• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, September 21, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Petani Tebu Tolak Impor Gula dan Desak Kenaikan HPP Hingga Rp 16.875 per Kg

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 31, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Petani Tebu Tolak Impor Gula dan Desak Kenaikan HPP Hingga Rp 16.875 per Kg

JAKARTA, Cobisnis.com – Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) mendesak pemerintah segera menaikkan Harga Pokok Penjualan (HPP) gula petani menjadi Rp 16.875 per kilogram. Usulan tersebut muncul di tengah turunnya harga lelang gula, meningkatnya biaya produksi, serta penurunan hasil panen akibat kekeringan.

Ketua Umum DPN APTRI Soemitro Samadikoen mengatakan HPP gula belum mengalami penyesuaian sejak musim giling 2024. Sementara itu, biaya pupuk, tenaga kerja, sewa lahan, dan transportasi terus meningkat.

Menurut APTRI, HPP baru diperlukan agar usaha budidaya tebu tetap menguntungkan bagi petani. Langkah tersebut juga dinilai penting untuk mendukung target swasembada gula nasional.

Selain meminta kenaikan HPP, APTRI kembali mendesak pemerintah menghapus Harga Acuan Penjualan atau Harga Eceran Tertinggi gula. Kebijakan tersebut dinilai membatasi harga gula petani sehingga tidak mengikuti mekanisme pasar.

Sekretaris Jenderal DPN APTRI M. Nur Khabsyin mengatakan harga lelang gula terus melemah sejak awal musim giling. Dari sekitar Rp 16.000 per kilogram pada Mei 2026, kini turun menjadi sekitar Rp 15.300 per kilogram, bahkan di beberapa daerah hanya Rp 15.200 per kilogram.

Petani juga mengeluhkan rendemen tebu yang dinilai masih rendah. Padahal kondisi tanaman dan cuaca kemarau seharusnya mampu menghasilkan rendemen sekitar 7,5 hingga 8 persen.

Di sisi lain, produksi tebu diperkirakan turun 10 hingga 15 persen akibat dampak El Nino dan kekeringan. Kondisi tersebut membuat pendapatan petani semakin tertekan sepanjang musim giling tahun ini.

APTRI mengungkap telah tiga kali mengirim surat kepada Badan Pangan Nasional dan Kementerian Koordinator Bidang Pangan untuk meminta penyesuaian HPP. Hasil kajian bersama pemerintah dan akademisi bahkan menyebut HPP layak berada minimal di angka Rp 15.500 per kilogram.

Selain itu, APTRI menolak rencana impor 150 ribu ton raw sugar untuk gula konsumsi. Organisasi tersebut menilai produksi gula nasional tahun ini diproyeksikan meningkat hingga mendekati 2,9 juta ton sehingga kebutuhan dalam negeri dinilai masih dapat dipenuhi.

APTRI memperingatkan akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana apabila tuntutan kenaikan HPP gula tidak segera dipenuhi. Petani berharap pemerintah segera mengambil keputusan sebelum musim giling berakhir.

Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
free download udemy paid course
download xiomi firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy free download
Tags: APTRIHPP GulaIndustri Gulapetani tebuSwasembada Gula

Related Posts

RNI Ajak Milenial Jadi Petani Tebu

RNI Ajak Milenial Jadi Petani Tebu

by Fathi
October 8, 2021
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) terus meningkatkan Kemitraan dengan petani tebu. Saat ini terdapat 23.559 petani tebu...

Kembangkan Kemampuan Petani lewat Pelatihan, Industri Gula di Dompu Pacu Produktivitas

Kembangkan Kemampuan Petani lewat Pelatihan, Industri Gula di Dompu Pacu Produktivitas

by Fathi
October 6, 2021
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong pengembangan industri gula agar bisa lebih produktif dan berdaya saing sehingga bisa...

Reward Kambing hingga Voucher, Cara Unik agar Petani Budaya Tebang Tebu Bersih

Reward Kambing hingga Voucher, Cara Unik agar Petani Budaya Tebang Tebu Bersih

by Fathi
July 5, 2021
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PTPN XI Pabrik Gula Djatiroto konsisten untuk menggiling tebu bersih. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan performa kinerja...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Chandra Asri Dukung World Cleanup Day (WCD) 2026

Chandra Asri Dukung World Cleanup Day (WCD) 2026

September 20, 2026
Ilustrasi Menyiapkan Bekal - pexels/Alex Green

Anti Ribet, 5 Tips Praktis Menyiapkan Bekal Sekolah

September 20, 2026
Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Jakut, Abdullah Syauqi Dihukum Seumur Hidup

Pelajaran dari Sengketa CHERIA: Keluarga Pendiri Pertahankan Hak Merek dan Persoalkan Dugaan Informasi Keuangan yang Tidak Sesuai

September 20, 2026
Sarapan Oatmeal - pexels/https://kaboompics.com/

Oatmeal, Sarapan Sehat untuk Menurunkan Kadar Kolesterol

September 20, 2026
Sidang Perdana Gugatan Ijazah Gibran Digelar MK Hari Ini

Sidang Perdana Gugatan Ijazah Gibran Digelar MK Hari Ini

September 21, 2026
Prabowo Usulkan SD, SMP, SMA Negeri Gratis, Mendikdasmen: Sudah Gratis

Prabowo Usulkan SD, SMP, SMA Negeri Gratis, Mendikdasmen: Sudah Gratis

September 21, 2026
Jamkrindo Perkuat Literasi Pelaku Usaha Lewat Jejak

Jamkrindo Perkuat Literasi Pelaku Usaha Lewat Jejak

September 20, 2026
Jika Purbaya Diganti Sejak Pagi, Pengamat Sebut Pasar Bisa Lebih Bergejolak

Jika Purbaya Diganti Sejak Pagi, Pengamat Sebut Pasar Bisa Lebih Bergejolak

September 20, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved