• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, October 17, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Petani Tebu Tolak Impor Gula dan Desak Kenaikan HPP Hingga Rp 16.875 per Kg

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 31, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Petani Tebu Tolak Impor Gula dan Desak Kenaikan HPP Hingga Rp 16.875 per Kg

JAKARTA, Cobisnis.com – Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) mendesak pemerintah segera menaikkan Harga Pokok Penjualan (HPP) gula petani menjadi Rp 16.875 per kilogram. Usulan tersebut muncul di tengah turunnya harga lelang gula, meningkatnya biaya produksi, serta penurunan hasil panen akibat kekeringan.

Ketua Umum DPN APTRI Soemitro Samadikoen mengatakan HPP gula belum mengalami penyesuaian sejak musim giling 2024. Sementara itu, biaya pupuk, tenaga kerja, sewa lahan, dan transportasi terus meningkat.

Menurut APTRI, HPP baru diperlukan agar usaha budidaya tebu tetap menguntungkan bagi petani. Langkah tersebut juga dinilai penting untuk mendukung target swasembada gula nasional.

Selain meminta kenaikan HPP, APTRI kembali mendesak pemerintah menghapus Harga Acuan Penjualan atau Harga Eceran Tertinggi gula. Kebijakan tersebut dinilai membatasi harga gula petani sehingga tidak mengikuti mekanisme pasar.

Sekretaris Jenderal DPN APTRI M. Nur Khabsyin mengatakan harga lelang gula terus melemah sejak awal musim giling. Dari sekitar Rp 16.000 per kilogram pada Mei 2026, kini turun menjadi sekitar Rp 15.300 per kilogram, bahkan di beberapa daerah hanya Rp 15.200 per kilogram.

Petani juga mengeluhkan rendemen tebu yang dinilai masih rendah. Padahal kondisi tanaman dan cuaca kemarau seharusnya mampu menghasilkan rendemen sekitar 7,5 hingga 8 persen.

Di sisi lain, produksi tebu diperkirakan turun 10 hingga 15 persen akibat dampak El Nino dan kekeringan. Kondisi tersebut membuat pendapatan petani semakin tertekan sepanjang musim giling tahun ini.

APTRI mengungkap telah tiga kali mengirim surat kepada Badan Pangan Nasional dan Kementerian Koordinator Bidang Pangan untuk meminta penyesuaian HPP. Hasil kajian bersama pemerintah dan akademisi bahkan menyebut HPP layak berada minimal di angka Rp 15.500 per kilogram.

Selain itu, APTRI menolak rencana impor 150 ribu ton raw sugar untuk gula konsumsi. Organisasi tersebut menilai produksi gula nasional tahun ini diproyeksikan meningkat hingga mendekati 2,9 juta ton sehingga kebutuhan dalam negeri dinilai masih dapat dipenuhi.

APTRI memperingatkan akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana apabila tuntutan kenaikan HPP gula tidak segera dipenuhi. Petani berharap pemerintah segera mengambil keputusan sebelum musim giling berakhir.

Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy free download
download huawei firmware
Free Download WordPress Themes
lynda course free download
Tags: APTRIHPP GulaIndustri Gulapetani tebuSwasembada Gula

Related Posts

RNI Ajak Milenial Jadi Petani Tebu

RNI Ajak Milenial Jadi Petani Tebu

by Fathi
October 8, 2021
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) terus meningkatkan Kemitraan dengan petani tebu. Saat ini terdapat 23.559 petani tebu...

Kembangkan Kemampuan Petani lewat Pelatihan, Industri Gula di Dompu Pacu Produktivitas

Kembangkan Kemampuan Petani lewat Pelatihan, Industri Gula di Dompu Pacu Produktivitas

by Fathi
October 6, 2021
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong pengembangan industri gula agar bisa lebih produktif dan berdaya saing sehingga bisa...

Reward Kambing hingga Voucher, Cara Unik agar Petani Budaya Tebang Tebu Bersih

Reward Kambing hingga Voucher, Cara Unik agar Petani Budaya Tebang Tebu Bersih

by Fathi
July 5, 2021
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PTPN XI Pabrik Gula Djatiroto konsisten untuk menggiling tebu bersih. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan performa kinerja...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
OJK merespons isu Haji Isam akan mengakuisisi BCA. Manajemen BCA membantah kabar tersebut dan menegaskan struktur kepemilikan saham tetap berlaku.

Haji Isam Dikabarkan Borong BCA, OJK Buka Suara

October 16, 2026
Petrokimia Gresik mengembangkan teknologi CCU untuk menangkap CO₂ dan mengolahnya menjadi soda ash, dengan efisiensi penangkapan hingga 97,79%.

Teknologi CCU Petrokimia Gresik Tangkap Hingga 97,79% CO₂

October 16, 2026
BBM Nasional Aman, Bahlil Dorong Pengiriman Lebih Cepat ke Daerah

BBM Nasional Aman, Bahlil Dorong Pengiriman Lebih Cepat ke Daerah

October 16, 2026
IHSG Ditutup Ambruk 11,57% Hari Ini ke Level 5.185, 812 Saham Berguguran

IHSG Ditutup Ambruk 11,57% Hari Ini ke Level 5.185, 812 Saham Berguguran

October 16, 2026
Gaet Wisman Australia, Kemenpar Selenggarakan Wisata Edukasi Kenalkan Jakarta

Gaet Wisman Australia, Kemenpar Selenggarakan Wisata Edukasi Kenalkan Jakarta

October 17, 2026
Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata Rizki Handayani

Kemenpar: WISH 2026, Tingkatkan Daya Saing Pelaku Usaha Pariwisata

October 17, 2026
AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Paus Leo Telepon Putin dari RS, Desak Gencatan Senjata

October 17, 2026
Nadiem Makarim Minta MA Batalkan Putusan Banding

Nadiem Makarim Minta MA Batalkan Putusan Banding

October 17, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved