• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, April 12, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Musim Rambutan Diprediksi Mundur, Petani Ungkap Penyebabnya

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
October 23, 2025
in Nasional
0
Musim Rambutan Diprediksi Mundur, Petani Ungkap Penyebabnya

JAKARTA, Cobisnis.com – Rambutan dikenal sebagai buah tropis khas Asia Tenggara yang banyak tumbuh di Indonesia. Buah dengan kulit berwarna merah, kuning, atau hijau ini disukai karena rasanya manis dan mudah ditemukan saat musim panen tiba. Namun, karena termasuk buah musiman, rambutan hanya bisa dinikmati pada waktu tertentu saja.

Belakangan, banyak pengguna media sosial yang mengeluhkan belum sempat mencicipi rambutan di tahun 2025. Hal ini wajar, karena masa berbuah rambutan memang belum tiba.

Tanaman rambutan tumbuh baik di wilayah beriklim tropis dengan dua musim, yaitu hujan dan kemarau. Biasanya, rambutan mulai berbunga menjelang akhir musim kemarau ketika curah hujan mulai meningkat. Berdasarkan penelitian “Induksi Pembungaan Rambutan dengan Aplikasi Paklobutrazol” (2005) dari Institut Pertanian Bogor, tanaman rambutan memiliki masa berbunga dan berbuah yang berlangsung serempak dan relatif singkat. Umumnya, masa berbunga terjadi pada Juli–Oktober, sementara panen berlangsung antara November–Februari.

Penjelasan serupa juga terdapat dalam buku Berkebun 26 Jenis Tanaman Buah karya Hendro Sunarjono (2013) yang menyebut rambutan dapat dipanen sekitar 120 hari setelah bunganya mekar.

Meski begitu, waktu panen di setiap daerah bisa berbeda-beda, tergantung kondisi cuaca dan lokasi tanam. Isti Sitihindun (35), seorang petani rambutan dari Purwadadi, Subang, Jawa Barat, mengatakan bahwa musim rambutan tahun 2025 ini kemungkinan besar mengalami kemunduran dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Biasanya rambutan mulai berbunga di bulan Juni dan bisa dipanen sekitar Desember sampai Februari. Tapi karena hujan masih turun di Juli dan Agustus, banyak pohon yang tidak berbunga, malah tumbuh daun baru,” ujarnya.

Menurut Isti yang juga dosen di Universitas Mandiri Subang, perubahan pola cuaca ini membuat masa panen rambutan mundur ke awal tahun depan. “Kemungkinan puncak panen baru terjadi pada Januari,” tambahnya.

Isti juga menanggapi pernyataan “belum makan rambutan di 2025” yang ramai di media sosial. Ia menilai ungkapan tersebut tidak sepenuhnya benar karena sebagian orang mungkin sudah sempat menikmati rambutan di awal tahun ini.

“Kalau dilihat dari siklusnya, rambutan memang biasanya panen di akhir tahun sampai awal tahun berikutnya. Jadi bukan berarti belum ada rambutan di tahun ini,” jelasnya.

Bagi yang belum sempat menikmati manisnya rambutan tahun ini, bersiaplah karena musim panennya sudah semakin dekat.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
free download udemy paid course
download mobile firmware
Download WordPress Themes
udemy free download
Tags: akhir musim kemaraubuah tropiscobisnis.comMusim RambutanRambutan

Related Posts

Mengapa Iran Berpengaruh Besar di Selat Hormuz? Ini Penjelasannya

Mengapa Iran Berpengaruh Besar di Selat Hormuz? Ini Penjelasannya

by Hidayat Taufik
April 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran paling vital di dunia. Jalur ini menghubungkan Teluk Persia dengan...

Hari Minggu Lebih Bermakna dengan Aktivitas Keluarga Ini

Hari Minggu Lebih Bermakna dengan Aktivitas Keluarga Ini

by Hidayat Taufik
April 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mengisi hari Minggu bersama keluarga bisa menjadi pilihan tepat. Selain menyenangkan, momen ini juga mempererat hubungan antar...

Sejarah Baru! Dua Wasit Perempuan Pimpin Laga Piala Dunia 2026

Sejarah Baru! Dua Wasit Perempuan Pimpin Laga Piala Dunia 2026

by Hidayat Taufik
April 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Tori Penso dan Katia García akan memimpin pertandingan di Piala Dunia FIFA 2026. Keduanya masuk dalam daftar...

Pejabat OPD Terpaksa Berutang hingga Pakai Uang Pribadi Demi Setoran ke Bupati Tulungagung

Pejabat OPD Terpaksa Berutang hingga Pakai Uang Pribadi Demi Setoran ke Bupati Tulungagung

by Hidayat Taufik
April 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap praktik yang terjadi di Tulungagung. Sejumlah pejabat daerah harus mencari dana tambahan...

Hasil Liga 1 2026: Persija Menang Telak, Tekan Persib di Papan Atas

Hasil Liga 1 2026: Persija Menang Telak, Tekan Persib di Papan Atas

by Hidayat Taufik
April 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Persija Jakarta akhirnya kembali ke jalur kemenangan. Mereka mengalahkan Persebaya Surabaya dengan skor 3-0. Hasil ini sekaligus...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BSI Perkuat Digitalisasi Berbasis ESG, Nasabah Capai 23 Juta

BSI Perkuat Digitalisasi Berbasis ESG, Nasabah Capai 23 Juta

April 11, 2026
Bank Mandiri Taspen Gandeng UGM Perkuat Sinergi Pendidikan dan Perbankan

Bank Mandiri Taspen Gandeng UGM Perkuat Sinergi Pendidikan dan Perbankan

April 11, 2026
Viral Sumpah Injak Al-Qur’an, Dua Wanita di Lebak Diperiksa Polisi

Viral Sumpah Injak Al-Qur’an, Dua Wanita di Lebak Diperiksa Polisi

April 11, 2026
Ray White Indonesia Gelar Annual Awards 2026, Apresiasi Kinerja di Tengah Dinamika Global

Ray White Indonesia Gelar Annual Awards 2026, Apresiasi Kinerja di Tengah Dinamika Global

April 11, 2026
Mengapa Iran Berpengaruh Besar di Selat Hormuz? Ini Penjelasannya

Mengapa Iran Berpengaruh Besar di Selat Hormuz? Ini Penjelasannya

April 12, 2026
Hari Minggu Lebih Bermakna dengan Aktivitas Keluarga Ini

Hari Minggu Lebih Bermakna dengan Aktivitas Keluarga Ini

April 12, 2026
Sejarah Baru! Dua Wasit Perempuan Pimpin Laga Piala Dunia 2026

Sejarah Baru! Dua Wasit Perempuan Pimpin Laga Piala Dunia 2026

April 12, 2026
Pejabat OPD Terpaksa Berutang hingga Pakai Uang Pribadi Demi Setoran ke Bupati Tulungagung

Pejabat OPD Terpaksa Berutang hingga Pakai Uang Pribadi Demi Setoran ke Bupati Tulungagung

April 12, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved