• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, October 24, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Parpol Andalkan Influencer, Efektifkah Menambah Suara Pemilih?

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
September 10, 2026
in Nasional
0
Parpol Andalkan Influencer, Efektifkah Menambah Suara Pemilih?

JAKARTA, Cobisnis.com –  Partai politik kini tidak hanya mengandalkan struktur organisasi dan kampanye tatap muka untuk menjaring dukungan.

Media sosial menjadi salah satu ruang yang semakin diperhitungkan, termasuk melalui keterlibatan influencer.

Para pemengaruh dinilai memiliki kemampuan menjangkau kelompok masyarakat yang aktif menggunakan platform digital.

Karena itu, kehadiran mereka mulai dimanfaatkan untuk memperkenalkan figur, menyampaikan pesan politik, sekaligus membangun interaksi dengan calon pemilih.

Meski demikian, penggunaan influencer belum otomatis menjamin bertambahnya suara sebuah partai.

Efektivitasnya sangat bergantung pada kemampuan membangun pesan yang mudah dikenali dan melekat dalam ingatan publik.

Pengamat politik Universitas Sebelas Maret (UNS), Agus Riewanto, melihat influencer memiliki peran penting dalam membentuk perhatian masyarakat terhadap tokoh maupun isu politik.

“Efektivitasnya bukan di debat kebijakan, tapi di “top of mind”. Influencer mengubah politik jadi fandom. Siapa paling viral, dia yang menang,” tutur pengamat politik dari Universitas Sebelas Maret (UNS), Agus Riewanto, dikutip dari berbagai sumber, Kamis (10/9/2026).

Agus menilai ruang politik di media sosial memiliki potensi besar karena pola konsumsi informasi masyarakat telah banyak bergeser ke platform digital. Situasi ini membuat konten politik berpeluang menjangkau pemilih dalam jumlah besar dalam waktu relatif singkat.

Ia kemudian menyinggung Pilpres 2024 sebagai salah satu gambaran bagaimana media sosial dapat digunakan untuk membangun citra dan narasi politik.

Pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dinilai mampu mengemas pesan kampanye dengan gaya yang lebih mudah diterima pengguna media sosial.

“Menang karena memonetisasi meme, joget gemoy, dan buzzer-influencer menjadi narasi ‘merakyat’,” kata Agus.

Menurut Agus, pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD juga menggunakan influencer selama masa kampanye Pilpres 2024. Namun, strategi tersebut dinilai belum menghasilkan narasi yang cukup kuat dan berkelanjutan untuk menandingi pesan politik yang dibangun Prabowo-Gibran.

Bagi Agus, influencer memiliki keunggulan dalam menjaga sebuah nama, gagasan, maupun isu agar terus mendapatkan perhatian masyarakat. Frekuensi kemunculan dan daya sebar konten menjadi faktor penting dalam membentuk ingatan publik.

TikTok Diprediksi Makin Berpengaruh pada Pemilu 2029

Agus melihat perkembangan politik digital akan semakin menentukan dalam Pemilu 2029. Ia bahkan memperkirakan pesta demokrasi mendatang dapat menjadi momentum ketika TikTok memainkan peran yang jauh lebih besar dalam kampanye politik.

Menurut dia, perubahan tersebut tidak terlepas dari semakin tingginya ongkos kampanye melalui cara-cara konvensional. Media sosial menawarkan alternatif yang dapat menjangkau audiens dalam jumlah besar dengan biaya yang relatif lebih rendah.

Sebuah konten yang berhasil menjadi viral, kata Agus, bahkan bisa mendapatkan puluhan juta penayangan.

“Parpol yang tidak punya divisi “creator” akan kalah di algoritma. Kita akan lihat kaderisasi berbasis jumlah follower, bukan masa kerja partai,” pandang Agus.

Kondisi tersebut membuat partai politik menghadapi tantangan baru. Selain memperkuat jaringan dan kader di tingkat akar rumput, partai juga perlu memahami cara kerja platform digital serta pola komunikasi yang disukai pengguna media sosial.

Dengan semakin besarnya peran media sosial, persaingan politik menuju 2029 diperkirakan tidak hanya berlangsung di ruang pertemuan atau lapangan.

Perebutan perhatian publik di dunia digital juga akan menjadi bagian penting dalam membangun elektabilitas dan dukungan pemilih.

Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy free download
download xiomi firmware
Free Download WordPress Themes
free download udemy paid course
Tags: cobisnis.cominfluencer politikMedia sosialPartai politikpemilih Gen ZPemilu 2029politik digitalstrategi kampanye

Related Posts

Usai Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, 3 Diaspora Belum Tampil di Klub

Usai Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, 3 Diaspora Belum Tampil di Klub

by Hidayat Taufik
October 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sejumlah pemain Timnas Indonesia belum kembali merasakan menit bermain bersama klub masing-masing setelah membawa skuad Garuda menjuarai...

Tembus Perempatfinal French Open 2026, Raymond/Joaquin Siap Hadapi Wakil China

Tembus Perempatfinal French Open 2026, Raymond/Joaquin Siap Hadapi Wakil China

by Hidayat Taufik
October 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin berhasil melaju ke perempatfinal French Open 2026. Meski pernah mengalahkan Hu...

Korban Tewas Karhutla Bromo Bertambah, Petugas dan Relawan Capai 6 Orang

Korban Tewas Karhutla Bromo Bertambah, Petugas dan Relawan Capai 6 Orang

by Hidayat Taufik
October 23, 2026
0

​JAKARTA, Cobisnis.com - Jumlah korban meninggal dunia dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru...

Pramono Buka Suara soal Wacana Transjabodetabek Blok M-Bandung

Pramono Buka Suara soal Wacana Transjabodetabek Blok M-Bandung

by Hidayat Taufik
October 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyampaikan peluang memperpanjang jangkauan Transjabodetabek hingga Bandung, Jawa Barat. Saat ini,...

Minim Interaksi Sosial Bisa Memperpendek Masa Hidup Sehat

Minim Interaksi Sosial Bisa Memperpendek Masa Hidup Sehat

by Hidayat Taufik
October 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Minimnya interaksi sosial dan perasaan kesepian dikaitkan dengan berkurangnya masa hidup tanpa penyakit. Temuan penelitian yang diterbitkan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
KMP Batumandi terbakar di Selat Sunda saat membawa 420 penumpang dan 89 kendaraan. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi tanpa korban jiwa.

Maruly Hendra Utama: Respons ASDP Tangani Kebakaran KMP Batumandi Diapresiasi

October 23, 2026
UMP 2027 Digodok, Upah Pekerja Masih Dibayangi Biaya Hidup

UMP 2027 Digodok, Upah Pekerja Masih Dibayangi Biaya Hidup

October 23, 2026
Mengukur Hukuman yang Layak bagi Perusahaan Terduga Pemicu Karhutla

Mengukur Hukuman yang Layak bagi Perusahaan Terduga Pemicu Karhutla

October 23, 2026
Malaysia Bakal Bahas Kabut Asap Lintas Negara, Kemlu RI Beri Penjelasan

Malaysia Bakal Bahas Kabut Asap Lintas Negara, Kemlu RI Beri Penjelasan

October 23, 2026
BTN Perkuat Transformasi, KPR Tembus Rp552 Triliun

BTN Perkuat Transformasi, KPR Tembus Rp552 Triliun

October 23, 2026
ANTAM Catat Pendapatan Rp62,71 Triliun pada Semester I 2026

BSI dan Prudential Syariah Perkuat Sinergi Bancassurance

October 23, 2026
ANTAM Catat Pendapatan Rp62,71 Triliun pada Semester I 2026

ANTAM Catat Pendapatan Rp62,71 Triliun pada Semester I 2026

October 23, 2026
CDI Resmikan Tangki Bitumen Guna Perkuat Industri Konstruksi Nasional

CDI Resmikan Tangki Bitumen Guna Perkuat Industri Konstruksi Nasional

October 23, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved