• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, June 20, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Prabowo Diwariskan Utang Luar Negeri oleh Jokowi Mencapai Rp6.468 Triliun

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
October 9, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Prabowo Bakal Kerek Rasio Pajak Naik 6 Persen

JAKARTA, Cobisnis.com – Beban utang pemerintah semakin mengkhawatirkan, jelang pelantikan Presiden terpilih Prabowo Subianto pada 20 Oktober 2024 mendatang.

Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Juli 2024 tercatat sebesar 414,33 miliar dolar AS atau setara Rp6.468 triliun (kurs rupiah Rp15.655).

Adapun cadangan devisa terkadang digunakan untuk membayar ULN pemerintah, Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir September 2024 sebesar 149,9 miliar dolar AS atau lebih rendah jika dibandingkan dengan posisi pada akhir Agustus 2024 sebesar 150,2 miliar dolar AS.

Berdasarkan buku Statistik Utang Luar Negeri Indonesia (SULNI) edisi September 2024, posisi ULN Indonesia pada Juli 2024 tercatat sebesar 414,33 miliar dolar AS atau secara tahunan tumbuh sebesar 4,1 persen.

Sementara posisi ULN pemerintah pada Juli 2024 sebesar 194,3 miliar dolar AS atau tumbuh 0,6 persen.

Sementara ULN swasta tercatat sebesar 195,2 persen atau turun 0,1 persen.

Utang jangka pendek pemerintah atau utang yang jatuh tempo dengan kurun waktu kurang dari setahun sebesar 34 juta dolar AS per Juli 2024.

Sementara sisanya 194,23 juta dolar AS merupakan utang jangka panjang dengan jatuh tempo lebih dari satu tahun.

Sedangkan statistik posisi ULN pemerintah terdiri dari surat utang berupa Surat Berharga Negara (SBN) dan pinjaman. Di mana total surat utang mencapai 132,86 miliar dolar AS terdiri dari SBN internasional sebesar 82,96 miliar dolar AS dan SBN domestik senilai 49,9 miliar dolar AS.

Selanjutnya, utang berupa pinjaman sebesar 61,40 miliar dolar AS, terdiri dari utang pinjaman bilateral senilai 16,52 miliar dolar AS, komersial sebesar 7,9 miliar dolar AS, dan multilateral sebanyak 36,97 miliar dolar AS.

Di sisi lain berdasarkan buku APBN Kita edisi September 2024, posisi utang pemerintah hingga Agustus 2024 sebesar Rp8.461,93 triliun atau turun Rp40,76 triliun jika dibandingkan dengan akhir Juli 2024 yang sebesar Rp8.502,69 triliun.

Sementara berdasarkan instrumen, komposisi utang pemerintah didominasi oleh instrumen Surat Berharga Negara (SBN) yang kontribusinya sebesar 88,07 persen. Hingga akhir Agustus 2024, penerbitan SBN tercatat sebesar Rp7.452,56 triliun terbagi menjadi SBN domestik dan SBN valuta asing (valas).

SBN Domestik tercatat sebesar Rp6.063,41 triliun yang terbagi menjadi Surat Utang Negara (SUN) sebesar Rp4.845,68 triliun serta Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebesar Rp1.217,73 triliun.

Sedangkan sisanya SBN valuta asing (valas) sebesar Rp1.389,14 triliun terbagi menjadi Surat Utang Negara senilai Rp1.025,14 triliun dan Surat Berharga Syariah Negara sebesar Rp364 triliun.

Sedangkan pinjaman hingga akhir Agustus 2024 tercatat sebesar Rp1.009,37 triliun terbagi menjadi pinjaman dalam negeri dan pinjaman luar negeri.

Pinjaman dalam negeri tercatat sebesar Rp39,63 triliun dan pinjaman luar negeri senilai Rp969,74 triliun yang terbagi menjadi utang pinjaman bilateral senilai Rp264,05 triliun, multilateral sebesar Rp578,76 triliun, dan commercial bank sebanyak Rp126,94 triliun.

Per akhir Agustus 2024, kepemilikan SBN domestik didominasi oleh investor dalam negeri dengan porsi kepemilikan 85,5 persen.

Sementara asing hanya memiliki SBN domestik sekitar 14,5 persen termasuk kepemilikan oleh pemerintah dan bank sentral asing.

Lembaga keuangan domestik memegang kepemilikan SBN 41,3 persen, terdiri atas perbankan 19,2 persen, perusahaan asuransi dan dana pensiun 18,9 persen, serta reksadana 3,2 persen.

Bagi lembaga keuangan, SBN berperan penting dalam memenuhi kebutuhan investasi dan pengelolaan likuiditas, serta menjadi salah satu instrumen mitigasi risiko.

Kepemilikan SBN domestik oleh Bank Indonesia sekitar 25,4 persen yang antara lain digunakan sebagai instrumen pengelolaan moneter.

Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy course download free
download micromax firmware
Free Download WordPress Themes
free online course
Tags: cobisnis.comjokowiPrabowoUtang luar negeri

Related Posts

Qantas Tetapkan Jadwal Penerbangan Nonstop Sydney-London, Mulai Oktober 2027

Qantas Tetapkan Jadwal Penerbangan Nonstop Sydney-London, Mulai Oktober 2027

by Zahra Zahwa
June 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Maskapai Qantas resmi menetapkan jadwal peluncuran penerbangan nonstop Sydney-London. Rute bersejarah tersebut akan mulai beroperasi pada Oktober...

Pembukaan Selat Hormuz Belum Pulihkan Kepercayaan Industri Pelayaran Global

Kesepakatan Selat Hormuz Redakan Pasar, Risiko Pasokan Masih Ada

by Zahra Zahwa
June 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz langsung memicu optimisme di pasar global. Harga minyak turun, sementara pasar...

Toy Story 5 Soroti Penggunaan Gadget Anak, Pixar Pilih Pesan yang Lebih Seimbang

Toy Story 5 Soroti Penggunaan Gadget Anak, Pixar Pilih Pesan yang Lebih Seimbang

by Zahra Zahwa
June 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Film Toy Story 5 menghadirkan pesan berbeda tentang hubungan anak dengan teknologi. Alih-alih menjadikan teknologi sebagai musuh,...

Ahli Gizi Beberkan Jenis Roti yang Lebih Aman bagi Penderita Gula Darah Tinggi

Ahli Gizi Beberkan Jenis Roti yang Lebih Aman bagi Penderita Gula Darah Tinggi

by Hidayat Taufik
June 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Roti masih kerap dianggap sebagai makanan yang perlu dihindari oleh penderita diabetes atau orang dengan kadar gula...

Jakarta Tembus Daftar Kota Terbaik Dunia 2026, Ungguli Sejumlah Kota Global

Jakarta Tembus Daftar Kota Terbaik Dunia 2026, Ungguli Sejumlah Kota Global

by Hidayat Taufik
June 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Jakarta masuk dalam daftar 100 World's Best Cities 2026 yang dirilis oleh konsultan internasional Resonance Consultancy. Dalam...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kualitas Konstruksi hingga ODOL Disebut Picu Jalan Rusak di RI

Drakor Juni 2026 yang Siap Tayang di Netflix dan Disney+

May 28, 2026
Children of Heaven hingga Star Wars Ramaikan Bioskop Idul Adha

Kisaran Gaji Pegawai Alfamart 2026, Crew Store hingga Manager

May 27, 2026
Global Community Day 2026 Hadirkan Edukasi Finansial untuk Difabel

Global Community Day 2026 Hadirkan Edukasi Finansial untuk Difabel

June 19, 2026
BGN Setop Program MBG Selama Libur Sekolah 2026, SPPG Tidak Terima Insentif

BGN Setop Program MBG Selama Libur Sekolah 2026, SPPG Tidak Terima Insentif

June 19, 2026
Qantas Tetapkan Jadwal Penerbangan Nonstop Sydney-London, Mulai Oktober 2027

Qantas Tetapkan Jadwal Penerbangan Nonstop Sydney-London, Mulai Oktober 2027

June 20, 2026
Pembukaan Selat Hormuz Belum Pulihkan Kepercayaan Industri Pelayaran Global

Kesepakatan Selat Hormuz Redakan Pasar, Risiko Pasokan Masih Ada

June 20, 2026
Toy Story 5 Soroti Penggunaan Gadget Anak, Pixar Pilih Pesan yang Lebih Seimbang

Toy Story 5 Soroti Penggunaan Gadget Anak, Pixar Pilih Pesan yang Lebih Seimbang

June 20, 2026
Ahli Gizi Beberkan Jenis Roti yang Lebih Aman bagi Penderita Gula Darah Tinggi

Ahli Gizi Beberkan Jenis Roti yang Lebih Aman bagi Penderita Gula Darah Tinggi

June 20, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved