• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, October 20, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

MSCI Ancam Pasar Modal RI, Muhammad Lutfi Singgung Dugaan Campur Tangan Singapura

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 20, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
MSCI Ancam Pasar Modal RI, Muhammad Lutfi Singgung Dugaan Campur Tangan Singapura

JAKARTA, Cobisnis.com – Mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyoroti ancaman penurunan status pasar modal Indonesia oleh MSCI. Ia menduga ada campur tangan Singapura di balik opsi perubahan status Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.

Lutfi menyinggung pengaruh dua institusi investasi Singapura, Temasek dan Government of Singapore Investment Corporation (GIC), terhadap MSCI. Menurut dia, kedua institusi tersebut memiliki pengaruh besar terhadap lembaga penyedia indeks pasar modal itu.

Lutfi juga mengaku mendapat informasi bahwa Rachel Goh dari GIC menekan MSCI agar menurunkan status pasar modal Indonesia. Ia menduga langkah tersebut bertujuan memicu kepanikan di pasar saham Indonesia.

Menurut Lutfi, kepanikan pasar berpotensi membuat harga saham turun sehingga investor asing dapat kembali membeli saham Indonesia dengan harga lebih murah. Namun, dugaan mengenai tekanan terhadap MSCI tersebut merupakan pernyataan Lutfi dan belum disertai bukti yang dipaparkan dalam keterangannya.

Lutfi menilai status Standalone Market diperuntukkan bagi negara yang menerapkan pembatasan arus modal atau capital control. Ia berpendapat kondisi tersebut tidak berlaku di Indonesia sehingga mempertanyakan alasan di balik ancaman penurunan status pasar modal nasional.

Ia juga menduga persoalan transparansi sejumlah emiten konglomerasi di Indonesia hanya menjadi alasan di balik ancaman tersebut. Menurut Lutfi, terdapat kepentingan investor asing untuk kembali masuk ke pasar saham Indonesia pada harga yang lebih rendah.

Lutfi menyebut dana asing yang sebelumnya keluar dari pasar Indonesia telah mencapai sekitar 80%. Meski demikian, menurut dia, keluarnya dana tersebut belum membuat harga saham turun sesuai harapan investor asing.

Ia menduga ancaman penurunan status pasar modal dapat mendorong kepanikan massal dan menekan indeks saham. Dalam skenario yang ia sampaikan, investor asing kemudian berpeluang membeli kembali aset-aset Indonesia dengan harga diskon.

Lutfi mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh sentimen yang melibatkan negara tetangga. Ia menilai persoalan ini tidak hanya berkaitan dengan gejolak pasar saham, tetapi juga menyangkut kendali atas kekayaan nasional.

Ia mengajak masyarakat Indonesia untuk tetap kompak dalam menghadapi situasi tersebut. Meski demikian, dugaan keterlibatan institusi Singapura dan motif di balik ancaman MSCI perlu dibedakan dari fakta yang telah terkonfirmasi.

Tags: CobisnisGICHeadlineMSCImuhammad lutfipasar modal indonesiaTemasek

Related Posts

OJK Pantau Isu Akuisisi Saham BCA oleh Pemilik Jhonlin Group

OJK Pantau Isu Akuisisi Saham BCA oleh Pemilik Jhonlin Group

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencermati isu rencana akuisisi saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) oleh Andi...

BEI Revisi Batas ARB Saham, Kebijakan Baru Berlaku hingga 31 Desember 2026

BEI Revisi Batas ARB Saham, Kebijakan Baru Berlaku hingga 31 Desember 2026

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengubah ketentuan batas Auto Rejection Bawah (ARB) untuk saham dengan rentang harga Rp11...

Terancam Turun Kasta Jadi Standalone Market, Ini Hasil Pertemuan BEI dan MSCI

Terancam Turun Kasta Jadi Standalone Market, Ini Hasil Pertemuan BEI dan MSCI

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar pertemuan daring dengan penyedia indeks global MSCI pada Senin (19/10/2026). Pertemuan tersebut...

Kepolisian Israel menangkap 10 tersangka terkait serangan terhadap Wali Kota Prancis Bernard Baudoux dan fotografer AS Heidi Levine di Tepi Barat.

Israel Tangkap 10 Tersangka Serangan di Tepi Barat

by Desti Dwi Natasya
October 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kepolisian Israel menangkap 10 tersangka di Tepi Barat terkait serangkaian serangan yang diduga dilakukan oleh pemukim Israel...

BGN Tarik CCTV Dapur MBG ke Pusat, Sekitar 70 Dapur Mulai Diuji dengan AI

BGN Tarik CCTV Dapur MBG ke Pusat, Sekitar 70 Dapur Mulai Diuji dengan AI

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Gizi Nasional (BGN) mulai menguji sistem pengawasan terpusat untuk dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mau Pensiun Nyaman? Ini 5 Cara Menghitung Dana yang Harus Disiapkan

Mau Pensiun Nyaman? Ini 5 Cara Menghitung Dana yang Harus Disiapkan

October 19, 2026
Bakom Buka Daftar Hasil Kerja Prabowo-Gibran Selama Dua Tahun

Bakom Buka Daftar Hasil Kerja Prabowo-Gibran Selama Dua Tahun

October 19, 2026
Rio Ngumoha Ungkap Peran Baru di Liverpool

Dijuluki Iron Man, Eliano Reijnders Siap Terus Bela Persib

October 19, 2026
DPR Siapkan Pemanggilan KPU-Bawaslu terkait Polemik Pasal PKPU

DPR Siapkan Pemanggilan KPU-Bawaslu terkait Polemik Pasal PKPU

October 19, 2026
Kebakaran Hutan Terus Berlanjut, Empat Kawasan Pegunungan Jatim Terdampak

Kebakaran Hutan Terus Berlanjut, Empat Kawasan Pegunungan Jatim Terdampak

October 20, 2026
Konsumsi Vitamin - pexels/Polina Tankilevitch

Ketahui Tanda Tubuh Kekurangan Vitamim B12 Dari Kesehatan Kulit

October 20, 2026
OJK Pantau Isu Akuisisi Saham BCA oleh Pemilik Jhonlin Group

OJK Pantau Isu Akuisisi Saham BCA oleh Pemilik Jhonlin Group

October 20, 2026
BEI Revisi Batas ARB Saham, Kebijakan Baru Berlaku hingga 31 Desember 2026

BEI Revisi Batas ARB Saham, Kebijakan Baru Berlaku hingga 31 Desember 2026

October 20, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved