JAKARTA, Cobisnis.com – Selebriti kelahiran Jakarta, Nagita Slavina, berencana masuk pasar modal Indonesia dengan mengambil alih salah satu perusahaan terbuka, PT Satu Visi Putra Tbk (VISI), emiten di bidang percetakan banner, display, tinta, hingga PVC board.
Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Nagita masih dalam proses negosiasi sebagai calon pengendali baru. Negosiasi dilakukan dengan pemegang saham penjual terkait rencana pengambilalihan saham VISI.
Manajemen VISI menegaskan rencana tersebut tidak akan mengganggu kegiatan operasional maupun kondisi keuangan perseroan. Status hukum perusahaan pun tetap aman.
“Hingga saat ini tidak terdapat kejadian, informasi, atau fakta material lain yang belum diungkapkan,” kata manajemen VISI, Kamis (12/2/2026).
VISI saat ini masuk papan pemantauan khusus atau Full Call Auction (FCA). Sahamnya melemah hingga auto reject bawah (ARB) 9,89% di harga Rp 820 per lembar.
Penghentian sementara perdagangan VISI terjadi karena aktivitas perdagangan yang tinggi. Sepanjang 2026, VISI disuspensi dua kali, yakni pada 21 dan 23 Januari, akibat kenaikan harga kumulatif yang signifikan.
Masuknya Nagita Slavina ke VISI menunjukkan minat investor individu dan selebriti untuk aktif di pasar modal, termasuk pada emiten yang belum terlalu populer di kalangan investor ritel.
Pergerakan saham VISI akan tetap diawasi secara ketat oleh BEI, terutama di tengah negosiasi akuisisi yang sedang berlangsung. Investor pun diimbau untuk memantau perkembangan berita resmi dari perseroan.
Keputusan Nagita Slavina masuk pasar modal dipandang sebagai langkah strategis untuk diversifikasi portofolio dan memperluas eksposur bisnis ke ranah investasi publik.
Meski masih negosiasi, langkah ini menunjukkan tren meningkatnya partisipasi publik figur di pasar modal Indonesia, seiring semakin mudahnya akses dan informasi bagi investor individu.













