• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, September 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Negara Kaya Ini Alergi Pungut Pajak dari Rakyatnya, Indonesia Gimana?

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 17, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Negara Kaya Ini Alergi Pungut Pajak dari Rakyatnya, Indonesia Gimana?

JAKARTA, Cobisnis.com – Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, dan Kuwait dikenal sebagai negara yang tidak memberlakukan pajak penghasilan pribadi. Kebijakan ini dimungkinkan karena besarnya pendapatan negara yang bersumber dari ekspor minyak dan gas.

Dengan cadangan energi melimpah, tiga negara Teluk ini mengadopsi model ekonomi rentier state atau negara penghasil rente. Artinya, anggaran negara bertumpu pada royalti minyak dan gas, sehingga beban fiskal tidak perlu dibebankan kepada warga melalui pajak penghasilan.

Pendapatan energi yang signifikan telah memungkinkan pemerintah menyediakan berbagai fasilitas publik. Mulai dari layanan kesehatan gratis, subsidi energi, hingga pendidikan yang terjangkau, semua dibiayai dari kas negara yang ditopang ekspor migas.

Uni Emirat Arab tidak hanya bergantung pada minyak, tetapi juga mengembangkan sektor pariwisata, real estate, dan keuangan. Kota Dubai dan Abu Dhabi menjadi pusat bisnis internasional yang menarik investasi global.

Qatar, dengan kekayaan gas alam cair (LNG), menjadi salah satu eksportir terbesar di dunia. Pendapatan dari sektor ini menopang belanja negara dan pembangunan infrastruktur berskala besar, termasuk penyelenggaraan ajang olahraga dunia.

Kuwait, meski memiliki perekonomian lebih kecil dibanding dua tetangganya, tetap mengandalkan minyak sebagai tulang punggung. Sekitar 90 persen pendapatan pemerintah berasal dari ekspor minyak mentah, menjadikannya salah satu negara paling bergantung pada sektor energi.

Sistem tanpa pajak penghasilan pribadi juga menjadikan tiga negara ini magnet bagi pekerja asing. Gaji bersih yang diterima ekspatriat jauh lebih tinggi dibanding negara dengan tarif pajak progresif, sehingga tenaga kerja global berbondong-bondong ke kawasan Teluk.

Namun, kebijakan ini bukan tanpa risiko. Fluktuasi harga minyak di pasar internasional dapat langsung memengaruhi stabilitas anggaran negara. Ketika harga minyak jatuh, pemasukan negara berkurang drastis, sehingga muncul dorongan untuk diversifikasi ekonomi.

UEA dan Qatar kini gencar memperluas sumber pendapatan non-migas. Sektor pariwisata, transportasi udara, hingga event olahraga internasional dikembangkan untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil. Kuwait, sebaliknya, masih menghadapi tantangan besar dalam melakukan transformasi ekonomi.

Ke depan, keberhasilan negara-negara Teluk dalam menjaga daya tarik ekonomi tanpa pajak penghasilan akan sangat bergantung pada strategi diversifikasi. Ketahanan fiskal jangka panjang harus dibangun agar model ekonomi ini tetap relevan di tengah transisi energi global.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy free download
download redmi firmware
Download WordPress Themes Free
free online course
Tags: CobisnisEkonomi globalnegara kayaPajakPebisnismuda

Related Posts

Serena-Venus Williams Tersingkir Setelah Kalah Dramatis di US Open 2026

Pasar Tenaga Kerja AS Menguat, Penambahan Lapangan Kerja Agustus Capai 162.000

by Zahra Zahwa
September 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pasar tenaga kerja Amerika Serikat menunjukkan kinerja lebih kuat pada Agustus 2026. Ekonomi negara itu menambah 162.000...

Harga Emas Berpotensi Terus Menguat, Investor Diminta Waspadai Profit Taking

Belanda Geser 86 Ton Cadangan Emas ke Inggris, Antisipasi Ketidakpastian Global

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bank Sentral Belanda atau DNB memindahkan 86 ton emas dari Amerika Serikat dan Kanada ke Inggris di...

Ekonomi Didorong Tumbuh di Atas 6%, Purbaya Yakin Kelas Menengah Bangkit

Ekonomi Didorong Tumbuh di Atas 6%, Purbaya Yakin Kelas Menengah Bangkit

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pendapatan masyarakat kelas menengah akan kembali tumbuh dalam 1 sampai 2...

Amran Pecat 13 Pejabat Kementan karena Judi Online

Amran Pecat 13 Pejabat Kementan karena Judi Online

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mencopot 13 pejabat di lingkungan Kementerian Pertanian karena dinilai tidak disiplin dan...

Kemensos Periksa Data 1,4 Juta Penerima Bansos yang Terindikasi Judi Online

Kemensos Periksa Data 1,4 Juta Penerima Bansos yang Terindikasi Judi Online

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Sosial tengah mendalami data 1,4 juta penerima bantuan sosial yang terindikasi terlibat judi online. Data tersebut...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Amran Pecat 13 Pejabat Kementan karena Judi Online

Amran Pecat 13 Pejabat Kementan karena Judi Online

September 4, 2026
Manajemen Indosat Sapa Pelanggan di Harpelnas 2026

Manajemen Indosat Sapa Pelanggan di Harpelnas 2026

September 4, 2026
DMS+ memaparkan roadmap scale-up 2027 bertajuk Wider, Higher, Bigger melalui ekspansi platform, vertical movie, Creator Room, My Movie, dan IP Management.

DMS+ Siapkan Roadmap Scale-Up 2027 “Wider, Higher, Bigger”

September 4, 2026
Kemensos menjelaskan perubahan desil DTSEN yang dipengaruhi masuknya sekitar 12 juta data baru dari BKKBN dan telah dikoreksi melalui Volume 3.1.

Kemensos Ungkap Penyebab Desil DTSEN Berubah

September 4, 2026
Indonesia Sebut Pelaporan Kabut Asap Karhutla ke ASEAN Terus Dilakukan

Indonesia Sebut Pelaporan Kabut Asap Karhutla ke ASEAN Terus Dilakukan

September 5, 2026
Suhu gurun yang kian ekstrem membuat unta mengalami dehidrasi, gagal ginjal hingga kematian di sejumlah wilayah.

Unta Mulai Tumbang, Suhu Gurun Makin Ekstrem

September 5, 2026
Melalui "Jelajah Indonesia Wastra Nusantara", Kemenpar Angkat Wastra jadi Daya Tarik Wisata Budaya

Melalui “Jelajah Indonesia Wastra Nusantara”, Kemenpar Angkat Wastra jadi Daya Tarik Wisata Budaya

September 5, 2026
Makan Telur - pexels/ROMAN ODINTSOV

Waktu Terbaik Makan Makanan Berprotein Waktu Sarapan atau Makan Malam?

September 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved