• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, February 9, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Sport

Kekacauan Di Final AFCON Paling Dramatis Sepanjang Sejarah

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 20, 2026
in Sport
0
Kekacauan Di Final AFCON Paling Dramatis Sepanjang Sejarah

JAKARTA, Cobisnis.com – Final Piala Afrika (Africa Cup of Nations/AFCON) yang seharusnya menjadi penentuan tim sepak bola terbaik di benua Afrika justru berakhir dalam kekacauan total pada Minggu malam. Laga puncak antara Senegal dan tuan rumah Maroko diwarnai protes pemain, keputusan wasit kontroversial, penalti yang berakhir tragis, hingga kericuhan suporter di tribun.

Senegal akhirnya keluar sebagai juara setelah menang 1-0 lewat babak perpanjangan waktu. Namun, skor akhir itu jauh dari gambaran sebenarnya tentang kekacauan yang terjadi, dalam apa yang kini dianggap sebagai salah satu final AFCON paling kacau dan paling diingat sepanjang sejarah turnamen.

Gol dianulir dan penalti kontroversial

Pertandingan yang mempertemukan dua tim peringkat tertinggi Afrika ini berlangsung tegang sejak awal. Maroko sedikit diunggulkan sebagai tuan rumah, sementara Senegal memburu gelar AFCON keduanya setelah terakhir juara pada edisi 2021.

Ketegangan memuncak di menit-menit akhir waktu normal saat skor masih 0-0. Senegal sempat mengira telah mencetak gol kemenangan melalui Ismaïla Sarr pada menit kedua masa tambahan waktu. Namun, euforia berubah menjadi amarah setelah wasit Jean-Jacques Ndala menganulir gol tersebut, menilai Abdoulaye Seck melakukan pelanggaran terhadap Achraf Hakimi dalam proses gol. Keputusan itu dinilai sangat ringan dan memicu kemarahan para pemain Senegal.

Situasi makin panas ketika beberapa menit kemudian wasit menunjuk titik putih untuk Maroko setelah pelanggaran El Hadji Malick Diouf terhadap Brahim Díaz, yang sebelumnya luput dari perhatian hingga VAR turun tangan. Meski keputusan itu masih bisa diperdebatkan, penalti tersebut menjadi pemicu utama kekacauan.

Pemain meninggalkan lapangan, suporter mengamuk

Para pemain Senegal, dipimpin pelatih Pape Thiaw, melayangkan protes keras yang membuat eksekusi penalti tertunda. Ketegangan meluas menjadi adu mulut antara pemain, ofisial, dan staf pelatih. Di tribun, sekelompok suporter Senegal melompat ke area fotografer dan bentrok dengan petugas keamanan. Polisi antihuru-hara harus turun tangan untuk mencegah invasi lapangan.

Dalam adegan yang jarang terjadi, Thiaw memerintahkan para pemainnya meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes. Sebagian pemain masuk ke ruang ganti, sementara beberapa lainnya tetap di lapangan untuk meredakan situasi. Sadio Mané, yang disebut akan menjalani AFCON terakhirnya bersama Senegal, menjadi sosok kunci yang membujuk rekan-rekannya agar kembali bertanding.

Setelah penundaan selama 14 menit dan pengamanan diperketat, pertandingan akhirnya dilanjutkan.

Penalti terburuk dan penyesalan Díaz

Brahim Díaz menghadapi tekanan luar biasa saat bersiap mengeksekusi penalti. Dalam momen yang disebut banyak pihak sebagai “kegilaan,” pemain Real Madrid itu mencoba penalti gaya Panenka, namun bola dengan mudah ditangkap kiper Senegal, Édouard Mendy.

Kegagalan penalti itu menjadi titik balik fatal bagi Maroko. Díaz tampak terpukul, ditarik keluar saat laga masuk perpanjangan waktu, dan terlihat menangis di bangku cadangan. Meski kemudian menerima sepatu emas sebagai top skor turnamen, raut wajahnya menunjukkan penyesalan mendalam. Melalui media sosial, Díaz mengaku “jiwanya sakit” dan meminta maaf kepada seluruh rakyat Maroko.

Gol penentu dan warisan kekacauan

Di tengah atmosfer yang masih panas, Senegal akhirnya memastikan kemenangan lewat gol indah Pape Gueye di babak pertama perpanjangan waktu. Gueye mengaku penyelamatan penalti Mendy dan dorongan Mané menjadi kunci kebangkitan mental tim.

Meski demikian, sorotan utama malam itu bukan pada kualitas permainan, melainkan pada kekacauan yang mencerminkan masalah struktural sepak bola Afrika, mulai dari ketidakpercayaan terhadap wasit hingga relasi rumit antara federasi dan otoritas sepak bola Afrika (CAF).

Dampak dan reaksi

CAF mengecam keras perilaku pemain dan ofisial, menyebut insiden tersebut “tidak dapat diterima” dan menyatakan akan meninjau seluruh rekaman pertandingan untuk menjatuhkan sanksi. Presiden FIFA Gianni Infantino, yang hadir langsung di stadion, juga mengutuk kericuhan di lapangan dan tribun.

Federasi Sepak Bola Maroko mempertimbangkan langkah hukum terkait aksi Senegal meninggalkan lapangan, sementara pelatih Pape Thiaw terancam sanksi dan bahkan tidak bisa menghadiri konferensi pers pascalaga akibat bentrokan yang masih berlangsung di pusat media.

Final ini pun dikenang bukan hanya sebagai malam kejayaan Senegal, tetapi juga sebagai penutup pahit dari turnamen yang sebenarnya berlangsung spektakuler sejak awal.

Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy course download free
download intex firmware
Premium WordPress Themes Download
udemy free download
Tags: AFCONcobisnis.comFinalAFCONSenegalJuara

Related Posts

Undangan Rapat Perdana Board of Peace untuk Prabowo, Istana Masih Tunggu Kepastian

Undangan Rapat Perdana Board of Peace untuk Prabowo, Istana Masih Tunggu Kepastian

by Hidayat Taufik
February 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima undangan untuk menghadiri rapat perdana...

HPN 2026 di Banten: Literasi Digital dan Peran Pers Jadi Sorotan Utama

HPN 2026 di Banten: Literasi Digital dan Peran Pers Jadi Sorotan Utama

by Hidayat Taufik
February 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 berlangsung di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang,...

Trump Sebut Atlet Ski Olimpiade “Pecundang” Usai Ungkap Perasaan Campur Aduk Wakili AS

Trump Sebut Atlet Ski Olimpiade “Pecundang” Usai Ungkap Perasaan Campur Aduk Wakili AS

by Zahra Zahwa
February 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut atlet ski Olimpiade Hunter Hess sebagai “pecundang sejati” setelah sang atlet...

Musk Pangkas Ambisi Pemukiman Mars, Bidik Kota Manusia di Bulan

Musk Pangkas Ambisi Pemukiman Mars, Bidik Kota Manusia di Bulan

by Zahra Zahwa
February 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ambisi Elon Musk untuk suatu hari membangun pemukiman manusia di Mars tampaknya dipangkas, dengan fokus baru yang...

Tokoh Oposisi Venezuela Guanipa Kembali Ditangkap Pria Bersenjata Usai Bebas Dari Penjara

Tokoh Oposisi Venezuela Guanipa Kembali Ditangkap Pria Bersenjata Usai Bebas Dari Penjara

by Zahra Zahwa
February 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Tokoh oposisi utama Venezuela, Juan Pablo Guanipa, kembali ditangkap oleh sekelompok pria bersenjata berat pada Minggu malam...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

February 1, 2026
Nama Jokowi Muncul di Epstein Files, Ada Apa Sebenarnya?

Nama Jokowi Muncul di Epstein Files, Ada Apa Sebenarnya?

February 9, 2026
249 Wni Dari Kamboja Di pulangkan Polri Korban Penipuan Scam Online

249 Wni Dari Kamboja Di pulangkan Polri Korban Penipuan Scam Online

February 9, 2026
15 Juta Orang Mampu Terdaftar Penerima Bantuan Iuran Kesehatan, 54 Warga Miskin Tidak Terdaftar!

15 Juta Orang Mampu Terdaftar Penerima Bantuan Iuran Kesehatan, 54 Warga Miskin Tidak Terdaftar!

February 9, 2026
Laba Bersih BTN 2025 Melesat

Laba Bersih BTN 2025 Melesat

February 9, 2026
Hanya Satu Doa, Tapi Mencakup Kebaikan Dunia dan Akhirat

Hanya Satu Doa, Tapi Mencakup Kebaikan Dunia dan Akhirat

February 9, 2026
Merah Semua! Bitcoin Ambruk, Kripto Kayak Nggak Ada Ampun

Merah Semua! Bitcoin Ambruk, Kripto Kayak Nggak Ada Ampun

February 9, 2026
Tanah Abang Chaos Jelang Ramadan, Harga Naik & Copet Berkeliaran

Tanah Abang Chaos Jelang Ramadan, Harga Naik & Copet Berkeliaran

February 9, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved