• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, October 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pemerintah Makin Serius Monetisasi Ekonomi Biru, Ini Kata Menko Airlangga

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
March 11, 2022
in Ekonomi Bisnis
0
Pemerintah Makin Serius Monetisasi Ekonomi Biru, Ini Kata Menko Airlangga

JAKARTA,Cobisnis.com – Niatan pemerintah untuk segera melakukan monetisasi aktivitas ekonomi biru (blue economy) nampaknya semakin menunjukan titik terang.

Terbaru, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa pihaknya kini terus mengkaji mekanisme pembiayaan blue economy agar bisa tepat, efektif, dan sesuai harapan.

“Hal ini tentunya perlu dibarengi dengan upaya mendorong investasi di bidang renewable energy yang tengah dikembangkan di berbagai daerah di Indonesia, antara lain hydropower dan solar,” ujarnya dalam keterangan resmi dikutip Jumat, 11 Maret.

Menurut Airlangga, budget tagging untuk anggaran iklim pada APBN telah dilakukan dan penerapan pajak karbon dalam menangani perubahan iklim telah diatur dalam Perpres 98 Tahun 2021 mengenai penyelenggaraan nilai ekonomi karbon (carbon pricing).

“Melalui kerja sama dan partisipasi aktif dari seluruh pihak, kita dapat mempercepat pemulihan ekonomi dan investasi di bidang blue economy dalam rangka mendorong pembangunan ekonomi yang berkelanjutan,” tuturnya.

Meski monetisasi sektor blue economy masih dalam pematangan konsep, sejatinya Indonesia sudah merilis pembiayaan (bond) bertema green economy yang bisa dijadikan acuan.

VOI mencatat, konsep blue economy bond pertama kali diungkapkan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani. Kala itu, Menkeu menegaskan bahwa dirinya mendapat arahan langsung dari Presiden Joko Widodo untuk bisa masuk dalam instrumen yang lebih kreatif, seperti optimalisasi kekayaan sumber daya alam.

“Bapak Presiden bahkan sudah meminta kami untuk melihat aspek potensi dari kelautan sehingga ekonomi biru atau blue economy menjadi sangat penting,” kata Menkeu beberapa waktu lalu.

Sebagai informasi, green bond adalah salah satu instrumen pembiayaan (utang) yang masuk dalam skema SGD. Adapun, blue bond merupakan bentuk yang relatif baru dari sustainability bond, yaitu instrumen utang yang diterbitkan untuk mendukung investasi di laut yang sehat dan ekonomi biru.

Berdasarkan data yang dilansir Kementerian Keuangan disebutkan bahwa Indonesia menjadi salah satu negara terdepan yang menerbitkan green bond khususnya yang dikombinasikan dengan sistem syariah, yakni green sukuk.

Hingga akhir tahun lalu nilai global green sukuk berhasil meraup pendanaan 3,5 miliar dolar AS atau setara Rp49,7 triliun (kurs Rp14.202). Kemudian, green sukuk ritel dengan pangsa pasar dalam negeri sebesar Rp6,88 triliun.

Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
download xiomi firmware
Download WordPress Themes Free
free download udemy course
Tags: airlangga hartartocobisnis.commenko perekonomian

Related Posts

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kecemasan dapat muncul dalam berbagai situasi, mulai dari menghadapi ujian hingga menunggu kabar yang penting. Meski wajar...

Tiket Pesawat hingga Kapal Bakal Lebih Murah, Ini Skema Diskon Nataru 2026

Tiket Pesawat hingga Kapal Bakal Lebih Murah, Ini Skema Diskon Nataru 2026

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah menyiapkan program diskon untuk empat moda transportasi menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Menteri...

Monako Ungguli Puluhan Destinasi, Jadi Negara Terbaik untuk Ditinggali pada 2026

Monako Ungguli Puluhan Destinasi, Jadi Negara Terbaik untuk Ditinggali pada 2026

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Monako dinobatkan sebagai tempat tinggal terbaik di dunia pada 2026 berdasarkan Nomad Lifestyle Index yang dirilis Nomad...

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia berhasil menempati peringkat keempat sebagai negara paling ramah di dunia pada 2026 berdasarkan Readers' Choice Awards...

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Produksi emas dunia masih didominasi sejumlah negara dengan industri pertambangan berskala besar. Berdasarkan data Mineral Commodity Summaries...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Jaga Kepercayaan Publik

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Dorong Komunikasi Pemerintah yang Lebih Banyak Mendengar

October 25, 2026
Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

October 25, 2026
Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

October 25, 2026
Singkong Lampung Naik Kelas, Harga Tembus Rp3.000 per Kg

Singkong Lampung Naik Kelas, Harga Tembus Rp3.000 per Kg

October 25, 2026
Nataru Belum Tiba, Harga Cabai Sudah Tembus Rp102 Ribu per Kg

Nataru Belum Tiba, Harga Cabai Sudah Tembus Rp102 Ribu per Kg

October 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved