• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, February 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Produksi Sawit Tembus 43 Juta Ton, GAPKI Gaungkan Replanting dan Inovasi Biofuel di IPOC 2025

Iwan Supriyatna by Iwan Supriyatna
November 13, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
IPOC Sawit GAPKI

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Eddy Martono membuka 21st Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) dan 2026 Price Outlook dengan optimisme tinggi terhadap masa depan industri sawit nasional.

NUSA DUA, Cobisnis.com – Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Eddy Martono membuka 21st Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) dan 2026 Price Outlook dengan optimisme tinggi terhadap masa depan industri sawit nasional.

Dalam pidatonya, Eddy Martono menegaskan bahwa sawit bukan sekadar komoditas, melainkan pondasi utama surplus perdagangan Indonesia.

“Sebagai penggerak devisa utama negara, industri sawit telah membuktikan daya tahannya dan terus menjadi penopang ekonomi nasional,” ujar Eddy Martono di hadapan ratusan peserta konferensi IPOC 2025, Kamis (13/11/2025).

Eddy Martono menyebut, hingga September 2025, produksi minyak sawit Indonesia mencapai 43 juta ton, meningkat 11% dibandingkan tahun sebelumnya.

Ekspor termasuk CPO, oleokimia dan biodiesel, juga naik 13,4% menjadi lebih dari 25 juta ton, menghasilkan devisa senilai USD 27,3 miliar atau melonjak 40% dibanding tahun lalu.

Sementara konsumsi domestik tercatat 18,5 juta ton, sedikit lebih tinggi dari 17,6 juta ton pada 2024.

Namun, Eddy mengingatkan bahwa di balik capaian tersebut, produktivitas kebun rakyat dan perkebunan tua yang belum diremajakan menjadi tantangan utama. Ia menyerukan adanya “gerakan nasional replanting” untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan industri sawit.

“Kita tidak bisa menyalakan masa depan dengan mesin masa lalu. Peremajaan dan inovasi adalah kunci,” tegasnya.

Mengusung tema “Navigating Complexity, Driving Growth: Governance, Biofuel Policy and Global Trade”, konferensi tahun ini menyoroti tiga medan penting yakni perdagangan global, tata kelola dan kebijakan biofuel.

Eddy menyoroti peluang besar dari Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia – Uni Eropa (IEU-CEPA) yang membuka akses pasar lebih luas, namun di sisi lain juga menghadirkan tantangan melalui regulasi EU Deforestation Regulation (EUDR).

“Kita tidak hanya harus mematuhi aturan baru, tetapi juga membuktikan bahwa standar keberlanjutan kita (ISPO) bisa menjadi acuan dunia. Ini bukan sekadar kepatuhan, tapi soal kedaulatan dan kebanggaan,” katanya.

Eddy Martono juga menegaskan bahwa kebijakan biofuel seperti B35 dan B40 merupakan “mahakarya tata kelola nasional” yang mampu memperkuat permintaan domestik, menurunkan emisi, dan meningkatkan kesejahteraan petani.

“Kebijakan biofuel telah membentuk pondasi permintaan yang stabil dan berkontribusi besar pada ekonomi hijau Indonesia,” tambahnya.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap petani, GAPKI mengumumkan pemenang kompetisi koperasi petani sawit paling produktif tahun ini, yakni koperasi asal Kutai Timur, Kalimantan Timur, dengan produktivitas 37,4 ton TBS per hektare melampaui rata-rata nasional.

Selain itu, IPOC 2025 juga menyoroti inovasi generasi muda melalui “National Palm Oil Hackathon 2025”, yang diikuti 139 tim mahasiswa dari 35 universitas.

Tim BiFlow dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya keluar sebagai juara dengan inovasi “RAPIDS”, teknologi machine learning dan radar non-invasif untuk deteksi dini penyakit Ganoderma Boninense di kelapa sawit.

GAPKI juga meluncurkan inisiatif Elaeidobius Consortium, bekerja sama dengan Kementerian Pertanian, BPDPKS, PPKS, PIPPSI, dan TARI (Tanzania Agricultural Research Institute) untuk meningkatkan efisiensi penyerbukan alami melalui introduksi tiga spesies serangga penyerbuk.

“Kami optimistis kolaborasi ini akan mendorong produktivitas sawit Indonesia ke level baru yang lebih berkelanjutan,” ungkap Eddy.

Mengakhiri pidatonya, Eddy menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, sponsor, dan peserta IPOC yang telah berkontribusi dalam menjadikan konferensi ini forum global paling bergengsi bagi industri sawit dunia.

“Mari kita jadikan tantangan hari ini sebagai peluang untuk masa depan yang lebih makmur dan berkelanjutan,” tutupnya.

Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy course
download xiomi firmware
Premium WordPress Themes Download
lynda course free download
Tags: biofuelcobisnis.comGAPKIIndonesian Palm Oil ConferenceIPOCreplantingSawit

Related Posts

PM Australia Anthony Albanese Disambut Upacara Kenegaraan di Istana Merdeka

PM Australia Anthony Albanese Disambut Upacara Kenegaraan di Istana Merdeka

by Hidayat Taufik
February 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta,...

Utang

Wijaya Karya Bangunan Gedung (WEGE) Dihantui Sejumlah Gugatan PKPU

by Iwan Supriyatna
February 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) memberikan klarifikasi kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait gugatan...

BEI

Sanurhasta Mitra (MINA) Bantah Terlibat Kasus Dugaan Tindak Pidana Pasar Modal

by Iwan Supriyatna
February 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) membantah pemberitaan yang mengaitkan perseroan dengan sejumlah individu yang tengah menghadapi kasus...

PT United Tractors Tbk (UNTR).

United Tractors Buka Suara soal Pengalihan Tambang Martabe dan Gugatan KLH Rp 200,99 Miliar

by Iwan Supriyatna
February 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT United Tractors Tbk (UNTR) menyampaikan klarifikasi kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait pemberitaan media mengenai...

Maraknya Kekerasan Debt Collector dan STNK Only Mengancam Industri Pembiayaan

Maraknya Kekerasan Debt Collector dan STNK Only Mengancam Industri Pembiayaan

by Dwi Natasya
February 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Maraknya aksi penagihan utang oleh debt collector yang disertai kekerasan, serta semakin luasnya praktik jual beli kendaraan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

February 1, 2026
BUVA

BUVA Buka Suara Terkait Dugaan Tindak Pidana Pasar Modal

February 5, 2026
PT United Tractors Tbk (UNTR).

United Tractors Buka Suara soal Pengalihan Tambang Martabe dan Gugatan KLH Rp 200,99 Miliar

February 6, 2026
Puan Maharani Soroti Tragedi Siswa SD di NTT, Minta Evaluasi Menyeluruh Sistem Pendidikan Nasional

Puan Maharani Soroti Tragedi Siswa SD di NTT, Minta Evaluasi Menyeluruh Sistem Pendidikan Nasional

February 5, 2026
PM Australia Anthony Albanese Disambut Upacara Kenegaraan di Istana Merdeka

PM Australia Anthony Albanese Disambut Upacara Kenegaraan di Istana Merdeka

February 6, 2026
Indonesia melaju ke final AFC Futsal Asian Cup 2026

Indonesia melaju ke final AFC Futsal Asian Cup 2026

February 6, 2026
Utang

Wijaya Karya Bangunan Gedung (WEGE) Dihantui Sejumlah Gugatan PKPU

February 6, 2026
BEI

Sanurhasta Mitra (MINA) Bantah Terlibat Kasus Dugaan Tindak Pidana Pasar Modal

February 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved