• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, October 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Pemimpin Tertinggi Iran Yang Sakit Kembali Andalkan Strategi Lama Di Tengah Krisis Dan Gelombang Protes

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 31, 2025
in News
0
Pemimpin Tertinggi Iran Yang Sakit Kembali Andalkan Strategi Lama Di Tengah Krisis Dan Gelombang Protes

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, kembali mengandalkan strategi lama di tengah meningkatnya krisis multidimensi dan munculnya gelombang protes di berbagai kota. Di tengah tekanan ekonomi, ketidakpuasan sosial, serta ancaman eksternal, pemimpin berusia 86 tahun yang dilaporkan sakit itu memilih bersikap menunggu dan menghindari keputusan besar.

Tanda-tanda pembangkangan sipil semakin terlihat di ruang publik Iran. Awal Desember, ratusan perempuan mengikuti lomba lari maraton di Pulau Kish tanpa mengenakan hijab sesuai aturan ketat negara. Mereka mengabaikan arahan pemerintah, meski pelanggaran busana di Iran dapat berujung denda besar hingga hukuman penjara.

Pada Oktober lalu, sebuah band memainkan lagu “Seven Nation Army” di jalanan Teheran dan memicu kerumunan yang bergoyang, momen yang viral di media sosial dan bahkan dibagikan ulang oleh Jack White, gitaris band The White Stripes. Pekan ini, para pedagang dan pemilik toko turun ke jalan di sejumlah kota Iran, meneriakkan slogan anti-rezim akibat kesulitan ekonomi setelah nilai mata uang rial anjlok ke titik terendah sepanjang sejarah.

Aksi-aksi tersebut merupakan protes terbesar sejak gelombang demonstrasi nasional 2022 yang dipicu kematian Mahsa Amini dalam tahanan polisi. Meski masih terbatas, rangkaian protes ini mencerminkan meningkatnya ketidakpuasan masyarakat yang secara perlahan merebut kembali ruang publik dan kebebasan pribadi melalui tindakan-tindakan pembangkangan yang tidak terkoordinasi.

Di dalam negeri, Iran menghadapi krisis ekonomi parah, inflasi tinggi, pemadaman listrik berkepanjangan, pengangguran melonjak, serta krisis air terburuk dalam lebih dari 40 tahun yang melanda 20 provinsi. Bahkan Presiden Masoud Pezeshkian sempat mengusulkan wacana evakuasi warga Teheran untuk mengurangi tekanan terhadap pasokan air yang menipis.

Di luar negeri, tekanan juga meningkat. Israel terus melobi Amerika Serikat untuk mengambil langkah militer lebih lanjut terhadap Iran. Jaringan proksi militan Iran di kawasan melemah akibat serangan Israel yang hampir setiap hari, sementara pengaruh regional Tehran terpukul setelah jatuhnya rezim Bashar al-Assad di Suriah tahun lalu.

Dengan pilihan yang kian terbatas, Khamenei disebut memilih menunda keputusan besar karena setiap opsi dinilai memiliki risiko besar. Para analis menilai kepemimpinan Iran tampak stagnan, tanpa arah kebijakan baru yang jelas. Di saat yang sama, masa depan Iran semakin dipertanyakan mengingat usia dan kondisi kesehatan sang pemimpin tertinggi, serta ketidakpastian mengenai siapa yang akan menjadi penerusnya kelak.

Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download coolpad firmware
Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: AyatollahKhameneicobisnis.comiranProtesIran

Related Posts

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kecemasan dapat muncul dalam berbagai situasi, mulai dari menghadapi ujian hingga menunggu kabar yang penting. Meski wajar...

Monako Ungguli Puluhan Destinasi, Jadi Negara Terbaik untuk Ditinggali pada 2026

Monako Ungguli Puluhan Destinasi, Jadi Negara Terbaik untuk Ditinggali pada 2026

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Monako dinobatkan sebagai tempat tinggal terbaik di dunia pada 2026 berdasarkan Nomad Lifestyle Index yang dirilis Nomad...

Trump Ancam Serangan Baru ke Iran, Negosiasi Damai Masih Jadi Opsi

Trump Ancam Serangan Baru ke Iran, Negosiasi Damai Masih Jadi Opsi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuka kemungkinan melancarkan serangan militer baru terhadap Iran dalam waktu dekat. Ia...

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia berhasil menempati peringkat keempat sebagai negara paling ramah di dunia pada 2026 berdasarkan Readers' Choice Awards...

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Produksi emas dunia masih didominasi sejumlah negara dengan industri pertambangan berskala besar. Berdasarkan data Mineral Commodity Summaries...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Jaga Kepercayaan Publik

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Dorong Komunikasi Pemerintah yang Lebih Banyak Mendengar

October 25, 2026
Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

October 25, 2026
Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

October 25, 2026
Singkong Lampung Naik Kelas, Harga Tembus Rp3.000 per Kg

Singkong Lampung Naik Kelas, Harga Tembus Rp3.000 per Kg

October 25, 2026
Nataru Belum Tiba, Harga Cabai Sudah Tembus Rp102 Ribu per Kg

Nataru Belum Tiba, Harga Cabai Sudah Tembus Rp102 Ribu per Kg

October 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved