• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, August 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Penerbangan Supersonik Kembali Dikembangkan Setelah Era Concorde Berakhir

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
August 7, 2026
in Teknologi
0
Penerbangan Supersonik Kembali Dikembangkan Setelah Era Concorde Berakhir

JAKARTA, Cobisnis.com – Penerbangan supersonik mulai kembali dikembangkan setelah berakhirnya era Concorde. Namun, teknologi ini masih menghadapi satu hambatan besar. Masalah tersebut berkaitan dengan suara ledakan sonik atau sonic boom.

Pengalaman Amerika Serikat pada 1964 menjadi salah satu contohnya. Saat itu, pesawat militer sengaja menghasilkan sonic boom di atas Oklahoma City.

Selama enam bulan, warga mendengar suara ledakan tersebut hampir setiap hari. Total, pesawat menghasilkan 1.253 sonic boom dalam pengujian tersebut. Federal Aviation Administration atau FAA menjalankan pengujian untuk mengetahui respons masyarakat terhadap penerbangan supersonik.

Penerbangan yang lebih cepat dari suara berpotensi memangkas waktu perjalanan hingga setengahnya. Namun, pengujian di Oklahoma City justru memicu penolakan terhadap penerbangan supersonik komersial.

Akibatnya, Kongres Amerika Serikat menghentikan pendanaan untuk pesawat supersonik Boeing 2707 pada 1971. Setelah itu, perlombaan pesawat penumpang supersonik hanya menyisakan Concorde dari Eropa dan Tupolev Tu-144 dari Uni Soviet.

Pada 1973, FAA juga melarang penerbangan sipil supersonik di atas wilayah daratan Amerika Serikat. Aturan tersebut melarang pesawat sipil terbang lebih cepat dari Mach 1. Karena itu, Concorde menjadi satu-satunya pesawat penumpang supersonik komersial yang bertahan.

Pesawat tersebut melayani penerbangan sejak 1976 hingga 2003. Setelah Concorde berhenti beroperasi, tidak ada pesawat supersonik komersial yang menggantikannya.

Kini, pengembangan teknologi supersonik kembali membuka peluang baru. Namun, tantangan sonic boom tetap menjadi persoalan penting yang harus diatasi.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy paid course
download mobile firmware
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy paid course
Tags: Concordepenerbangan supersonikpesawat supersoniksonic boomteknologi penerbangan

Related Posts

No Content Available
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Telkomsel Braze AI

Telkomsel dan Pertamina Patra Niaga Integrasikan AI Braze untuk Tingkatkan Pengalaman Pelanggan

August 7, 2026
6 Tips untuk Si Kecil yang Susah Sarapan

6 Tips untuk Si Kecil yang Susah Sarapan

August 6, 2026
Singapura jadi Kota Paling Ramah di Dunia

Singapura jadi Kota Paling Ramah di Dunia

August 6, 2026
Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Resmi Dijual Global, Pre-order Naik 30 Persen

August 7, 2026
Direktur Utama Jamkrindo Abdul Bari

Jamkrindo Bukukan Laba Rp743 Miliar pada Semester I 2026, Naik 34 Persen

August 7, 2026
LIV Golf Hadapi Ketidakpastian Setelah Arab Saudi Hentikan Pendanaan

LIV Golf Hadapi Ketidakpastian Setelah Arab Saudi Hentikan Pendanaan

August 7, 2026
Karier Empat Dekade John Galliano Jadi Fokus Pameran Met

Karier Empat Dekade John Galliano Jadi Fokus Pameran Met

August 7, 2026
Vinicius Junior Arsenal

Arsenal Pantau Vinicius Junior, Legenda Real Madrid Minta Bertahan

August 7, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved