• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, October 2, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pertumbuhan Ekonomi Tak Selalu Menghapus Kemiskinan, Ini Alasannya

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 15, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Pertumbuhan Ekonomi Tak Selalu Menghapus Kemiskinan, Ini Alasannya

JAKARTA, Cobisnis.com – Pertumbuhan ekonomi sering dijadikan indikator keberhasilan pembangunan suatu negara. Namun, di balik angka pertumbuhan yang meningkat, masih banyak masyarakat yang hidup dalam kemiskinan. Fenomena ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak selalu berarti kesejahteraan yang merata bagi semua lapisan masyarakat.

Sebagian besar pertumbuhan ekonomi terjadi di sektor-sektor yang dikuasai oleh kelompok berdaya modal besar. Ketimpangan distribusi pendapatan membuat keuntungan ekonomi lebih banyak dinikmati oleh segelintir orang. Akibatnya, sebagian masyarakat tetap tertinggal meski perekonomian nasional membaik.

Kesenjangan pendapatan menjadi salah satu penyebab utama ketimpangan ini. Mereka yang memiliki aset seperti tanah, bisnis, atau saham cenderung lebih cepat meningkatkan kekayaannya dibandingkan pekerja bergaji tetap. Sementara masyarakat berpenghasilan rendah hanya merasakan dampak pertumbuhan dalam skala kecil.

Keterbatasan pendidikan dan keterampilan juga menjadi hambatan utama. Banyak kelompok masyarakat miskin tidak memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja modern, seperti keahlian digital dan teknis. Hal ini membuat mereka sulit naik kelas secara ekonomi meski lapangan kerja baru bermunculan.

Selain itu, akses terhadap modal, teknologi, dan jaringan bisnis masih timpang. Masyarakat di daerah terpencil sering kali tidak memiliki fasilitas atau dukungan yang sama seperti di perkotaan. Ketimpangan infrastruktur ekonomi inilah yang memperlambat pemerataan kesejahteraan.

Pertumbuhan ekonomi yang cepat juga sering diikuti oleh kenaikan harga barang dan jasa. Inflasi yang tidak seimbang dengan kenaikan pendapatan membuat daya beli masyarakat menurun. Meskipun ekonomi tumbuh, sebagian orang justru merasa hidupnya makin berat.

Dari sisi kebijakan, belum semua strategi pembangunan bersifat inklusif. Banyak program ekonomi yang masih berorientasi pada sektor besar, bukan pada penguatan ekonomi rakyat kecil. Tanpa kebijakan redistribusi dan peningkatan akses ekonomi, jurang antara kaya dan miskin akan semakin lebar.

Literasi keuangan yang rendah turut memperburuk situasi. Banyak masyarakat tidak memahami cara mengelola pendapatan, menabung, atau menghindari utang konsumtif. Akibatnya, mereka sulit keluar dari lingkaran kemiskinan meski peluang ekonomi terbuka.

Kemiskinan juga sering bersifat struktural dan turun-temurun. Keluarga miskin umumnya memiliki akses terbatas ke pendidikan dan kesehatan, sehingga anak-anak mereka berisiko mengalami nasib serupa. Siklus ini dikenal sebagai poverty trap atau jebakan kemiskinan.

Untuk mengatasinya, para ekonom menekankan pentingnya pertumbuhan inklusif pertumbuhan yang melibatkan semua lapisan masyarakat dalam proses ekonomi. Akses pendidikan, pelatihan, dan modal usaha menjadi kunci agar pertumbuhan benar-benar menciptakan kesejahteraan yang merata.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
download lava firmware
Download WordPress Themes
free download udemy paid course
Tags: CobisnisEkonomiKemiskinanKesenjangan ekonomiPebisnismuda

Related Posts

Apple

Apple Siapkan HomePad Berlayar 6 Inci

by Desti Dwi Natasya
October 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Apple dikabarkan tengah menyiapkan perangkat rumah pintar baru bernama HomePad yang akan dilengkapi layar sentuh berukuran 6...

Slowdive

Joyland Sessions 2026 Hadirkan 17 Musisi

by Desti Dwi Natasya
October 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Joyland Sessions 2026 kembali menghadirkan deretan musisi dari Indonesia dan mancanegara untuk tampil di GBK City Park,...

Christian Pulisic

Pulisic Tegaskan Ingin Bertahan di Milan

by Desti Dwi Natasya
October 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Christian Pulisic menepis rumor mengenai kemungkinan dirinya meninggalkan AC Milan dan menegaskan keinginannya untuk terus berseragam Rossoneri....

Lucas Da Cunha

Chelsea dan Liverpool Incar Lucas Da Cunha

by Desti Dwi Natasya
October 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gelandang Como, Lucas Da Cunha, mulai menarik perhatian sejumlah klub Premier League setelah menjalani debut bersama Timnas...

Jelang Akhir Pekan, Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.947 per Dolar AS

Jelang Akhir Pekan, Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.947 per Dolar AS

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.947 per dolar AS pada perdagangan Jumat, 2 Oktober 2026 pagi....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Superbank mendukung pengadaan 200 kendaraan listrik GrabCar Plus Electric melalui fasilitas pembiayaan untuk memperkuat ekosistem mobilitas berkelanjutan.

Superbank Biayai 200 Kendaraan Listrik Grab

October 1, 2026
Pupuk Kaltim

Pupuk Kaltim Dorong Pembangunan Masyarakat dan Desa Lewat Program PKT BISA

October 1, 2026
PT Didimax Pialang Berjangka meraih Grade A+++ dari Bappebti Semester I 2026 berkat komitmen terhadap kepatuhan regulasi dan kualitas layanan.

Patuh Regulasi dan Beri Layanan Baik, Didimax Raih Grade A+++ dari Bappebti Semester I 2026

October 1, 2026
Halal Indo 2026 mencatat 28.707 pengunjung dan transaksi Rp8,4 miliar sekaligus memperkuat ekosistem industri halal Indonesia menuju pasar global.

Halal Indo 2026 Catat Transaksi Rp8,4 Miliar

October 1, 2026
Apple

Apple Siapkan HomePad Berlayar 6 Inci

October 2, 2026
Slowdive

Joyland Sessions 2026 Hadirkan 17 Musisi

October 2, 2026
Christian Pulisic

Pulisic Tegaskan Ingin Bertahan di Milan

October 2, 2026
Lucas Da Cunha

Chelsea dan Liverpool Incar Lucas Da Cunha

October 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved