• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, March 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Sport

Kekacauan Di Final AFCON Paling Dramatis Sepanjang Sejarah

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 20, 2026
in Sport
0
Kekacauan Di Final AFCON Paling Dramatis Sepanjang Sejarah

JAKARTA, Cobisnis.com – Final Piala Afrika (Africa Cup of Nations/AFCON) yang seharusnya menjadi penentuan tim sepak bola terbaik di benua Afrika justru berakhir dalam kekacauan total pada Minggu malam. Laga puncak antara Senegal dan tuan rumah Maroko diwarnai protes pemain, keputusan wasit kontroversial, penalti yang berakhir tragis, hingga kericuhan suporter di tribun.

Senegal akhirnya keluar sebagai juara setelah menang 1-0 lewat babak perpanjangan waktu. Namun, skor akhir itu jauh dari gambaran sebenarnya tentang kekacauan yang terjadi, dalam apa yang kini dianggap sebagai salah satu final AFCON paling kacau dan paling diingat sepanjang sejarah turnamen.

Gol dianulir dan penalti kontroversial

Pertandingan yang mempertemukan dua tim peringkat tertinggi Afrika ini berlangsung tegang sejak awal. Maroko sedikit diunggulkan sebagai tuan rumah, sementara Senegal memburu gelar AFCON keduanya setelah terakhir juara pada edisi 2021.

Ketegangan memuncak di menit-menit akhir waktu normal saat skor masih 0-0. Senegal sempat mengira telah mencetak gol kemenangan melalui Ismaïla Sarr pada menit kedua masa tambahan waktu. Namun, euforia berubah menjadi amarah setelah wasit Jean-Jacques Ndala menganulir gol tersebut, menilai Abdoulaye Seck melakukan pelanggaran terhadap Achraf Hakimi dalam proses gol. Keputusan itu dinilai sangat ringan dan memicu kemarahan para pemain Senegal.

Situasi makin panas ketika beberapa menit kemudian wasit menunjuk titik putih untuk Maroko setelah pelanggaran El Hadji Malick Diouf terhadap Brahim Díaz, yang sebelumnya luput dari perhatian hingga VAR turun tangan. Meski keputusan itu masih bisa diperdebatkan, penalti tersebut menjadi pemicu utama kekacauan.

Pemain meninggalkan lapangan, suporter mengamuk

Para pemain Senegal, dipimpin pelatih Pape Thiaw, melayangkan protes keras yang membuat eksekusi penalti tertunda. Ketegangan meluas menjadi adu mulut antara pemain, ofisial, dan staf pelatih. Di tribun, sekelompok suporter Senegal melompat ke area fotografer dan bentrok dengan petugas keamanan. Polisi antihuru-hara harus turun tangan untuk mencegah invasi lapangan.

Dalam adegan yang jarang terjadi, Thiaw memerintahkan para pemainnya meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes. Sebagian pemain masuk ke ruang ganti, sementara beberapa lainnya tetap di lapangan untuk meredakan situasi. Sadio Mané, yang disebut akan menjalani AFCON terakhirnya bersama Senegal, menjadi sosok kunci yang membujuk rekan-rekannya agar kembali bertanding.

Setelah penundaan selama 14 menit dan pengamanan diperketat, pertandingan akhirnya dilanjutkan.

Penalti terburuk dan penyesalan Díaz

Brahim Díaz menghadapi tekanan luar biasa saat bersiap mengeksekusi penalti. Dalam momen yang disebut banyak pihak sebagai “kegilaan,” pemain Real Madrid itu mencoba penalti gaya Panenka, namun bola dengan mudah ditangkap kiper Senegal, Édouard Mendy.

Kegagalan penalti itu menjadi titik balik fatal bagi Maroko. Díaz tampak terpukul, ditarik keluar saat laga masuk perpanjangan waktu, dan terlihat menangis di bangku cadangan. Meski kemudian menerima sepatu emas sebagai top skor turnamen, raut wajahnya menunjukkan penyesalan mendalam. Melalui media sosial, Díaz mengaku “jiwanya sakit” dan meminta maaf kepada seluruh rakyat Maroko.

Gol penentu dan warisan kekacauan

Di tengah atmosfer yang masih panas, Senegal akhirnya memastikan kemenangan lewat gol indah Pape Gueye di babak pertama perpanjangan waktu. Gueye mengaku penyelamatan penalti Mendy dan dorongan Mané menjadi kunci kebangkitan mental tim.

Meski demikian, sorotan utama malam itu bukan pada kualitas permainan, melainkan pada kekacauan yang mencerminkan masalah struktural sepak bola Afrika, mulai dari ketidakpercayaan terhadap wasit hingga relasi rumit antara federasi dan otoritas sepak bola Afrika (CAF).

Dampak dan reaksi

CAF mengecam keras perilaku pemain dan ofisial, menyebut insiden tersebut “tidak dapat diterima” dan menyatakan akan meninjau seluruh rekaman pertandingan untuk menjatuhkan sanksi. Presiden FIFA Gianni Infantino, yang hadir langsung di stadion, juga mengutuk kericuhan di lapangan dan tribun.

Federasi Sepak Bola Maroko mempertimbangkan langkah hukum terkait aksi Senegal meninggalkan lapangan, sementara pelatih Pape Thiaw terancam sanksi dan bahkan tidak bisa menghadiri konferensi pers pascalaga akibat bentrokan yang masih berlangsung di pusat media.

Final ini pun dikenang bukan hanya sebagai malam kejayaan Senegal, tetapi juga sebagai penutup pahit dari turnamen yang sebenarnya berlangsung spektakuler sejak awal.

Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
lynda course free download
download redmi firmware
Download Premium WordPress Themes Free
online free course
Tags: AFCONcobisnis.comFinalAFCONSenegalJuara

Related Posts

WFH 1 Hari Disiapkan Pemerintah untuk Hemat BBM, Pengumuman Segera

WFH 1 Hari Disiapkan Pemerintah untuk Hemat BBM, Pengumuman Segera

by Hidayat Taufik
March 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah resmi menetapkan kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) selama satu hari dalam sepekan...

Jadwal Resmi: Kloter Awal Haji Indonesia Berangkat 22 April 2026

Jadwal Resmi: Kloter Awal Haji Indonesia Berangkat 22 April 2026

by Hidayat Taufik
March 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah melalui Menteri Haji dan Umrah, Irfan Yusuf, mengumumkan bahwa keberangkatan jemaah haji Indonesia untuk tahun 1447...

Kasus Richard Lee Berlanjut, Polisi Periksa Istri untuk Dalami Dugaan Pelanggaran

Polda Metro Jaya Siaga Penuh, Ribuan Aparat Amankan Laga FIFA Series di Senayan

by Desti Dwi Natasya
March 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 1.300 personel gabungan untuk mengamankan gelaran FIFA Series 2026 yang berlangsung di Stadion...

KPK Dalami Dugaan Korupsi Kuota Haji, Pengurus PWNU DKI Dipanggil

KPK Tegaskan Pengalihan Tahanan Yaqut Bukan Karena Lebaran

by Desti Dwi Natasya
March 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa pengalihan penahanan terhadap mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, tidak berkaitan...

Maduro Gugat AS, Sebut Pembatasan Dana Hukum Hambat Pembelaan di Pengadilan

Maduro Gugat AS, Sebut Pembatasan Dana Hukum Hambat Pembelaan di Pengadilan

by Zahra Zahwa
March 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Nicolás Maduro kembali menggugat di pengadilan United States dengan alasan pemerintah AS menghambat pembelaannya melalui pembatasan akses...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tradisi Halalbihalal Saat Idulfitri: Makna dan Sejarahnya

Tradisi Halalbihalal Saat Idulfitri: Makna dan Sejarahnya

March 26, 2026
BNI Resmi Tutup Internet Banking Mulai 21 April 2026, Nasabah Dipaksa Beralih ke Aplikasi Mobile

BNI Resmi Tutup Internet Banking Mulai 21 April 2026, Nasabah Dipaksa Beralih ke Aplikasi Mobile

March 27, 2026
Sidang Ungkap Pengadaan Chromebook Sesuai Prosedur, Nadiem Tak Terlibat Penentuan Harga

Sidang Ungkap Pengadaan Chromebook Sesuai Prosedur, Nadiem Tak Terlibat Penentuan Harga

February 2, 2026
Operasi Ketupat Resmi Ditutup, Arus Balik Tetap Dikawal

Operasi Ketupat Resmi Ditutup, Arus Balik Tetap Dikawal

March 26, 2026
WFH 1 Hari Disiapkan Pemerintah untuk Hemat BBM, Pengumuman Segera

WFH 1 Hari Disiapkan Pemerintah untuk Hemat BBM, Pengumuman Segera

March 27, 2026
Jadwal Resmi: Kloter Awal Haji Indonesia Berangkat 22 April 2026

Jadwal Resmi: Kloter Awal Haji Indonesia Berangkat 22 April 2026

March 27, 2026
Kasus Richard Lee Berlanjut, Polisi Periksa Istri untuk Dalami Dugaan Pelanggaran

Polda Metro Jaya Siaga Penuh, Ribuan Aparat Amankan Laga FIFA Series di Senayan

March 27, 2026
KPK Dalami Dugaan Korupsi Kuota Haji, Pengurus PWNU DKI Dipanggil

KPK Tegaskan Pengalihan Tahanan Yaqut Bukan Karena Lebaran

March 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved