• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, March 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Pakar: Seruan Boikot Produk Prancis Tak Akan Berlangsung Lama

Rizki Meirino by Rizki Meirino
November 3, 2020
in Nasional
0
Pakar: Seruan Boikot Produk Prancis Tak Akan Berlangsung Lama

Cobisnis.com – Seruan boikot produk merek asal Prancis mengancam penjualan beragam produk. Mungkin banyak yang tidak mengetahui ragam brand asal Prancis tersebar mulai dari produk kecantikan hingga otomotif.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) sepanjang Januari-Juli 2020, Indonesia telah mengimpor barang dari Prancis senilai US$ 682 juta. Angka ini turun jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu.

Berikut sejumlah produk Prancis di Indonesia:

1. Produk fashion dengan berbagai brand asal Prancis yang banyak dikenal wanita dan pria seperti; Channel, Hermès, Louis Vuitton, Yves Saint Laurent, Lacoste, dan Pierre Cardin.

Brand kosmetik Prancis terkenal seperti; L’Oreal dan Garnier.

2. Produk makanan dan minuman yang sudah akrab di telinga konsumen Indonesia seperti; Danone, dan Kraft.

3. Brand otomotif dan energi seperti Renault, Peugeot, Michelin, Total, dan Elf.

4. Brand penginapan dan pariwisata Prancis terkenal seperti jaringan hotel Accor yang memiliki brand Ibis, Fairmont, Pullman, Novotel, Raffles, hingga Mercure.

Brand asal Prancis tersebut pantas khawatir. Di tengah krisis akibat pandemi Covid-19, brand tersebut juga menghadapi pernyataan Majelis Ulama Indonesia (MUI) lewat surat imbauan memboikot produk Prancis.

Surat imbauan tersebut ditandatangani Sekretaris Jenderal MUI, Anwar Abbas, dan Wakil Ketua Umum, Muhyiddin Junaidi, tertanggal 30 Oktober 2020.

“Memboikot semua produk yang berasal dari negara Prancis (Produk Prancis) serta mendesak kepada Pemerintah RI untuk melakukan tekanan dan peringatan keras kepada Pemerintah Prancis serta mengambil kebijakan untuk menarik sementara waktu Duta Besar RI di Paris hingga Presiden Emmanuel Macron mencabut ucapannya dan meminta maaf kepada Ummat Islam se-Dunia,” demikian surat imbauan MUI tersebut.

Barang Mewah

Pengamat ekonomi, Bhima Yudhistira, mengingatkan bahwa produk produk yang langsung didatangkan dari Prancis lebih pas jika yang melakukan boikot adalah masyarakat kelas menengah atas. Rata-rata produk Prancis, kata dia, masuk dalam kategori high-end market atau barang-barang mewah.

“Kalau crazy rich, artis, atau pejabat yang boikot produk Prancis baru dampaknya sangat terasa. Dulu saat normal juga ramai fenomena beli barang mewah lewat jasa titipan, tapi sekarang pelaku Jastip tidak bisa keluar negeri karena Covid-19. Ibaratnya barang Prancis sudah jatuh tertimpa tangga,” ujar Bhima di Jakarta, Selasa (3 November 2020).

Sementara itu, barang-barang milik perusahaan Prancis yang diproduksi di Indonesia sepertinya butuh seruan yang lebih masif agar efek boikot lebih terasa. Menurut Bhima, produk seperti makanan minuman juga dikonsumsi masyarakat kelas bawah setiap hari.

“Ini tidak semudah itu untuk diboikot. Susu SGM, berapa juta bayi yang minum susu formula ini? Aqua juga sudah jadi air minum dalam kemasan yang dikonsumsi banyak rumah tangga. Kecuali boikot-nya bersumber langsung dari Pemerintah, misalnya, keluarkan aturan stop distribusi semua produk Prancis, itu baru efeknya langsung merugikan Prancis,” ujarnya.

Pengamat ekonomi INDEF, Nailul Huda, menilai perdagangan Indonesia-Perancis sebenarnya tidak terlalu signifikan. Dan, memang ada merek produk Perancis yang sudah jadi konsumsi sehari-hari masyarakat Indonesia.

“Khusus untuk produk yang sudah melekat di masyarakat Indonesia, saya rasa susah untuk diboikot, misalnya merek Aqua,” kata Huda menambahkan.

Sementara merek dengan segmen kelas atas seperti LV atau Dior diyakininya tidak akan terpengaruh. Karena isu boikot bukan menjadi perhatian pangsa pasar LV dan Dior tersebut.

“Saya rasa isu boikot-boikot ini tidak akan berlangsung lama. Hanya sesaat saja,” ujarnya.

Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy course
download xiomi firmware
Premium WordPress Themes Download
free online course

Related Posts

Harga Minyak Dunia Naik Tajam, Pemerintah Siapkan Opsi Kenaikan BBM

Harga Minyak Dunia Naik Tajam, Pemerintah Siapkan Opsi Kenaikan BBM

by Hidayat Taufik
March 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pemerintah membuka peluang melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM)...

Butuh Uang Pecahan untuk THR? Ini Daftar ATM di Jakarta yang Sediakan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu

Butuh Uang Pecahan untuk THR? Ini Daftar ATM di Jakarta yang Sediakan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu

by Hidayat Taufik
March 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sejumlah bank nasional seperti Bank Mandiri dan Bank Negara Indonesia (BNI) menyediakan layanan ATM setor tarik yang...

Serangan Drone Iran Bikin AS Kewalahan, Pertahanan Udara Diuji

Serangan Drone Iran Bikin AS Kewalahan, Pertahanan Udara Diuji

by Hidayat Taufik
March 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Amerika Serikat mengakui bahwa sistem pertahanan udara yang mereka miliki belum mampu menahan seluruh serangan drone...

Tugu Insurance Perkenalkan t Mudik, Asuransi Mikro untuk Perjalanan Mudik yang Aman

Tugu Insurance Perkenalkan t Mudik, Asuransi Mikro untuk Perjalanan Mudik yang Aman

by Dwi Natasya
March 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran mendorong kebutuhan akan perlindungan perjalanan yang praktis dan terjangkau. Menyikapi hal...

Dampak Perang Iran Mulai Terasa, Israel Kehilangan Rp49 Triliun dalam Sepekan

Dampak Perang Iran Mulai Terasa, Israel Kehilangan Rp49 Triliun dalam Sepekan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perang antara Israel dan Iran mulai memberi dampak besar terhadap ekonomi Israel. Dalam waktu satu pekan sejak...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
BFIN

BFIN Bukukan Pembiayaan Baru Rp 21,9 Triliun di 2025

March 6, 2026
Bank Mandiri Hadirkan Fitur DHE Tracker di Kopra untuk Pantau DHE SDA Secara Real-Time

Bank Mandiri Hadirkan Fitur DHE Tracker di Kopra untuk Pantau DHE SDA Secara Real-Time

March 6, 2026
Harga Minyak Dunia Naik Tajam, Pemerintah Siapkan Opsi Kenaikan BBM

Harga Minyak Dunia Naik Tajam, Pemerintah Siapkan Opsi Kenaikan BBM

March 7, 2026
Butuh Uang Pecahan untuk THR? Ini Daftar ATM di Jakarta yang Sediakan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu

Butuh Uang Pecahan untuk THR? Ini Daftar ATM di Jakarta yang Sediakan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu

March 7, 2026
Serangan Drone Iran Bikin AS Kewalahan, Pertahanan Udara Diuji

Serangan Drone Iran Bikin AS Kewalahan, Pertahanan Udara Diuji

March 7, 2026
Tugu Insurance Perkenalkan t Mudik, Asuransi Mikro untuk Perjalanan Mudik yang Aman

Tugu Insurance Perkenalkan t Mudik, Asuransi Mikro untuk Perjalanan Mudik yang Aman

March 7, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved