• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, October 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

PKPU Hantui WIKA Gedung, Sistem Keuangan Diduga Belum Terintegrasi Penuh

Iwan Supriyatna by Iwan Supriyatna
November 4, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Ilustrasi WIKA

Ilustrasi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA).

JAKARTA, Cobisnis.com – Masalah keuangan kembali menghantui sektor BUMN karya. Kali ini, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) atau WIKA Gedung tengah menghadapi permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) dari tujuh mitra kerjanya.

Meski manajemen WIKA Gedung menegaskan tak ada dampak material terhadap operasional, penjelasan perusahaan justru menimbulkan pertanyaan baru soal integrasi sistem keuangan internalnya.

Dalam surat resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa (4/11/2025), WEGE menyebut masih melakukan verifikasi internal atas tagihan dari pihak pemohon, yang seluruhnya merupakan rekanan penyedia barang dan jasa.

Perusahaan mengklaim telah menggunakan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) dan sedang bertransisi menuju SAP terintegrasi seperti induk usahanya, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Namun, yang menarik, meski mengaku sudah memakai sistem berbasis teknologi, proses pengecekan tagihan ternyata masih dilakukan secara manual dan berlapis antar divisi, mulai dari keuangan, proyek, hingga operasional.

Para pihak yang mengajukan PKPU tercatat antara lain PT Maha Akbar Sejahtera, PT Shimizu Global Indonesia, PT Mitra Selaras Hutama Energi, CV Sinar Abadi Mandiri, PT Dikara Guna Raksa, PT Sirius Digital Solusindo, dan Edo Fernando Putra.

WEGE mengaku sebagian besar pekerjaan dengan mitra tersebut sudah selesai, namun nilai tagihan masih dalam proses rekonsiliasi akhir.

Perusahaan menegaskan tidak ada kendala signifikan, dan memastikan proses verifikasi dilakukan demi akurasi serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik.

Manajemen WEGE menegaskan tidak ada kejadian material yang dapat memengaruhi kelangsungan usaha maupun harga saham perusahaan.

Namun pasar kini menanti langkah konkret WEGE dalam menuntaskan perkara ini, di tengah sorotan publik terhadap rapuhnya arus kas dan tata kelola keuangan di sektor konstruksi pelat merah.

Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
online free course
download xiomi firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free online course
Tags: cobisnis.comPenundaan Kewajiban Pembayaran UtangPKPUWEGEwijaya karya bangunan gedungWika Gedung

Related Posts

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kecemasan dapat muncul dalam berbagai situasi, mulai dari menghadapi ujian hingga menunggu kabar yang penting. Meski wajar...

Monako Ungguli Puluhan Destinasi, Jadi Negara Terbaik untuk Ditinggali pada 2026

Monako Ungguli Puluhan Destinasi, Jadi Negara Terbaik untuk Ditinggali pada 2026

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Monako dinobatkan sebagai tempat tinggal terbaik di dunia pada 2026 berdasarkan Nomad Lifestyle Index yang dirilis Nomad...

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia berhasil menempati peringkat keempat sebagai negara paling ramah di dunia pada 2026 berdasarkan Readers' Choice Awards...

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Produksi emas dunia masih didominasi sejumlah negara dengan industri pertambangan berskala besar. Berdasarkan data Mineral Commodity Summaries...

Mendagri Dorong Pemda Sisihkan Dana untuk Renovasi Rumah Warga

Mendagri Dorong Pemda Sisihkan Dana untuk Renovasi Rumah Warga

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki rumah warga yang kondisinya tidak...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Jaga Kepercayaan Publik

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Dorong Komunikasi Pemerintah yang Lebih Banyak Mendengar

October 25, 2026
Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

October 25, 2026
Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

October 25, 2026
Singkong Lampung Naik Kelas, Harga Tembus Rp3.000 per Kg

Singkong Lampung Naik Kelas, Harga Tembus Rp3.000 per Kg

October 25, 2026
Nataru Belum Tiba, Harga Cabai Sudah Tembus Rp102 Ribu per Kg

Nataru Belum Tiba, Harga Cabai Sudah Tembus Rp102 Ribu per Kg

October 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved