course
Tags: AFCONcobisnis.comFinalAFCONSenegalJuara

Related Posts

Korut Geram, AS Disebut Bertindak Seperti Gangster Internasional

Korut Geram, AS Disebut Bertindak Seperti Gangster Internasional

by Hidayat Taufik
March 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah Korea Utara menyampaikan kecaman keras atas serangan militer terhadap Iran yang dilakukan oleh Amerika Serikat bersama...

Apa Arti Jika Pemimpin Tertinggi Iran Tewas

Apa Arti Jika Pemimpin Tertinggi Iran Tewas

by Zahra Zahwa
March 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengambil langkah besar dengan meluncurkan serangan udara ke Iran di tengah meningkatnya...

Bisakah Gucci Menciptakan Kemewahan Berbasis Ai?

Bisakah Gucci Menciptakan Kemewahan Berbasis Ai?

by Zahra Zahwa
March 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Rumah mode mewah Gucci kembali melakukan rebranding ketiganya sejak kepergian Alessandro Michele pada 2022, kali ini di...

Lupakan Adegan Panas Nsfw Saturday Night Live Jadi Langkah Terberani Connor Storrie

Lupakan Adegan Panas Nsfw Saturday Night Live Jadi Langkah Terberani Connor Storrie

by Zahra Zahwa
March 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Karier aktor asal Texas, Connor Storrie, tengah melesat tajam setelah kesuksesan serial “Heated Rivalry” yang membuat namanya...

Mengungkap Berlian Yang Terlupakan Kisah Tak Terungkap The Owls Club

Mengungkap Berlian Yang Terlupakan Kisah Tak Terungkap The Owls Club

by Zahra Zahwa
March 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pada 1938, tim softball perempuan kulit hitam bernama The Owls Club mencatat sejarah dengan menjuarai kejuaraan profesional...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

September 16, 2025
Konflik Memanas, Jamaah Umrah Indonesia Tertahan di Singapura

Konflik Memanas, Jamaah Umrah Indonesia Tertahan di Singapura

March 1, 2026
Korut Geram, AS Disebut Bertindak Seperti Gangster Internasional

Korut Geram, AS Disebut Bertindak Seperti Gangster Internasional

March 1, 2026
Kematian Ali Khamenei Disahkan, Iran dan Dunia Siap Menyaksikan Dampak Politik Besar

Kematian Ali Khamenei Disahkan, Iran dan Dunia Siap Menyaksikan Dampak Politik Besar

March 1, 2026
Konflik Memanas, Jamaah Umrah Indonesia Tertahan di Singapura

Konflik Memanas, Jamaah Umrah Indonesia Tertahan di Singapura

March 1, 2026
Konflik Timur Tengah Bikin Jamaah Umrah Indonesia Belum Bisa Pulang

Konflik Timur Tengah Bikin Jamaah Umrah Indonesia Belum Bisa Pulang

March 1, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved