• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, November 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Polemik ‘Pasal Gibran Banget’ Memanas, Denny Adukan KPU ke DKPP

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
October 15, 2026
in Nasional
0
Polemik ‘Pasal Gibran Banget’ Memanas, Denny Adukan KPU ke DKPP

JAKARTA, Cobisnis.com – Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana bersama sejumlah pihak melaporkan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Rabu (14/10/2026).

Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan pelanggaran dalam penyusunan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 19 Tahun 2023, khususnya Pasal 18 Ayat 3 yang menjadi sorotan dalam polemik persyaratan pencalonan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Pengaduan disampaikan Denny bersama perwakilan Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP), Partai Ummat, dan Forum Purnawirawan Perwira (FPP) TNI di kantor DKPP, Jakarta Pusat.

Kuasa hukum Denny dan pihak-pihak terkait, Bambang Widjojanto, sebelumnya menyebut ketentuan tersebut sebagai ‘Pasal Gibran Banget’.

Denny menduga ketentuan itu dimasukkan tanpa melalui proses yang transparan, partisipatif, dan akuntabel.

“KPU diduga kuat melakukan penyelundupan Pasal 18 ayat 3 Peraturan KPU Nomor 19 Tahun 2023, yang sejauh ini dan dalam fakta persidangan Mahkamah Konstitusi tanpa proses yang transparan, partisipatif, dan akuntabel, dapat dipertanggungjawabkan,” kata Denny, dikutip dari berbagai sumber, Kamis (15/10/2026).

Ia juga menyinggung perdebatan antara mantan komisioner KPU dan anggota Komisi II DPR terkait pembahasan pasal tersebut dalam penyusunan aturan pencalonan.

Selain persoalan penyusunan regulasi, Denny mengadukan dugaan kurangnya verifikasi terhadap dokumen penyetaraan pendidikan Gibran yang digunakan dalam proses pencalonan.

Menurut dia, KPU diduga menerima surat penyetaraan pendidikan tersebut tanpa melakukan pemeriksaan dokumen secara menyeluruh.

Denny juga mempersoalkan dugaan pembatasan akses Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam mengawasi proses pencalonan. Ia menyebut akses terhadap dokumen pasangan calon dan Sistem Informasi Pencalonan (Silon) tidak dibuka kepada Bawaslu.

Pihak pengadu menilai sejumlah dugaan tersebut berpotensi bertentangan dengan asas penyelenggaraan pemilu, sumpah jabatan, serta kode etik penyelenggara pemilu.

Denny mengatakan pihaknya akan menunggu proses pemeriksaan administrasi pengaduan selama kurang lebih dua minggu sebelum kemungkinan berlanjut ke persidangan.

Ketua DKPP Heddy Lugito membenarkan pihaknya telah menerima laporan tersebut. Ia menyatakan pengaduan akan diproses sebagaimana laporan lainnya.

“Akan kami proses seperti pengaduan lainnya,” ujar Heddy.

Respons KPU

Komisioner KPU Idham Holik menyatakan pihaknya menghormati kewenangan DKPP dalam menangani pengaduan tersebut.

Ia mengatakan KPU akan memberikan penjelasan dalam persidangan DKPP terkait proses penyusunan regulasi yang dipersoalkan.

“Di persidangan DKPP akan dijelaskan semuanya, yang jelas seluruh proses legal drafting Rancangan PKPU tersebut sudah ditempuh,” kata Idham.

Sebelumnya, DKPP juga menerima dua pengaduan terkait dugaan pelanggaran etik Ketua dan anggota KPU serta pimpinan Bawaslu yang berkaitan dengan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 01-PHPU.PRES-XXIV/2026.

Anggota DKPP I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi menyebut pengaduan pertama diajukan oleh Azhar Sidiq S. dan Muhamad Afghan Ababil dari Persatuan Mahasiswa Hukum Indonesia pada 8 Oktober 2026.

Pengaduan kedua disampaikan Sri Afrianis dan Dudy Agung Trisna dari Yayasan Dewi Keadilan pada 9 Oktober 2026.

Dalam laporan kedua, para pengadu mempersoalkan dugaan pelanggaran etik terhadap enam pimpinan KPU RI dan lima pimpinan Bawaslu RI.

DKPP menyatakan menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pengaduan terkait dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP).

Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
udemy paid course free download
download lenevo firmware
Free Download WordPress Themes
udemy paid course free download
Tags: cobisnis.comDenny IndrayanaDKPPgibran rakabuming rakaKPUPKPU 19 Tahun 2023

Related Posts

Yusril Tak Tutup Kemungkinan Mantan Presiden Diperiksa soal Penyadapan

Yusril Tak Tutup Kemungkinan Mantan Presiden Diperiksa soal Penyadapan

by Hidayat Taufik
November 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa mantan presiden dapat dimintai...

Tak Ada Jadwal Pemeriksaan, Nusron Wahid Justru Datangi KPK

Tak Ada Jadwal Pemeriksaan, Nusron Wahid Justru Datangi KPK

by Hidayat Taufik
November 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid akhirnya mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi...

TNI Kerahkan Banyak Prajurit ke Jakarta, Ini Penjelasan Resminya

TNI Kerahkan Banyak Prajurit ke Jakarta, Ini Penjelasan Resminya

by Hidayat Taufik
November 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kabar mengenai pengiriman prajurit TNI dalam jumlah besar ke wilayah DKI Jakarta tengah menjadi perhatian publik. Menanggapi...

Penyadapan Prabowo Libatkan Jenderal, Istana Belum Ungkap Dalangnya

Penyadapan Prabowo Libatkan Jenderal, Istana Belum Ungkap Dalangnya

by Hidayat Taufik
November 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Istana Kepresidenan mengaku belum mendapatkan informasi mengenai pihak yang diduga menjadi otak di balik penyadapan ilegal terhadap...

Rumah Jokowi di Solo Kosong, Benarkah Mantan Presiden Sedang Panik?

Rumah Jokowi di Solo Kosong, Benarkah Mantan Presiden Sedang Panik?

by Hidayat Taufik
November 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan belum kembali ke kediamannya di kawasan Sumber, Solo, hingga Selasa malam,...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sleeping with the Enemy Hadirkan Kisah Balas Dendam Cinta Laura di WeTV

Sleeping with the Enemy Hadirkan Kisah Balas Dendam Cinta Laura di WeTV

November 4, 2026
Hana Bank Tawarkan Tiket Gratis ke Korea Selatan lewat Program Tabungan

Hana Bank Tawarkan Tiket Gratis ke Korea Selatan lewat Program Tabungan

November 4, 2026
Kemenkes: Terapi Pencegahan TBC di Jakarta Meningkat 5 Kali Lipat

Kemenkes: Terapi Pencegahan TBC di Jakarta Meningkat 5 Kali Lipat

November 4, 2026
Uni Eropa Paksa Google Buka Data, Mesin Pencari Bakal Berubah

Bae Na Ra dan Han Jae Ah Umumkan Rencana Menikah

July 17, 2026
Yusril Tak Tutup Kemungkinan Mantan Presiden Diperiksa soal Penyadapan

Yusril Tak Tutup Kemungkinan Mantan Presiden Diperiksa soal Penyadapan

November 5, 2026
Presiden AS Donald Trump

Trump Sebut Tak Ingin Banyak Korban Jiwa di Iran, Tapi Peringatkan Buka Opsi Serangan

November 4, 2026
Prudential Indonesia Hadirkan PRUProsper Berbasis USD

Prudential Indonesia Hadirkan PRUProsper Berbasis USD

November 4, 2026
Tim UI dan UGM Nilai Putusan Nadiem Makarim Bermasalah

Tim UI dan UGM Nilai Putusan Nadiem Makarim Bermasalah

November 4, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved