• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, August 11, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

OJK Blokir 33.252 Rekening Judol, tapi 80.000 Anak di Bawah 10 Tahun Sudah Jadi Korban

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 14, 2026
in News
0
OJK Blokir 33.252 Rekening Judol, tapi 80.000 Anak di Bawah 10 Tahun Sudah Jadi Korban

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengungkap sekitar 80 ribu anak Indonesia di bawah usia 10 tahun sudah terpapar judi online. Secara keseluruhan, jumlah anak di bawah umur yang terlibat praktik ini disebut mencapai 200 ribu orang.

Menurut Meutya, dampak judi online tidak hanya merusak kondisi ekonomi keluarga, tetapi juga memicu konflik rumah tangga hingga menghancurkan masa depan anak-anak. Ia menilai masalah ini sudah menjadi ancaman serius di masyarakat.

Komdigi menyebut judi online kini sering dibungkus seperti permainan digital biasa sehingga sulit dikenali. Tampilan yang menyerupai game membuat banyak anak dan orangtua tidak sadar terhadap bahaya di baliknya.

Karena itu, pemerintah meminta orangtua lebih aktif mengawasi penggunaan internet di rumah. Meutya menegaskan edukasi keluarga dinilai lebih efektif dibanding hanya mengandalkan pemblokiran situs.

Di sisi lain, Otoritas Jasa Keuangan mencatat sudah memblokir 33.252 rekening bank yang terindikasi terkait judi online hingga April 2026. Pemblokiran dilakukan setelah menerima data dari Komdigi dan melalui proses pemeriksaan transaksi mencurigakan.

Langkah penanganan juga diperkuat bersama Indonesia Anti-Scam Centre atau IASC. Sejak beroperasi pada November 2024 hingga April 2026, IASC menerima lebih dari 548 ribu laporan penipuan transaksi keuangan dan memblokir ratusan ribu rekening terkait.

Pemerintah menegaskan pemberantasan judi online tidak bisa hanya mengandalkan langkah teknis. Pengawasan orangtua, edukasi keluarga, dan kesadaran masyarakat disebut menjadi kunci utama agar anak-anak tidak semakin terpapar praktik ilegal tersebut.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
udemy free download
download redmi firmware
Free Download WordPress Themes
udemy paid course free download
Tags: Cobisnisjudi onlinejudolKomdigiMeutyad HafidPebisnismudaPerlindungan Anak

Related Posts

Uang untuk Raja Juli Kurang 2.000 SGD KPK Mulai Cari Tahu

Uang untuk Raja Juli Kurang 2.000 SGD KPK Mulai Cari Tahu

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK masih menelusuri selisih uang sebesar 2.000 dollar Singapura dalam amplop yang diberikan...

Hana Bank Tumbuh Positif Laba Naik 9,21% hingga Rp360,76 Miliar

Hana Bank Tumbuh Positif Laba Naik 9,21% hingga Rp360,76 Miliar

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Bank KEB Hana Indonesia atau Hana Bank mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I 2026. Laba bersih...

PT KBI raih tiga penghargaan

Jelang HUT Ke-42, PT KBI Borong Tiga Penghargaan Bergengsi Sekaligus

by Rizki Meirino
August 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-42 yang akan diperingati pada 25 Agustus 2026, PT Kliring Berjangka Indonesia...

Banyak Warga Mulai Pakai Paylater untuk Biayai Gaya Hidup

Banyak Warga Mulai Pakai Paylater untuk Biayai Gaya Hidup

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Paylater atau buy now pay later kini tidak hanya digunakan untuk kebutuhan mendesak. Sejumlah warga Jakarta mengaku...

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5 Persen, Kenapa Kelas Menengah Malah Menyusut?

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5 Persen, Kenapa Kelas Menengah Malah Menyusut?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ekonomi Indonesia masih tumbuh sekitar 5 persen, tetapi kondisi kelas menengah justru menunjukkan tekanan. Dalam lima tahun,...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bank Negara Indonesia (BNI)

BNI Catat Fundamental Bisnis Solid di Semester I 2026, Kredit Tumbuh 24,4%

August 10, 2026
Prabowo Dorong Perampingan BUMN, Pertamina dan PLN Jadi Perhatian

Prabowo Dorong Perampingan BUMN, Pertamina dan PLN Jadi Perhatian

August 10, 2026
Kabar Baik! Mulai 17 Agustus, Balik Nama Sertifikat Tanah Ditargetkan Rampung 10 Hari

Kabar Baik! Mulai 17 Agustus, Balik Nama Sertifikat Tanah Ditargetkan Rampung 10 Hari

August 10, 2026
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5 Persen, Kenapa Kelas Menengah Malah Menyusut?

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5 Persen, Kenapa Kelas Menengah Malah Menyusut?

August 10, 2026
Meta Rilis Glimmer dan Tegaskan Dukungan untuk Model AI Open-Weight

Meta Rilis Glimmer dan Tegaskan Dukungan untuk Model AI Open-Weight

August 11, 2026
Menpar: Festival Golo Koe 2026, Perayaan yang Pertemukan Iman dan Tradisi di Labuan Bajo

Menpar: Festival Golo Koe 2026, Perayaan yang Pertemukan Iman dan Tradisi di Labuan Bajo

August 11, 2026
Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Rusunawa Rorotan dan Rawa Badak

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Rusunawa Rorotan dan Rawa Badak

August 11, 2026
Home Credit BayarNanti di Indomaret

Home Credit BayarNanti Kini Bisa Dipakai di Lebih dari 24.000 Gerai Indomaret

August 11, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved