• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, October 23, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Pemda di Wilayah Terdampak Gempa NTT Dapat Tambahan BTT Rp20 Miliar

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 30, 2026
in News
0
Pemda di Wilayah Terdampak Gempa NTT Dapat Tambahan BTT Rp20 Miliar

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan pemerintah menyiapkan tambahan anggaran belanja tak terduga atau BTT sebesar Rp20 miliar untuk setiap kabupaten dan kota yang terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur atau NTT.

Anggaran tersebut dapat digunakan pemerintah daerah untuk mendukung penanganan warga terdampak, termasuk kebutuhan selama berada di pengungsian. Sementara pemerintah provinsi mendapat tambahan BTT sebesar Rp40 miliar.

Tito mengatakan penanganan pengungsi saat ini dikoordinasikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno.

Kementerian Kesehatan juga dilibatkan dalam penanganan warga terdampak. Pemerintah daerah diminta memanfaatkan anggaran yang tersedia untuk mendukung kebutuhan penanganan di lapangan.

“Kepala daerah selama ini kan sudah diberikan bantuan. Tambahan BTT masing-masing Rp20 miliar untuk kabupaten kota dan Rp40 miliar untuk provinsi,” kata Tito di Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Rabu, 30 September 2026.

Tito juga menyinggung laporan mengenai warga yang meninggal saat berada di pengungsian. Menurutnya, penyebab kematian perlu diperiksa terlebih dahulu untuk mengetahui apakah berkaitan dengan kondisi kesehatan, usia, atau faktor lain selama berada di pengungsian.

Apabila ditemukan kematian yang berkaitan dengan penanganan yang kurang layak, pemerintah daerah diminta melakukan evaluasi. Anggaran yang tersedia juga dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki pelayanan bagi warga terdampak.

“Kalau ada yang meninggal, kita lihat penyebabnya apa dulu. Penyebabnya karena memang sakit ataukah karena memang usia ya. Kita perjelas. Kalau ada hal karena kurang treatment, yang kurang layak, ya ini jadi bagian evaluasi. Saya pasti akan menyampaikan kepada pemda-nya manfaatkan anggaran yang ada,” ujarnya.

Sebelumnya, BNPB mencatat 94 warga meninggal dunia saat berada di pengungsian setelah gempa NTT. Angka tersebut merupakan korban meninggal secara tidak langsung, sedangkan korban meninggal akibat dampak langsung gempa tercatat 48 orang.

Dengan demikian, total korban meninggal yang berkaitan dengan bencana tersebut mencapai 142 orang. Tito mengatakan belum dapat memastikan apakah ada korban yang meninggal akibat minimnya penanganan atau keterbatasan akses layanan kesehatan di pengungsian.

“Saya akan cek ini sebelum saya jawab, daripada saya ngarang-ngarang jawab. Ini sebagai masukan nanti karena sebetulnya sudah sedang dikendalikan oleh BNPB di lapangan dan yang mengkoordinasikannya Menko PMK. Itu struktural, bukan mendagri,” kata Tito.

Tito mengatakan akan meminta penjelasan kepada pemerintah daerah mengenai penyebab kematian para korban. Kondisi dan penanganan warga selama berada di pengungsian juga akan menjadi bagian yang diperiksa.

Sebelumnya, anggota Komisi VIII DPR RI Hetifah Sjaifudian meminta evaluasi menyeluruh terhadap perlindungan dan pelayanan kesehatan bagi warga selama berada di pengungsian pascagempa Flores.

Berdasarkan hasil verifikasi BNPB dan Kementerian Kesehatan, sebagian besar dari 94 korban meninggal di pengungsian merupakan lanjut usia dengan penyakit kronis, seperti stroke dan diabetes melitus.

Tags: bnpbBTTgempa NTTpengungsi NTTtito karnavian

Related Posts

BNPB mencatat kebakaran hutan dan lahan seluas 7,22 hektare di Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Kepulauan Bangka Belitung pada 17–19 Oktober 2026.

BNPB Catat 7,22 Hektare Lahan Terbakar di Tiga Provinsi

by Desti Dwi Natasya
October 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah, Sulawesi...

Dua Pejabat BNPB Diduga Terima Suap Rp4,4 Miliar dan Emas 325 Gram

Dua Pejabat BNPB Diduga Terima Suap Rp4,4 Miliar dan Emas 325 Gram

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengadaan yang menggunakan dana...

Karhutla Jadi Perhatian, Legislator Miris Ada OTT di BNPB

Karhutla Jadi Perhatian, Legislator Miris Ada OTT di BNPB

by Hidayat Taufik
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina menyatakan keprihatinannya atas operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan...

BNPB Uji Cara Tak Biasa Redakan Kabut Asap, 1,6 Ton Dry Ice Disebar

BNPB Uji Cara Tak Biasa Redakan Kabut Asap, 1,6 Ton Dry Ice Disebar

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan operasi modifikasi cuaca (OMC) menggunakan dry ice untuk mengurangi asap akibat...

Korupsi Pengadaan BNPB, Lima Tersangka Akhirnya Ditahan

Korupsi Pengadaan BNPB, Lima Tersangka Akhirnya Ditahan

by Hidayat Taufik
October 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penahanan terhadap lima tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tri Hadirkan Kembali BombasTri dengan 2.026 Hadiah Menarik

Tri Hadirkan Kembali BombasTri dengan 2.026 Hadiah Menarik

October 22, 2026
Prabowo Jadikan Kesejahteraan Rakyat sebagai Tujuan Utama Pemerintahan

Prabowo Jadikan Kesejahteraan Rakyat sebagai Tujuan Utama Pemerintahan

October 22, 2026
Tri Hadirkan Kembali BombasTri dengan 2.026 Hadiah Menarik

Tri Bagi-bagi 2.026 Hadiah Lewat BombasTri, Ini Cara Ikut Undiannya

October 22, 2026
YE Live in Jakarta Diproyeksikan Libatkan 5.000 Tenaga Kerja

YE Live in Jakarta Diproyeksikan Libatkan 5.000 Tenaga Kerja

October 22, 2026
ANTAM Catat Pendapatan Rp62,71 Triliun pada Semester I 2026

BSI dan Prudential Syariah Perkuat Sinergi Bancassurance

October 23, 2026
ANTAM Catat Pendapatan Rp62,71 Triliun pada Semester I 2026

ANTAM Catat Pendapatan Rp62,71 Triliun pada Semester I 2026

October 23, 2026
CDI Resmikan Tangki Bitumen Guna Perkuat Industri Konstruksi Nasional

CDI Resmikan Tangki Bitumen Guna Perkuat Industri Konstruksi Nasional

October 23, 2026
RPU Resmikan Tangki Bitumen Berkapasitas 12.000 Meter Kubik

RPU Resmikan Tangki Bitumen Berkapasitas 12.000 Meter Kubik

October 23, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved