• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, January 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pendiri INDEF Nilai Dampak Program MBG Tak Biasa, Dorong Arah Baru Ekonomi Nasional

Dwi Natasya by Dwi Natasya
December 31, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Isu MBG Dongkrak Harga Pangan Dinilai Keliru, Pengamat Soroti Dampak Positif bagi Petani dan Tenaga Kerja

JAKARTA, Cobisnis.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan hampir satu tahun dinilai membawa dampak yang melampaui program bantuan sosial pada umumnya. Pendiri Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Prof. Dr. H. Didin S. Damanhuri, SE, MS, DEA, menilai MBG sebagai kebijakan yang berpotensi mengubah arah pembangunan ekonomi Indonesia secara fundamental.

Menurut Prof. Didin, MBG merepresentasikan pendekatan baru dalam ekonomi pembangunan yang menitikberatkan pada penguatan kualitas sumber daya manusia. Selama ini, banyak negara berkembang termasuk Indonesia lebih menekankan pertumbuhan ekonomi tinggi meski harus mengorbankan pemerataan. Berbeda dengan pola tersebut, MBG mengusung prinsip human resource economics yang mulai menjadi perhatian global sejak awal 1990-an.

Ia menilai, apabila program MBG dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan, maka pola pikir pembangunan ekonomi nasional akan bergeser dari dominasi pembangunan fisik menuju investasi pada manusia. Program ini menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, terutama dalam memperbaiki ketimpangan gizi dan akses pendidikan.

Intervensi negara melalui pemenuhan gizi disebut sangat strategis. Dampaknya tidak hanya dirasakan secara individual, tetapi juga berpengaruh besar terhadap struktur ekonomi nasional. Dengan sasaran utama masyarakat kelas bawah, program ini berpotensi memperkecil kesenjangan sosial dan meningkatkan kualitas hidup dalam jangka panjang.

Dampak MBG juga terlihat nyata di tingkat sekolah. Di SMAN 1 Taraju, Tasikmalaya, program ini membawa perubahan pada kebiasaan makan siswa. Salah satu siswa kelas XI, Alfi Alfian, mengaku kini tidak lagi bergantung pada jajanan ringan dan merasa terbantu karena tidak perlu membawa bekal dari rumah. Program ini juga dirasakan meringankan beban orang tua.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Taraju, Nurhayati, mencatat adanya perubahan positif pada perilaku siswa sejak MBG diterapkan. Tingkat kehadiran meningkat, kebiasaan jajan berkurang, dan pengeluaran harian siswa menjadi lebih hemat. Ia menilai asupan gizi yang lebih baik turut meningkatkan semangat belajar dan kesehatan siswa.

Program MBG juga memberikan dampak tambahan bagi tenaga pendidik. Guru honorer yang terlibat dalam proses distribusi makanan memperoleh tambahan penghasilan di luar gaji rutin, sehingga program ini ikut memperkuat ekosistem sekolah.

Konsistensi pemerintah menjalankan MBG, termasuk saat masa libur sekolah, dinilai sebagai bentuk keseriusan dalam mencegah stunting dan memperbaiki kualitas gizi anak-anak Indonesia secara berkelanjutan.

Di sisi lain, keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) turut menggerakkan ekonomi lokal. SPPG menyerap bahan pangan dari petani dan peternak setempat serta membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Hal ini menjadikan MBG tidak hanya berdampak pada penerima manfaat, tetapi juga pada pelaku ekonomi daerah.

Mitra SPPG di Cibuntu, Tasikmalaya, Tino Rirantino, menyampaikan bahwa keberadaan SPPG memberikan kontribusi nyata bagi pasar lokal dan pelaku usaha pangan. Ia menilai SPPG berperan sebagai penghubung strategis antara program nasional dan ekonomi daerah.

Prof. Didin menambahkan bahwa berbagai kendala teknis yang muncul pada tahun pertama pelaksanaan MBG telah berhasil ditangani dan dikonsolidasikan oleh Badan Gizi Nasional. Menurutnya, hal ini menciptakan optimisme jangka panjang terhadap arah pembangunan Indonesia yang lebih berbasis pengetahuan dan inklusif.

Ia menegaskan bahwa dampak MBG tidak hanya dirasakan oleh kelompok tertentu, tetapi berpotensi melibatkan seluruh lapisan masyarakat dalam pembangunan ekonomi nasional ke depan.

Tags: cobisnis.comEkonomi IndonesiaFundamentalIndefmakan bergizi gratisProgram mbg

Related Posts

WhatsApp Hadirkan Fitur Peringatan Otomatis untuk Cegah Penipuan saat Berbagi Layar

Meta Digugat Soal Privasi WhatsApp, Enkripsi Ujung ke Ujung Dipertanyakan

by Desti Dwi Natasya
January 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Meta Platforms tengah menghadapi gugatan hukum dari kelompok penggugat internasional yang menuding perusahaan tersebut menyesatkan publik terkait...

Harry Styles Hadirkan Lagu “Aperture”, Ungkap Makna Mendalam tentang Membuka Hati

Fenomena Parade Planet Akan Terlihat di Langit pada 28 Februari 2026

by Desti Dwi Natasya
January 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Masyarakat berkesempatan menyaksikan fenomena astronomi menarik berupa parade planet yang diperkirakan terjadi pada 28 Februari 2026 dan...

Harry Styles Hadirkan Lagu “Aperture”, Ungkap Makna Mendalam tentang Membuka Hati

Harry Styles Hadirkan Lagu “Aperture”, Ungkap Makna Mendalam tentang Membuka Hati

by Desti Dwi Natasya
January 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harry Styles kembali menarik perhatian penggemarnya lewat perilisan lagu terbarunya berjudul “Aperture”. Sejak diperkenalkan ke publik, lagu...

India dan Uni Eropa Finalisasi “Ibu dari Semua Kesepakatan” Perdagangan

India dan Uni Eropa Finalisasi “Ibu dari Semua Kesepakatan” Perdagangan

by Zahra Zahwa
January 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – India dan Uni Eropa akhirnya merampungkan kesepakatan perdagangan besar yang telah lama tertunda. Perdana Menteri India Narendra...

Macan Tutul Salju Serang Wisatawan Ski di Xinjiang China

Macan Tutul Salju Serang Wisatawan Ski di Xinjiang China

by Zahra Zahwa
January 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Seorang wisatawan dilaporkan diserang macan tutul salju langka di wilayah Xinjiang, China barat laut, pada Jumat setelah...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Juragan Kucek

Juragan Kucek Tutup Gerai Mendadak, Mitra dan Konsumen Merugi

January 20, 2026
Penjual Es Gabus di Kemayoran Dituding Pakai Spons, Ini Fakta Sebenarnya

Penjual Es Gabus di Kemayoran Dituding Pakai Spons, Ini Fakta Sebenarnya

January 27, 2026
Peluncuran Gerai IM3 & 3Store Berkonsep Terpadu Dikawasan Padat Penduduk

Peluncuran Gerai IM3 & 3Store Berkonsep Terpadu Dikawasan Padat Penduduk

January 20, 2026
Fraud

Fraud DSI Sulit Dideteksi Pengawas, Ini Penyebabnya

January 27, 2026
WhatsApp Hadirkan Fitur Peringatan Otomatis untuk Cegah Penipuan saat Berbagi Layar

Meta Digugat Soal Privasi WhatsApp, Enkripsi Ujung ke Ujung Dipertanyakan

January 28, 2026
Harry Styles Hadirkan Lagu “Aperture”, Ungkap Makna Mendalam tentang Membuka Hati

Fenomena Parade Planet Akan Terlihat di Langit pada 28 Februari 2026

January 28, 2026
Harry Styles Hadirkan Lagu “Aperture”, Ungkap Makna Mendalam tentang Membuka Hati

Harry Styles Hadirkan Lagu “Aperture”, Ungkap Makna Mendalam tentang Membuka Hati

January 28, 2026
India dan Uni Eropa Finalisasi “Ibu dari Semua Kesepakatan” Perdagangan

India dan Uni Eropa Finalisasi “Ibu dari Semua Kesepakatan” Perdagangan

January 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved