• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, April 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Negara dengan Sampah Terbanyak Ternyata China, Volumenya Terus Naik

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
December 9, 2025
in News
0
Negara dengan Sampah Terbanyak Ternyata China, Volumenya Terus Naik

JAKARTA, Cobisnis.com – China jadi sorotan dunia sebagai negara dengan produksi sampah terbesar, mencapai ratusan juta ton per tahun. Lonjakan ini tak lepas dari populasi raksasa, konsumsi industri, dan kota-kota padat yang terus bertambah.

Sampah yang menumpuk di China tidak sekadar dibuang begitu saja. Sebagian besar dialirkan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), di mana tumpukan limbah mencapai skala super besar. TPA ini kini menjadi ujung tombak pengelolaan sampah di negara tersebut.

Selain itu, China juga mengandalkan insinerator untuk membakar sampah. Cara ini bukan sekadar mengurangi volume, tapi energi panasnya dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik, sekaligus menekan lahan yang dibutuhkan untuk menimbun limbah.

Tak hanya itu, pemerintah dan industri juga mengembangkan daur ulang. Meski China pernah menjadi pengimpor sampah dunia, kini sebagian besar limbah didaur ulang untuk mengurangi tekanan lingkungan dan mengubah sampah jadi nilai ekonomis.

Sampah organik pun mendapat perhatian khusus. Program pengolahan menjadi kompos dan biogas mulai diterapkan di beberapa kota besar. Strategi ini membantu menekan limbah sekaligus menyediakan energi alternatif yang ramah lingkungan.

Lonjakan sampah ini menimbulkan tantangan sosial dan ekonomi. Kota besar seperti Beijing dan Shanghai menghadapi masalah kesehatan dan polusi akibat pengelolaan limbah yang belum merata, memicu kebutuhan solusi inovatif.

China sendiri terus mendorong kesadaran publik soal pengurangan sampah rumah tangga. Program edukasi dan regulasi pembuangan mulai digencarkan untuk mencegah sampah menumpuk di area permukiman padat.

Tindakan ini juga berdampak pada sektor ekonomi. Industri pengelolaan limbah, termasuk TPA dan insinerator, kini menjadi sektor penting, menyerap tenaga kerja sekaligus membuka peluang bisnis baru di bidang energi dan daur ulang.

Pengelolaan sampah di China menjadi contoh bagi negara lain yang menghadapi urbanisasi dan konsumsi masif. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan industri dianggap kunci untuk menekan dampak lingkungan dan sosial.

Dengan strategi gabungan antara tumpukan TPA, pembakaran, dan daur ulang, China berusaha menghadapi volume limbah yang terus meningkat tanpa mengorbankan lingkungan. Meski menantang, langkah ini menunjukkan upaya konkret untuk menjaga ekosistem kota dan kualitas hidup warganya.

Tags: Cobisnisdaur ulangInsineratorLimbah GlobalPebisnismudaSampah ChinaTPA

Related Posts

Airlangga Sebut Kenaikan Harga Avtur Berdampak Langsung ke Tarif Tiket Pesawat

Airlangga Sebut Kenaikan Harga Avtur Berdampak Langsung ke Tarif Tiket Pesawat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kenaikan harga avtur global disebut menjadi penyebab utama melonjaknya harga tiket pesawat domestik dalam beberapa waktu terakhir....

Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Purbaya Angkat Bicara soal Wacana Potong Gaji Menteri, Angka 25% Muncul

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Wacana pemotongan gaji menteri mencuat di tengah upaya pemerintah menjaga defisit APBN tetap di bawah 3%, dengan...

Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah memberi lampu hijau bagi maskapai domestik untuk menaikkan fuel surcharge hingga 38% akibat kenaikan harga avtur...

Ada 14 Perusahaan Asuransi dan Dana Pensiun dalam Pantauan Ketat OJK

Ada 14 Perusahaan Asuransi dan Dana Pensiun dalam Pantauan Ketat OJK

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah melakukan pengawasan ketat terhadap 14 perusahaan di sektor asuransi dan dana pensiun....

ADRO Siapkan Rp 5 Triliun untuk Buyback Saham dalam Rencana yang Diperbarui

ADRO Siapkan Rp 5 Triliun untuk Buyback Saham dalam Rencana yang Diperbarui

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) merevisi rencana buyback saham dengan menaikkan anggaran menjadi maksimal Rp 5...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

April 6, 2026
Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Purbaya Angkat Bicara soal Wacana Potong Gaji Menteri, Angka 25% Muncul

April 6, 2026
Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

April 6, 2026
Airlangga Sebut Kenaikan Harga Avtur Berdampak Langsung ke Tarif Tiket Pesawat

Airlangga Sebut Kenaikan Harga Avtur Berdampak Langsung ke Tarif Tiket Pesawat

April 6, 2026
Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

April 7, 2026
Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

April 6, 2026
Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

April 6, 2026
BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

April 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved