• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, October 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pemerintah Ubah Ukuran Kemiskinan agar Hidup Pekerja Lebih Terukur

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 22, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Pemerintah Ubah Ukuran Kemiskinan agar Hidup Pekerja Lebih Terukur

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah mengubah pendekatan dalam mengukur keberhasilan penanganan pekerja miskin atau working poor. Penilaian tidak lagi bertumpu pada angka kemiskinan semata, tetapi memperhitungkan kualitas hidup pekerja secara menyeluruh.

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto menyatakan keberhasilan kebijakan tidak bisa diukur hanya dari penurunan jumlah penduduk miskin. Peningkatan kesejahteraan riil pekerja menjadi ukuran utama yang kini diperhatikan pemerintah.

Pendekatan baru ini menggunakan indikator yang lebih komprehensif. Pemerintah menilai kondisi pekerja melalui peningkatan upah riil, daya beli, konsumsi rumah tangga, serta kualitas dan keberlanjutan pekerjaan.

Selain itu, akses terhadap jaminan sosial juga menjadi parameter penting. Perlindungan kesehatan, jaminan hari tua, hingga perlindungan ketenagakerjaan dinilai berperan besar dalam menjaga stabilitas ekonomi keluarga pekerja.

Mobilitas pekerja menuju kelas menengah turut menjadi indikator utama. Pemerintah ingin memastikan pekerja tidak hanya bertahan secara ekonomi, tetapi memiliki peluang nyata untuk meningkatkan taraf hidup.

Pendekatan ini menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak boleh berhenti pada angka makro. Dampaknya harus terasa langsung dalam kehidupan sehari-hari pekerja, terutama dalam kemampuan memenuhi kebutuhan dasar dan meningkatkan kualitas hidup.

Integrasi data lintas sektor juga dimanfaatkan untuk memantau kondisi pekerja secara lebih akurat. Dengan basis data yang lebih luas, kebijakan ekonomi diharapkan menjadi lebih tepat sasaran dan responsif terhadap dinamika lapangan kerja.

Pemerintah menilai peningkatan kualitas pekerjaan sebagai kunci mengurangi kelompok working poor. Fokus kebijakan tidak lagi hanya menciptakan lapangan kerja baru, tetapi memastikan pekerjaan tersebut layak dan berkelanjutan.

Kelompok pekerja miskin merupakan mereka yang telah bekerja namun masih berada dalam kondisi ekonomi rentan. Kondisi ini kerap dipengaruhi upah rendah, pekerjaan informal, serta keterbatasan perlindungan sosial.

Melalui indikator yang lebih luas, pemerintah berharap mobilitas sosial pekerja dapat meningkat secara bertahap. Semakin banyak pekerja diharapkan mampu naik kelas dan menjadi bagian dari kelompok masyarakat berpenghasilan menengah.

Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi pertumbuhan ekonomi inklusif. Pemerintah ingin memastikan manfaat pembangunan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya sektor tertentu.

Pendekatan baru ini menandai pergeseran fokus kebijakan dari sekadar mengurangi kemiskinan menuju peningkatan kualitas hidup. Dengan demikian, kesejahteraan pekerja diharapkan menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy paid course
download intex firmware
Download WordPress Themes Free
free online course
Tags: CobisnisEkonomi inklusifJaminan SosialKemiskinan PekerjaKesejahteraan buruhPebisnismudaUpah Riil

Related Posts

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Dorong Komunikasi Pemerintah yang Lebih Banyak Mendengar

by Rizki Meirino
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) mendorong perubahan pendekatan komunikasi pemerintah dari penyampaian informasi satu arah menuju komunikasi yang...

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Jaga Kepercayaan Publik

by Rizki Meirino
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) memperkuat sinergi komunikasi pemerintah pusat dan daerah untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah....

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

by Rizki Meirino
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Mayapada Hospital Jakarta Selatan menggelar Mayapada Neuro Connect 2026 pada 24–25 Oktober 2026 untuk mendorong kemajuan penanganan...

Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

by Desti Dwi Natasya
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perayaan HUT ke-21 Ling Tien Kung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (25/10/2026), dihadiri sekitar...

OpenAI

OpenAI Hentikan Pengujian AI di Internet Terbuka

by Desti Dwi Natasya
October 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – OpenAI memutuskan menghentikan pelatihan model kecerdasan buatan (AI) dengan akses langsung ke internet terbuka setelah serangkaian insiden...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Jaga Kepercayaan Publik

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Dorong Komunikasi Pemerintah yang Lebih Banyak Mendengar

October 25, 2026
Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

October 25, 2026
Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

October 25, 2026
Singkong Lampung Naik Kelas, Harga Tembus Rp3.000 per Kg

Singkong Lampung Naik Kelas, Harga Tembus Rp3.000 per Kg

October 25, 2026
Nataru Belum Tiba, Harga Cabai Sudah Tembus Rp102 Ribu per Kg

Nataru Belum Tiba, Harga Cabai Sudah Tembus Rp102 Ribu per Kg

October 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved