• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, September 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pertumbuhan Ekonomi Tak Selalu Menghapus Kemiskinan, Ini Alasannya

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 15, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Pertumbuhan Ekonomi Tak Selalu Menghapus Kemiskinan, Ini Alasannya

JAKARTA, Cobisnis.com – Pertumbuhan ekonomi sering dijadikan indikator keberhasilan pembangunan suatu negara. Namun, di balik angka pertumbuhan yang meningkat, masih banyak masyarakat yang hidup dalam kemiskinan. Fenomena ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak selalu berarti kesejahteraan yang merata bagi semua lapisan masyarakat.

Sebagian besar pertumbuhan ekonomi terjadi di sektor-sektor yang dikuasai oleh kelompok berdaya modal besar. Ketimpangan distribusi pendapatan membuat keuntungan ekonomi lebih banyak dinikmati oleh segelintir orang. Akibatnya, sebagian masyarakat tetap tertinggal meski perekonomian nasional membaik.

Kesenjangan pendapatan menjadi salah satu penyebab utama ketimpangan ini. Mereka yang memiliki aset seperti tanah, bisnis, atau saham cenderung lebih cepat meningkatkan kekayaannya dibandingkan pekerja bergaji tetap. Sementara masyarakat berpenghasilan rendah hanya merasakan dampak pertumbuhan dalam skala kecil.

Keterbatasan pendidikan dan keterampilan juga menjadi hambatan utama. Banyak kelompok masyarakat miskin tidak memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja modern, seperti keahlian digital dan teknis. Hal ini membuat mereka sulit naik kelas secara ekonomi meski lapangan kerja baru bermunculan.

Selain itu, akses terhadap modal, teknologi, dan jaringan bisnis masih timpang. Masyarakat di daerah terpencil sering kali tidak memiliki fasilitas atau dukungan yang sama seperti di perkotaan. Ketimpangan infrastruktur ekonomi inilah yang memperlambat pemerataan kesejahteraan.

Pertumbuhan ekonomi yang cepat juga sering diikuti oleh kenaikan harga barang dan jasa. Inflasi yang tidak seimbang dengan kenaikan pendapatan membuat daya beli masyarakat menurun. Meskipun ekonomi tumbuh, sebagian orang justru merasa hidupnya makin berat.

Dari sisi kebijakan, belum semua strategi pembangunan bersifat inklusif. Banyak program ekonomi yang masih berorientasi pada sektor besar, bukan pada penguatan ekonomi rakyat kecil. Tanpa kebijakan redistribusi dan peningkatan akses ekonomi, jurang antara kaya dan miskin akan semakin lebar.

Literasi keuangan yang rendah turut memperburuk situasi. Banyak masyarakat tidak memahami cara mengelola pendapatan, menabung, atau menghindari utang konsumtif. Akibatnya, mereka sulit keluar dari lingkaran kemiskinan meski peluang ekonomi terbuka.

Kemiskinan juga sering bersifat struktural dan turun-temurun. Keluarga miskin umumnya memiliki akses terbatas ke pendidikan dan kesehatan, sehingga anak-anak mereka berisiko mengalami nasib serupa. Siklus ini dikenal sebagai poverty trap atau jebakan kemiskinan.

Untuk mengatasinya, para ekonom menekankan pentingnya pertumbuhan inklusif pertumbuhan yang melibatkan semua lapisan masyarakat dalam proses ekonomi. Akses pendidikan, pelatihan, dan modal usaha menjadi kunci agar pertumbuhan benar-benar menciptakan kesejahteraan yang merata.

Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
free download udemy course
download intex firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
download udemy paid course for free
Tags: CobisnisEkonomiKemiskinanKesenjangan ekonomiPebisnismuda

Related Posts

Harga Emas Berpotensi Terus Menguat, Investor Diminta Waspadai Profit Taking

Belanda Geser 86 Ton Cadangan Emas ke Inggris, Antisipasi Ketidakpastian Global

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bank Sentral Belanda atau DNB memindahkan 86 ton emas dari Amerika Serikat dan Kanada ke Inggris di...

Ekonomi Didorong Tumbuh di Atas 6%, Purbaya Yakin Kelas Menengah Bangkit

Ekonomi Didorong Tumbuh di Atas 6%, Purbaya Yakin Kelas Menengah Bangkit

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pendapatan masyarakat kelas menengah akan kembali tumbuh dalam 1 sampai 2...

Amran Pecat 13 Pejabat Kementan karena Judi Online

Amran Pecat 13 Pejabat Kementan karena Judi Online

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mencopot 13 pejabat di lingkungan Kementerian Pertanian karena dinilai tidak disiplin dan...

Kemensos Periksa Data 1,4 Juta Penerima Bansos yang Terindikasi Judi Online

Kemensos Periksa Data 1,4 Juta Penerima Bansos yang Terindikasi Judi Online

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Sosial tengah mendalami data 1,4 juta penerima bantuan sosial yang terindikasi terlibat judi online. Data tersebut...

Api Meluas di Cagar Alam Merapi Ungup Ungup Tim BKSDA Turun Tangan

Api Meluas di Cagar Alam Merapi Ungup Ungup Tim BKSDA Turun Tangan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kebakaran hutan dan lahan melanda kawasan Gunung Ijen, tepatnya di area Cagar Alam Merapi Ungup Ungup. Kobaran...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Amran Pecat 13 Pejabat Kementan karena Judi Online

Amran Pecat 13 Pejabat Kementan karena Judi Online

September 4, 2026
GIIAS Bandung 2026 digelar 9–13 September dengan 19 merek kendaraan, termasuk lima merek baru dan yang kembali berpartisipasi.

GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek Otomotif

September 3, 2026
Manajemen Indosat Sapa Pelanggan di Harpelnas 2026

Manajemen Indosat Sapa Pelanggan di Harpelnas 2026

September 4, 2026
DMS+ memaparkan roadmap scale-up 2027 bertajuk Wider, Higher, Bigger melalui ekspansi platform, vertical movie, Creator Room, My Movie, dan IP Management.

DMS+ Siapkan Roadmap Scale-Up 2027 “Wider, Higher, Bigger”

September 4, 2026
Liverpool meraih kemenangan perdana musim ini setelah mengalahkan Ipswich Town 2-0 berkat dua gol Alexander Isak dari assist Cody Gakpo.

Liverpool Taklukkan Ipswich, Isak Jadi Bintang

September 5, 2026
Suara Dentuman di Bandung, BMKG Ungkap Dugaan Penyebab

Suara Dentuman di Bandung, BMKG Ungkap Dugaan Penyebab

September 5, 2026
Bocoran terbaru menyebut harga iPhone Ultra 256GB bisa mencapai Rp32,7 juta, sementara iPhone 18 Pro dan Pro Max juga diprediksi naik.

iPhone Ultra Diprediksi Tembus Rp32 Juta

September 5, 2026
Serena-Venus Williams Tersingkir Setelah Kalah Dramatis di US Open 2026

Serena-Venus Williams Tersingkir Setelah Kalah Dramatis di US Open 2026

September 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved